Setiap orang tua pasti memiliki kriteria mengenai calon pasangan atau pendamping anak-anaknya. Karena bagaimanapun, semua orang tua menginginkan pasangan yang terbaik bagi putra-putrinya. Bahkan tak jarang di antara mereka mempersyaratkan berbagai hal bagi yang ingin menjadi pendamping buah hatinya.
Hal itulah yang disoroti oleh Linggogeni, ibunda dari Thoriq Halilintar. Dalam sebuah video pendek yang diunggah oleh akun TikTok flsbkn, wanita berusia 50 tahun tersebut mengungkapkan beberapa hal terkait dengan pernikahan. Namun sayangnya, pernyataan ibunda dari keluarga Halilintar tersebut justru dinilai kontroversial oleh para warganet.
Pasalnya, dalam penyataan tersebut, istri dari Halilintar Anofial Asmid itu menyatakan bahwa mitem-item yang dipersiapkan oleh kebanyakan orang jelang pernikahan, bukanlah sebuah syarat untuk menikah.
"Lulus kuliah bukan syarat nikah, punya rumah bukan syarat nikah, punya mobil bukan syarat nikah gitu," ujarnya.
"Bahkan, sampai umi tulis dalam isi mahar, jadi artinya sebaik-baik wanita, dia memudahkan calonnya untuk menikahi dia. Nggak kasih nanti maharnya setinggi-tinggi langit, enggak!" lanjutnya.
Sebuah pemikiran yang sejatinya benar, namun berkebalikan dengan budaya yang terjadi di masyarakat Indonesia. Sehingga, tak mengherankan jika pada akhirnya statemen itupun dibanjiri dengan komentar miring dari para warganet pengguna TikTok.
Tak sedikit pula di antara mereka yang tak setuju dengan pernyataan tersebut, hingga menyindir sikapnya selama ini yang terkesan tak peduli dengan momen-momen besar dalam hidup anaknya.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Proses Pemakaman Ferdy Sambo Berlangsung Ricuh, Benarkah?
"Mahar setinggi-tinggi langit juga disesuaikan sama calonlah umy, kalo calonnya anak umy, ya kali cuma seperangkat alat solat, kan disesuaikan juga," komentar akun Gh***.
"Mohon maaf nih yehhh, tapi emak gue bilang kalau mau nikah minimal punya rumah," bantah akun E.**
"Ini berlaku enggak untuk anak umi yang cewek?" akun i*** balik bertanya.
"Anak buat acara apa minimal datang yah di acara anak," tulis akun AuLya R**** menyindir sikap Linggogeni yang tak hadir dalam acara sang anak.
"Terlalu banyak tuntutan bund, entar nikah juga enggak hadir," timpal akun sagitarius dengan nada menyindir.
Kalau menurut teman-teman pembaca, bagaimana nih tanggapannya? Setuju dengan warganet atau setuju dengan Ibunda Thariq Halilintar?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
-
CEK FAKTA: Geni Faruk Ngemis Minta Thariq Halilintar Balikan Usai Fuji Beli Rumah Rp13 Miliar, Benarkah?
-
Diduga Sindir Fuji, Geni Faruk Sempat Sebut Kuliah Dan Punya Rumah Bukan Syarat Menikah
-
Sebut Punya Rumah Bukan Syarat Nikah, Ibunda Thariq Halilintar Sindir Fuji yang Baru Beli Rumah Mewah?
-
Ibu Thariq Halilintar Sebut Punya Rumah Bukan Syarat Nikah, Sindir Fuji?
-
CEK FAKTA: Thariq Halilintar Makin Panas! El Rumi Tak Main-Main Hadiahi Fuji Mobil Mewah Seharga Rp2,5 M, Benarkah?
Entertainment
-
The Last Interview Tayang November, Wawancara Kerja Jadi Penuh Ketegangan
-
Swag Abis! Allday Project Unjuk Sisi Autentik di Lagu Baru, Do It Like This
-
Usung Tema Eksorsisme, Manga Phantom Busters Dapat Adaptasi Anime pada 2027
-
Sekiro: No Defeat Hadirkan Format Anime TV 8 Episode, Tayang Januari 2027
-
Banyak Ulasan Negatif, Ji Chang Wook Mengaku Tak Malu Bintangi The Scandal
Terkini
-
Hadiah Natal dengan Pengorbanan Manis Nan Ironis dalam The Gift of the Magi
-
We Free the Stars: Perjalanan Terakhir Mengembalikan Sihir ke Arawiya
-
Hapus Makeup Waterproof! 4 Cleansing Balm Tube Mini Anti-Ribet Buat Liburan
-
Sang Pemenang Berdiri Sendirian: Ketika Kesuksesan Berujung pada Kehampaan
-
Walk Out di PBB: Protes Moral Perkasa, tapi Apakah Taktis?