Venna Melinda mengaku masih tak menyangka menjadi korban KDRT oleh sang suami, Ferry Irawan.
Dalam pengakuannya di depan Maia Estianty, Venna Melinda bahkan mengaku masih menyayangi Ferry Irawan.
“Aku sayang banget sama Ferry, aku masih anggap ini proses pendewasaan bagi kita berdua," kata Venna Melinda, dikutip dari kanal YouTube Maia Al El Dul TV, Senin (10/04/2023).
"Tapi begitu dua kali dia ngga ngaku, apa ia aku harus pulang dengan orang yang udah ngga ada hati nuraninya,” sambungnya.
Venna Melinda mengaku bahwa sebenarnya apabila Ferry Irawan mengakui perbuatannya, ia tak akan melaporkan kasus KDRT tersebut.
Namun kini, Venna Melinda benar-benar mantap berniat memenjarakan sang suami supaya bertanggung jawa atas tindakannya.
“Kalau saat itu dia mengakui pasti aku ngga akan melaporkan, buat apa kita pisah, kita pisah baik-baik,” tandasnya.
Venna Melinda pun lalu bercucuran air mata ketika menceritakan penyesalannya telah menikah dengan Ferry Irawan.
"Kadang aku cuman ngerasa nyesel pasti, aku ngerasa kok aku ngga dengerin anak-anakku, ngga benar-benar nanya sama Allah,” ucapnya.
“Harapanku banyak sama Ferry, sampai detik ini aku masih mendoakan dia loh,” tuturnya.
Selain itu, Ferry Irawan sempat mengatakan bahwa ia adalah korba keserakahan Venna Melinda dalam sidang pertamanya pada 27 Maret 2023.
“Saya bagaikan pohon di tengah jalan yang harus disingkarkan, digantikan dengan simpatisan untuk kursi dewan kekuasaan, itulah yang terjadi sama saya,” kata Ferry yang dikutip melalui YouTube Intens Investigasi.
Secara tegas, Venna Melinda pun membantah tudingan ia sengaja merekayasa kasus KDRT demi mendapatkan kursi. Pasalnay, ia sejak tahun 2009 sampai 2018 telah menjadi anggota DPR tanpa adanya kasus KDRT.
“Nggak mungkinlah aku mengorbankan suami hanya untuk kursi dewan, nggak ada korelasi dan itu bukan aku,” tuturnya.
Baca Juga
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan
Artikel Terkait
-
Intip Persiapan Lebaran Verrel Bramasta, Gunakan Desainer hingga Ajak Keluarga Liburan ke Malaysia
-
Bucin Mendarah Daging, Venna Melinda Ternyata Tak Mau Laporkan KDRT Ferry Irawan ke Polisi
-
Venna Melinda Bantah Korbankan Ferry Irawan demi Kursi Dewan: Untungnya di Mana
-
Maia Estianty Sudah Menduga Ferry Irawan KDRT ke Venna Melinda: Semua Orang Kaget, Gue Nyangka Sih
-
Venna Melinda Bantah Tumbalkan Ferry Irawan Soal KDRT demi Nyaleg: Nggak Mungkin Aku Korbanin Suami
Entertainment
-
Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026
-
Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Flirty dan Sensual! Katseye Jadi Pusat Perhatian di Lagu Hootie Frutti
-
Xdinary Heroes Batalkan Fan Meeting THE X-TOWN, Mengapa?
Terkini
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan