Attila Syach mantan suami Wulan Guritno baru-baru ini menceritakan mengenai kehidupan masa lalunya. Salah satu mengenai kesedihannya selama 16 tahun tak bisa bertemu dengan sang anak, Shaloom Razade.
Attila mengaku selama 20 tahun hanya bertemu Shaloom sekali.
BACA JUGA: Al Ghazali Blak-blakan Sempat Tak Terima Kehadiran Anak Mulan Jameela dan Ahmad Dhani
"Kalau kecewa, aku kecewa. Aku enggak ketemu anak 16 tahun samapai sekarang enggak ketemu. 20 tahun aku ketemu cuma sekali," ungkap Attila Syach dilansir dari kanal YouTube Ferdy Element, Jumat (14/4/2023).
Aktor berusia 46 tahun ini membeberkan bukan masalah waktu yang membuatnya tak bisa bertemu Shaloom.
"Bukan karena enggak ada waktu. Aku tahu beliau (Wulan) tinggal dimana, aku tinggal di sini cuma jarak lima menit (dari rumah Wulan)," tutur Attila.
"Mereka enggak tahu aku tinggal dimana. Aku memang sedikit nutup (diri) tapi kenyataannya dekat," sambungnya.
Attila merasa keegoisan Wulan Guritno membuatnya dan Shaloom jauh. Meskipun begitu, ia selalu berusaha mendekatkan diri dengan sang putri.
BACA JUGA: Lucinta Luna Kalem Pakai Hijab Bikin Pangling, Sosok 'Jisoo Blackpink' Ikut Buat Salfok
"(Karena) Ego. Mohon maaf, ego beliau, dari pihak ibunya, jadi seperti over protected," kata Attila.
"Aku sering WhatsApp, 'kamu baik-baik aja? Inget ibadah,' aku hanya bisa itu," imbuhnya.
Terakhir Atilla bertemu Shaloom dua tahun terakhir saat sang putri kembali dari London. Ketika bertemu Atilla, Shaloom membawa pacarnya.
Atilla sendiri sedih lantaran Shaloom yang sudah dewasa masih belum bisa dekat dengannya walau sekadar bertemu. Ia sebagai seorang ayah justru merasa jadi sosok antagonis di mata putrinya.
"Cuma yang aku sedih itu adalah kenapa hancur jiwa juang 'gue mau ketemu bapak gue,'" ujarnya.
"Perjuangkan itu. Toh udah diatas 21 tahun, maksudnya ambil hak itu. Atau memang kamu melihat seakan-akan terbentuk aku ini satu sosok yang antagonis?" imbuh Attila Syach.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam
Artikel Terkait
Entertainment
-
SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027
-
Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance
-
Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027
-
Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam