Kepergian salah satu member boy group Astro, yaitu Moonbin pada 19 April 2023 lalu meninggalkan kesedihan mendalam bagi banyak orang. Pesan-pesan emosional disampaikan oleh orang-orang yang berhubungan dekat dan mempunyai banyak kenangan bersama sang idola yang tutup usia di angka 25 tahun tersebut.
Moonbin yang dibesarkan melalui label Fantagio dikenal sebagai orang yang ceria dan selalu menyebarkan energi positif bagi orang-orang di sekitarnya. Ia menjalin pertemanan dengan banyak orang dari grup idola lain, salah satunya dengan member grup Seventeen.
Semenjak kabar meninggal Moonbin, beberapa anggota grup naungan Pledis Entertainment tersebut telah menuliskan pesan-pesan yang membuat netizen ikut ingin meneteskan air mata. Terakhir kali adalah pesan Woozi Seventeen yang menuliskan pesan emosional di kolom komentar unggahan terakhir Moonbin di Instagram.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Artis Rina Nose Meninggal Dunia Usai Mengalami Kecelakaan, Benarkah?
Hari ini, 28 April 2023, Seungkwan Seventeen turut mengenang momen-momennya bersama Moonbin dengan mengunggah beberapa gambar dan video di akun Instagramnya @pledis_boos.
Pertemanan Seungkwan dan Moonbin memang terkenal sangat dekat, hal itu dapat dilihat dari banyaknya momen kebersamaan dua idola dari grup berbeda itu. Seungkwan tentulah menjadi salah satu orang yang paling terpukul atas kepergian Moonbin dari dunia ini.
Pesan panjang yang dituliskan Seungkwan dalam unggahan Instagramnya pun sangat emosional dan membuat siapapun yang membacanya ikut bersedih hati membayangkan bagaimana rasanya kehilangan sahabat terdekat.
"Kamu adalah seseorang yang membuat dunia tampak berbeda. Sulit untuk dua orang bisa rukun seperti ini.
Kita sudah berjalan berjam-jam tanpa tujuan, menangkap pemandangan indah dengan kamera, merefleksikan diri dalam-dalam sambil melihat langit malam, bernyanyi sambil mabuk, dan kamu akan selalu mengisi daya ponselku untukku ketika kita akan tertidur dalam keadaan mabuk.
Kamu akan meminta aku untuk berolahraga bahkan pada hari yang hujan, dan kita pun basah kuyup saat mendaki Namsan, dan pada malam hari kita akan makan camilan larut malam sebelum tertidur, kita akan bangun keesokan harinya dan saling mengirim foto juga, lihat siapa yang lebih buncit. Saat kita makan bersama di pagi hari, kamu bercanda, 'Ayah kamu makan enak sekali,' dan menatapku dengan bangga." Begitu yang ditulis Seungkwan dalam unggahan Instagramnya.
Semoga orang-orang terdekat yang merasa kehilangan Moonbin cepat diberi keikhlasan dan bisa berbahagia kembali ya.
Baca Juga
-
My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya
-
We Made a Beautiful Bouquet: Ketika Cinta Kalah Oleh Sibuknya Jadi Dewasa
-
Review Howl's Moving Castle: Tak Perlu Sempurna untuk Layak Dicintai
-
Review Film Wonderland: Dunia Kecil untuk Mereka yang Belum Rela Kehilangan
-
Bahasa Indonesia untuk Gen Z: Bertahan di Tengah Gempuran Istilah Nyeleneh
Artikel Terkait
-
Fantagio Akan Buka Ruang Untuk Kenang Moonbin ASTRO Hingga Juni
-
Masih Berduka Atas Kematian Moonbin ASTRO, VIVIZ Batalkan Jadwal Manggung
-
Emosional! Woozi SEVENTEEN Tulis Komentar Menyentuh di Unggahan Instagram Moonbin
-
Moonbin Dimakamkan Secara Tertutup, Begini Etika Hadiri Pemakaman di Korea
-
Proses Pemakaman Moonbin Astro Berjalan Privat, Ini Pernyatan dari Agensi
Entertainment
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween
-
Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki
-
Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien
-
Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV
Terkini
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?