Semua orang tentu pernah merasa kesal karena perbuatan yang orang lain lakukan pada kita, terlebih jika terkena dampak dari kelakuan orang lain. Begitu pula dengan Squidward yang kerap kesal akibat perbuatan yang SpongeBob lakukan.
Berikut ini adalah 3 perbuatan SpongeBob yang sampai membuat Squidward kesal.
1. Bikin warga Bikini Bottom marah pada Squidward
Awalnya, Patrick tidak menerima dirinya disemprot oleh Squidward pada episode Giant Squidward (2008), lalu ia membalasnya dan dibantu oleh SpongeBob sehingga menjadi Squidward raksasa.
Patrick dan SpongeBob diangkat oleh Squidward karena kesal, tapi keduanya bahkan menantang Squidward untuk menangkap mereka.
Mereka berdua berlari dan berteriak sehingga dilihat oleh seluruh warga Bikini Bottom, kemudian Squidward diikat dan hendak dibakar oleh warga.
Hal ini karena mereka menganggap Squidward bakal menyakiti SpongeBob dan Patrick, mereka berdua padahal cuma prank. Akhirnya, Squidward dilepaskan usai ingin menuruti kemauan warga.
2. Tingkah aneh SpongeBob saat bekerja
Memang SpongeBob terkadang suka melakukan tingkah yang membuat orang-orang menyebutnya aneh, apalagi Squidward.
Ada berbagai tingkah aneh yang SpongeBob perbuat, pertama dalam episode As Seen on TV (2002). Squidward merasa kesal terhadap tingkah SpongeBob yang sibuk dengan tebar pesona daripada serius bekerja.
Oleh sebab itu, sejumlah pelanggan melampiaskan amarah pada Squidward. Bukan hanya itu, dalam episode Squeaky Boots (1999), sepatu boots yang diberikan Tuan Krabs tidak hentinya dibunyikan oleh SpongeBob. Suara tersebut tidak hanya mengganggu tapi juga membuat diri SpongeBob terhipnotis.
3. Membuat hari Minggu Squidward jadi berantakan
Squidward yang telah mempunyai berbagai rencana untuk santai pada hari Minggu dalam episode Good Neighbors (2005), tapi perbuatan SpongeBob membuat semuanya jadi gagal.
Beberapa tindakannya yaitu membuat kumpulan koran yang dimiliki Squidward jadi berserakan, memakai pedicure tanpa meminta izin, dan menyebut Squidward sebagai Presiden perkumpulan tetangga. Akibat perbuatan SpongeBob itu membuat ia diusir dari rumah tersebut.
Terlebih waktu itu rumah milik Squidward dijalankan oleh mesin yang membuat kehancuran kota dalam Bikini Bottom. Squidward yang tidak mengetahui kejadian itu pun terkejut ketika dirinya memperoleh sanksi kerja sosial.
Itulah 3 perbuatan SpongeBob yang sampai membuat Squidward kesal, memang Squidward tidak salah juga marah dengan berbagai ulah yang dilakukan SpongeBob tersebut.
Baca Juga
-
3 Film dan Drama Korea yang Diperankan Jeon Do-Yeon, Ada Kill Boksoon
-
3 Rekomendasi Anime yang Berlatar pada Abad ke-20, Kisahkan tentang Sejarah
-
3 Rekomendasi Anime Bertema Mafia, Salah Satunya Spy x Family
-
3 Rekomendasi Anime Gore Tayang di Netflix, Mana yang Paling Sadis?
-
3 Rekomendasi Film Bertema Bom Atom, Gambarkan Dampak Buruk Perang Nuklir
Artikel Terkait
-
Kesal Dengan Antonio Dedola Sampai Dibilang Mokondo, Nikita Mirzani : Following Dia Lonte-Lonte
-
Fuji Kesal kepada Warganet, Terungkap di Insta Stories, Ternyata Gegara Kepergok Bareng Sama Thariq Halilintar
-
Bapak Ini Curhat, Ngaku Kesal dengan Istri yang Ngikutin Berita Perceraian Nikita Mirzani
-
Dijuluki Pulau Spongebob Indonesia, Destinasi Ini Ternyata Juga Jadi 'Kuburan' Paling Indah?
-
Kesal dengan Sikap Anies yang Lamban Tentukan Cawapres, Rocky Gerung: Harapan Publik Ia Jadi Antitesa Jokowi Sekarang Hilang
Entertainment
-
BLACKPINK Bawa Pesan Keberanian dan Persatuan di Comeback Lagu Terbaru, Go
-
Dandelion, Manga Debut Kreator Gintama, Resmi Dapat Adaptasi Anime Netflix
-
Sah! Tiffany SNSD dan Byun Yo Han Resmi Jadi Pasangan Suami Istri
-
Satu Universe Dua Judul: Lee Jong Suk dan Lee Jun Hyuk Siap Bikin Pusing Silsilah TK Group
-
Paramount Tawar Tinggi, Netflix Pilih Mundur dari Akuisisi Warner Bros
Terkini
-
Range Rover Autobiography Rp8,5 M Jadi Mobil Dinas Gubernur Kaltim
-
Rezeki Nomplok di Depan Mata, 3 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan Besar di 2026
-
4 OOTD Layering Ala Bae In Hyuk, Minimalis tapi Tetap Fashionable
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang
-
Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal