Pernikahan Indah Permatasari dan Arie Kriting kini lengkap dengan kehadiran anak pertama mereka. Meskipun begitu kehadiran cucu tidak lantas membuat hati Nursyah ibu Indah Permatasari luluh.
Nursyah sampai sekarang belum memberikan restu kepada Indah Permatasari dan suami. Bahkan ia masih terang-terangan mengaku membenci Arie Kriting.
BACA JUGA: Denise Chariesta Akui Kena Karma 'Istri Sah RD' Usai Hamil Malah Dicampakan Sang Kekasih
Kendati bersikap keras kepada sang menantu tetapi Nursyah menerima cucunya dengan baik. Ia mengaku menyuruh anggota keluarganya untuk menjenguk langsung Indah usai melahirkan.
"Nggak apa-apa (dengan) anaknya Indah. Malah itu waktu melahirkan, saya suruh semua pergi lihat," kata Nursyah dilansir dari kanal YouTube Orami Entertainment, Sabtu (27/5/2023).
Sayangnya, ia tidak ikut menjenguk sang putri dan cucunya. Walaupun belum menengok langsung tetapi Nursyah sudah melihat foto sang cucu yang diambil suaminya.
Jadi kalo papinya (Indah Permatasari) ketemu (cucu) di mal. Kalo saya ya biarlah, sudah lihat (cucu) di hp papinya," ujarnya.
BACA JUGA: Syok! Begini Wajah Asli Inara Rusli Usai Hapus Make Up Auto Melongo
Nursyah memuji anak Indah Permatasari yang nama, wajah, serta kelaminnya masih dirahasiakan dari publik. Ia menegaskan dirinya tidak pernah menyangkal beradaan cucunya tersebut.
"Saya sudah lihat, anaknya bagus. Sudah, ya memang Indah darah saya. Trus (cucu) lahir dari perut Indah. Terus saya mau menyangkal bagaimana?" ungkapnya.
Nursyah menyadari kalau dirinya dipandang negatif oleh publik tetapi memilih legawa. Ia sudah memahami risiko itu sejak mengantarkan Indah Permatasari terjun ke dunia hiburan tanah air yang tak luput dari pro kontra.
"Saya sudah bilang sama Indah, harus kuat dunia artis. Dari dulu saya kuat orangnya. Kalau tidak begitu, tidak ada orang bisa besar," pungkas Nursyah.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum
-
Another Word for Neighbor, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Sejak Dini
-
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata
Artikel Terkait
Entertainment
-
Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?
-
Teach You a Lesson Resmi Masuk Top 10 Serial Non-Inggris Terpopuler Netflix
-
Film Animasi Venom Resmi Dikembangkan, Digarap Sutradara Final Destination: Bloodlines
-
CEO Grammy Tanggapi BTS yang Putuskan Tak Ajukan Lagu ke Ajang Penghargaan
-
Bertabur Bintang, The Odyssey Taklukkan Box Office dengan Raup Rp11 Triliun
Terkini
-
WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum
-
Another Word for Neighbor, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Sejak Dini
-
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata