Film Fast X yang merupakan lanjutan dari seri film Fast & Furious baru saja tayang sejak 17 Mei lalu di Indonesia. Sukses menjadi salah satu film genre action yang terkenal, Fast X manjakan penonton dengan ending menarik.
Tak sedikit dari penonton yang bahkan menganggap film sengaja dibuat menggantung alias open ending. Penasaran bagaimana penjelasan ending dari film Fast X? Intip spoilernya di bawah ini, yuk!
Film Fast & Furious yang kesepuluh ini berpusat pada kisah Dom Toretto (Van Diesel) dan keluarga. Sepanjang durasi Fast X, Dante sebagai musuh Dom, tak hanya menargetkan Dom sebagai sasaran untuk misinya. Ia juga berencana untuk menyerang keluarga dari Dom.
Setelah dengan berbagai cara mengejar Dom di seluruh dunia dan memanipulasi peristiwa untuk memastikan keluarga Fast terpecah, Dante kembali harus berhadapan dengan buruannya lagi.
Di jalanan Portugal, Dom bersama Dante terlihat dalam pertikaian sengit yang berakhir dengan Dom berhasil kabur dari tekanan yang diberikan Dante. Dom dan Little B tampak melarikan diri dari Dante dan kawanannya.
Namun, Dante kembali membuat perangkap dengan mengerahkan dua kapal tanker besar untuk mengepung Dodge Charger, pembalap legendaris yang sedang berada di atas bendungan.
Kemudian tim dari Dom melakukan penyelamatan untuk Dom melalui sebuah pesawat. Namun, pesawat tersebut terkena tembakan dar Aimes, kepala agensi misterius yang sempat bekerja dengan tim Dom.
Dalam scene ini, ekspetasi penonton dimainkan karena posisi Aimes yang tampak ramah pada Dom setelah sebelumnya berusaha untuk mengacaukan rencana Dom.
Karena tidak ada tempat lain untuk pergi, Dom bersama Little B mengendarai mobil dan langsung menuju bendungan. Kedua tanker tersebut bertabrakan dan meledak menjadi api, mengirimkan kekacauan yang berapi-api ke arah Dom.
Dante yang telah meramalkan kemungkinan ini kemudian mengaktifkan serangkaian bahan peledak di sekitar bendungan. Penonton sudah berekspetasi bahwa Dom dan Little B akan mati terbunuh di adegan tersebut, tetapi nyatanya itu bukan akhir dari Fast X.
Pasangan tersebut berhasil melarikan diri dari penangkaran, namun mereka tampak terdampar di tengah hutan belantara yang membeku hingga es meletus dan kapal bawah air muncul. Gisele Yashar (Gal Gadot) tampak hadir menjadi kapten. Kehadiran Gisele cukup mengejutkan karena telah dianggap tewas sejak peristiwa Fast & Furious 6 (2013).
Akhir Fast X dengan munculnya Han membawa penonton pada sebuah pertanyaan besar bagaimana Han bisa kembali hidup. Ini juga bisa disinyalir sebagai kode akankah ada Fast & Furious 11 setelahnya?
Baca Juga
-
Tayang Premier, Film Barbie Tuai Pujian Positif dari Media Hollywood
-
HYBE Minta Maaf Setelah Diduga Lakukan Pelecehan di Acara Fansign &TEAM
-
Berulang Tahun ke-27, Ini 3 Drama Korea Terbaik dari Moon Ga Young
-
Injak Usia 44 Tahun Hari Ini, Tonton Ulang 3 Film yang Dibintangi Gong Yoo
-
Asyik Manggung, Mata Harry Styles Terkena Lemparan Barang dari Penonton
Artikel Terkait
-
Presiden Jokowi Kegep Nonton Fast X, Studio Bioskopnya Jadi Sorotan!
-
Awas Nonton Film Bajakan Bisa Disusupi Malware, Ini 6 Alternatifnya
-
6 Karakter MCU yang Pernah Ganti Aktor, Salah Satunya Bruce Banner
-
3 Rekomendasi Film Bergenre Thriller Korea, Bikin Tegang Sepanjang Cerita
-
Dapat Impresi 12 Juta! Aldi Taher Hanya Pasang Tarif Rp100 Ribu untuk Biaya Endorse, Warganet Sampai Kagum
Entertainment
-
Lampaui Batas! 5 Bocoran Kekuatan Sung Jin-woo di Solo Leveling Selanjutnya
-
Film Tensura: Tears of the Azure Sea Umumkan Jadwal Tayang Bioskop Global
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
Light Novel Isekai Romantis Populer Karya Kotoko Resmi Dapat Adaptasi Anime
-
8 Drama China yang Tayang Februari 2026, Genre Misteri hingga Komedi
Terkini
-
Misi Glow Up Lebaran: Antara Kejar Tayang Kulit Bening dan Dompet yang Kering
-
4 Padu Padan Outerwear ala Cho Han Gyeol, OOTD Makin Sat Set Tanpa Ribet!
-
Seni Memilah Prioritas di Buku Mencari Intisari Karya Sherly Annavita
-
Belajar Mengelola Emosi dari Dalam Diri Lewat Film Inside Out 2
-
Kisah Kolaborasi Mengejutkan: Pramuka dan Kophi Jateng Satukan Kekuatan Jaga Lingkungan