Perubahan Kiky Saputri yang semakin lama tambah cantik rupanya membuat segelintir orang mencibirnya. Ia tak jarang mendengar orang menyebutnya bisa cantik karena tertolong make up dan filter.
“'Ah cantiknya karena makeup'. 'Ah cantiknya karena filter',” cibiran orang kepada Kiky Saputri.
Kiky Saputri menanggapi santai cibiran tentang dirinya itu. Ia justru memberikan balasan menohok dibilang cantik karena make up dan filter.
Menurut komika roasting ini merasa tidak masalah kalau disebut cantik karena make up dan filter. Ia justru menyindir balik oraang-orang yang mencibirnya demikian.
"Gapapa dong, fungsi make up/ filter kan untuk mempercantik. Daripada kamu, udah pake make up + filter masih ga cantik," tandas istri Muhammad Khairi tersebut.
Ia menuliskan balasan atas cibiran itu lewat unggahan foto di Instagram pribadinya. Dalam foto tersebut, ia modis dengan balutan kemeja motif.
BACA JUGA: Belum Ketok Palu Cerai, Ari Wibowo Minta Inge Anugrah Angkat Kaki dari Apartemen
Make up natural yang merias wajahnya membuat penampilan Kiky Saputri semakin menawan. Sementara itu, sindiran yang dilontarkan Kiky terhadap para haters didukung sejumlah warganet.
"Yang bikin gak cantik tu hati yang kotor, mulut yang selalu ngejuge orang!! Kalau Kiky mah cantiknya dari dalem sampe luar karena pribadinya. Good looking and good attitude banyak duitnya lagi tuu wkwk," komentar warganet membela Kiky Saputri.
"Kan filter buat mempercantik, lha dikira fungsinya buat apa kalo tidak untuk memperindah/ cantik, buat ngehias gapura kah?" sahut yang lain.
"Saya pernah ketemu langsung mbak Kiky di Kalbar saat acara di UNTAN Pontianak, aslinya manisss, senyumnya tulus dan ramah banget," imbuh lainnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
Artikel Terkait
-
Febby Carol Sebut Jatah Bulanan Ibu Virgoun Seharusnya Rp 3 Juta Bukan Rp 2,75 Juta, Sindir Inara Rusli?
-
Peringati 1 Tahun Operasi Potong Lambung, Melly Goeslaw Beberkan Omongan Orang-orang Lihat Perubahannya
-
Sebut Tips Awet Muda Bahagia, Maia Estianty Bandingkan Wajahnya Dulu dan Sekarang: Orang Stres Kelihatan
Entertainment
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
Sukses Besar! Tim Produksi Ungkap Keinginan Buat Sekuel The Breakfast Club
-
Anime Glasses with a Chance of Delinquent Siap Tayang Tahun 2027
-
Susul Jeongyeon, Chaeyoung TWICE Umumkan Hengkang dari JYP Entertainment
-
Our Sticky Love: Saat Gangster Berhati Lembut Selamatkan Cinta Pertamanya
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong