Ketua PSSI Erick Thohir sempat menawari Rafathar putra Raffi Ahmad menjadi pendamping pemain Argentina dalam pertandingan FIFA Macthday lawan Indonesia. Namun, Rafathar memilih untuk menolak kesempatan emas tersebut meski dia ingin sekali melakukannya.
Rafathar pun meminta maaf kepada Erick Thohir karena menolak menjadi pendamping Argentina. Dia berterima kasih sudah diberikan kesempatan itu tetapi dirinya menolak karena malu.
BACA JUGA: Jleb! Omongan Olla Ramlan Tanggapi Putusnya Hubungan Sean dan Lolly Disorot: Hati-hati Emaknya Murka
Namun, Rafathar berharap pertandingan tim nasional Argentina dan Indonesia bisa berjalan lancar.
"Pak Erick makasih ya udah ajakin Aa, tapi Aa malu," ucap Rafathar dilansir dari tayangan FYP Trans7.
"Sukses buat Argentina lawan Indonesia semangat," pungkas kakak Rayyanza sembari tersenyum.
Raffi Ahmad membeberkan kalau sebenarnya Rafathar menolak penawaran tersebut karena trauma dulu pernah dibully suporter Persija. Diungkapkannya saat Persija menang lawan Rans FC, para bobotoh sempat meneriaki 'Rafathar nangis'.
BACA JUGA: Shin Tae-yong Pilih Marselino Ferdinan Bermain Penuh agar Dunia Tahu Kualitasnya?
Kejadian itu ditakuti oleh Rafathar bakal terjadi lagi apabila Indonesia kalah lawan Argentina. Raffi Ahmad berharap ke depannya suporter bola lawan main Rans FC tidak melakukan hal serupa jika menang.
Ia merasa kasihan dengan Rafathar sampai trauma karena kejadian tersebut.
"Mudah-mudahan kalau nanti Rans main lagi jangan ke anak gue kasihan," tutur Raffi.
Sementara itu, ucapan permintaan maaf Rafathar ke Erick Thohir membuat warganet mewek mendengarnya.
"Kok aku nangis ya. Semangat Rafathar," tulis warganet.
"Kasihan Aa Rafathar insyaallah tidak trauma tapi masih takut diteriaki lagi," ujar yang lain.
"Kasihan Rafathar (emoji sedih) gak salah apa-apa dikatain," imbuh lainnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sholat Ied atau Khutbah Dulu? Ini Hukum jika Tidak Mendengarkan Ceramah
-
Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya: Surat Cinta Pamungkas Vidi Aldiano yang Menembus Batas Waktu
-
Evolusi Doa: Saat Saya Berhenti Meminta Dunia dan Mulai Meminta Ketenangan
-
Mengungkap Kedok Maskapai Super Buruk di Novel Efek Jera Karya Tsugaeda
-
Tayang 24 April, Girl from Nowhere Kembali Hadir Versi Remake Jepang
Artikel Terkait
-
Dugaan Bukti Chat Mesra Syahnaz dan Rendy Jadi Sorotan: Typingnya Kaya Anak SD
-
Syahnaz Rela Belikan Rendy Kjaernett Hp Baru Demi Bisa Diam-diam Komunikasi, Lady Nayoan: Lagi-lagi Ketahuan
-
Adegan FTV Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett Jadi Omongan Usai Diduga Selingkuh: Film Diangkat dari Kisah Nyata
Entertainment
-
Tayang 24 April, Girl from Nowhere Kembali Hadir Versi Remake Jepang
-
Sinopsis Tiba-Tiba Setan: Berburu Harta di Hotel Angker Berujung Teror!
-
Tinggalkan ENHYPEN, Heeseung Pamitan pada ENGENE Lewat Surat Menyentuh
-
Sinopsis Film Ikatan Darah: Pertarungan Brutal Demi Menyelamatkan Kakak!
-
6 Fakta Menarik Perfect Crown yang akan Segera Tayang
Terkini
-
Sholat Ied atau Khutbah Dulu? Ini Hukum jika Tidak Mendengarkan Ceramah
-
Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya: Surat Cinta Pamungkas Vidi Aldiano yang Menembus Batas Waktu
-
Evolusi Doa: Saat Saya Berhenti Meminta Dunia dan Mulai Meminta Ketenangan
-
Mengungkap Kedok Maskapai Super Buruk di Novel Efek Jera Karya Tsugaeda
-
Siomay Bukan Dimsum: Memahami Istilah yang Tertukar dalam Kuliner Tiongkok