Hayuning Ratri Hapsari | Arifa R.
Heo Nam Jum dan Lim Ji Yeon (Soompi)
Arifa R.

Drama Korea SBS "My Royal Nemesismenjelma menjadi penguasa baru di slot penayangan Jumat-Sabtu. Menjelang empat episode pamungkasnya, drama yang menggabungkan unsur fantasi dan rom-com ini sukses mencetak prestasi gemilang.

Drama yang dibintangi oleh Heo Nam Jun dan Lim Ji Yeon ini berhasil dari segi perolehan rating penonton maupun tingkat popularitas di dunia maya. Keberhasilan masif ini bahkan berbuah manis dengan munculnya rencana liburan bersama bagi para kru dan jajaran pemainnya.

Rencana Trip untuk Merayakan Kesuksesan

Sebuah media Korea, Naver, melaporkan bahwa tim produksi beserta jajaran pemain "My Royal Nemesis" dijadwalkan terbang ke Phu Quoc, Vietnam, pada tanggal 7 hingga 10 Juli mendatang sebagai bentuk perayaan atas kesuksesan drama tersebut.

Menanggapi kabar gembira ini, pihak SBS langsung memberikan klarifikasi resmi. Perwakilan stasiun televisi tersebut menyatakan bahwa perjalanan ini bukan bentuk reward vacation resmi yang didanai penuh oleh korporasi, melainkan agenda liburan kecil yang diinisiasi secara mandiri bersama sebagian pemain dan kru produksi.

Hingga saat ini, penyesuaian jadwal harian dan destinasi pastinya masih dikoordinasikan secara internal karena jadwal masing-masing aktor yang cukup padat.

Kombinasi Unik Jiwa Joseon dan Monster Kapitalisme

Kesuksesan besar drama ini tidak lepas dari premis ceritanya yang segar dan menghibur. Ditulis oleh penulis skenario Kang Hyun Ju dan diarahkan oleh sutradara Han Tae Seop, "My Royal Nemesis" mengisahkan tentang Shin Seo Ri (Lim Ji Yeon), seorang aktris tidak terkenal yang tubuhnya tiba-tiba dirasuki oleh roh Kang Dan Sim.

Dalam catatan sejarah Joseon, Dan Sim adalah sosok wanita paling keji yang merangkak dari kasta bawah hingga berhasil naik takhta menjadi selir kerajaan.

Takdir yang cukup komedi kemudian mempertemukan Seo Ri dengan Cha Se Gye (Heo Nam Jun), seorang pewaris konglomerat berdarah dingin yang dikenal luas sebagai sosok "monster yang diciptakan oleh kapitalisme".

Dominasi di Berbagai Tangga Popularitas

Keberhasilan drama ini dibuktikan nyata melalui berbagai data statistik yang dirilis oleh lembaga analisis reputasi di Korea Selatan sepanjang periode Mei hingga Juni.

"My Royal Nemesis" terbukti mendominasi pasar setelah sukses menembus rating dua digit dengan angka tertinggi mencapai 10.4% menurut data Nielsen Korea.

Tidak hanya merajai rating televisi, drama ini juga berhasil menempati peringkat pertama dalam daftar indeks reputasi merek drama bulan ini yang dirilis oleh Korean Business Research Institute, dengan raihan skor fantastis sebesar 10,091,011.

Dominasi ini diperkuat oleh hasil analisis sentimen publik yang menunjukkan angka 91.07% reaksi positif dari komunitas online, yakni saat penonton banyak memuji alur ceritanya yang dinilai sangat menghanyutkan dan estetik.

Pencapaian tersebut sekaligus mengukuhkan posisi "My Royal Nemesis" sebagai raja di slot penayangan hari Jumat, menjadikannya tontonan yang paling banyak disaksikan di saluran TV nasional pada jam tayangnya.

Sebagai bukti konkret, pada penayangan hari Jumat lalu, drama ini sukses mengantongi rating nasional rata-rata sebesar 9.5%. Angka ini sekaligus menumbangkan drama pesaing di slot waktu yang sama, "Fifties Professionals" milik MBC, yang meraup rating 4.8%.

Selain itu, menurut lembaga Good Data Corporation, drama ini juga berhasil mempertahankan posisi nomor satu sebagai drakor most buzzworthy di platform TV dan OTT selama tiga minggu berturut-turut.

Ledakan Popularitas Jajaran Pemain Utama

Tidak hanya dramanya saja yang kebanjiran pujian, efek domino dari kesuksesan ini juga melambungkan nama para aktornya.

Dalam daftar reputasi aktor paling populer pekan ini, Lim Ji Yeon dan Heo Nam Jun sukses menyapu bersih posisi nomor satu dan nomor dua secara berurutan.

Tidak ketinggalan, aktor Jang Seung Jo yang ikut memberikan performa solid di dalam cerita juga berhasil merangsek masuk ke dalam daftar sepuluh besar dengan menempati peringkat ke-6.

Frasa pencarian yang berkaitan erat dengan drama ini di internet didominasi oleh kata kunci seperti "sukses", "immersive", dan "estetik".

Melihat performanya yang terus stabil di puncak, tidak mengherankan jika drama ini disebut sebagai salah satu drakor paling fenomenal tahun ini.