Antonio Dedola belakangan ini membongkar tabiat dan perlakuan Nikita Mirzani kepada putrinya, Laura Meizani alias Lolly.
Pria asal Jerman itu mengungkapkan sejumlah bukti chat bahwa Nikita Mirzani sering memaksa Lolly untuk berjualan lewat live di TikTok dan Shopee. Tak hanya itu, Nikita Mirzani juga disebut sempat mengancam akan membunuh putri sulungnya tersebut.
Ibu tiga anak itu mengurung Lolly di kamar dan menyuruh orang untuk memukul sang putri apabila gagal diet dan tak mampu menjaga berat badannya.
Perlakuan Nikita Mirzani itu sontak membuat Lolly memberontak dan enggan kembali ke Indonesia. Lolly bahkan menyebut ibunya sebagai iblis karena kejamnya perlakuan yang ia terima.
"Jika saya kembali ke Indonesia, apa yang Anda inginkan? Untuk membunuh saya? Meracuni saya? Anda benar-benar menyuruh saya mati, ada buktinya. Anda membuat saya tidak aman ketika Anda adalah ibu saya sendiri," ucap Lolly, dikutip dari Instagam Story-nya, Minggu (09/07/2023).
"Anda bukan seorang Ibu. Ini (sebenarnya) tidak perlu dipublikasikan tetapi Anda pantas mendapatkan ini karena Anda adalah iblis," lanjutnya.
Di sisi lain, Lolly merasakan hal yang berbeda kepada Antonio Dedola selaku mantan ayah sambungnya. Menurut Lolly, Antonio Dedola merupakan pahlawan di hidupnya.
Lolly mengaku bahwa Antonio Dedola selalu ada untuknya ketika ia terpuruk meskipun pria itu bukan ayah kandungnya.
"Kamu pahlawan super yang sebenarnya di kehidupanku. Kamu sudah banyak membantuku belajar, membantuku bertumbuh. Kamu tidak pernah melepaskan tanganku ketika aku takut. Kamu menunjukkan cinta kepadaku, kamu mengajarkanku untuk tetap berdiri dan kembali bangkit ketika jatuh," tutur Lolly di feed Instagram-nya.
"Kamu lebih dari seorang ayah. Kamu adalah teman baikku dan selalu mengerti aku. Kamu membantuku membuat keputusan terbaik. Kamu adalah pelindung dan penuntunku," lanjutnya.
Lolly sendiri tampak mendedikasikan unggahan itu untuk mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Antonio Dedola. Hal yang jelas sangat berbeda dari bagaimana Lolly menganggap sang ibu kandung.
Kendati demikian, Nikita Mirzani rupanya tak mau ambil pusing dengan perseteruannya dengan anak dan mantan suaminya itu.
Wanita yang kerap disapa Nyai itu justru mengunggah foto seolah amasa bodoh di story Instagramnya.
"Berisik," tulis Nikita tanpa memusingkan konfliknya dengan Antonio Dedola dan Lolly.
Setelah itu, Nikita Mirzani tampak semakin rajin mengunggah momen bersama dengan dua anaknya yang lain, yakni Azka dan Arkana.
Baca Juga
-
Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak
-
Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?
-
Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi
Artikel Terkait
-
Curhatan Lolly Usai Ribut dengan Nikita Mirzani
-
Nikita Mirzani Terang-Terangan Ingin Bunuh Anaknya Lolly, Bukti Karakter Zodiak Pisces Bisa Nekat?
-
Drama Lagi, Lolly Anak Nikita Mirzani Ancam Mau Hilang dari Dunia dan Tak Ingin Ditemukan
-
Wajah Nikita Mirzani Digunjing Serem, Netizen: Kayak Isa Zega dan Mpok Atiek!
-
Belum Habis Bikin Nikita Mirzani Malu, Lolly Bongkar Drama Ibundanya Miliki Keluarga Bahagia
Entertainment
-
Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix
-
Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur
-
Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone
-
3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap
-
Sinopsis Overacting, Film Komedi Thailand Terbaru Netflix Tayang 5 November
Terkini
-
Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak
-
Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi
-
Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan