Belakangan ini, nama Lisa BLACKPINK dan Frédéric Arnault sedang banyak dibicarakan lantaran keduanya dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara. Sebuah video pendek yang tersebar di media sosial memperlihatkan Lisa dan Frédéric Arnault sedang berada di sebuah restoran di Paris.
Dalam klip tersebut, Lisa terlihat senang dan menyandarkan kepalanya di bahu Frédéric. Berawal dari situlah, rumor kencan tersebut kian menyebar luas dan menimbulkan berbagai spekulasi.
Meskipun Lisa BLACKPINK sering terlibat rumor kencan dengan selebritis, namun rumor kali ini secara khusus menarik perhatian netizen karena Lisa terlibat sosok konglomerat terkenal Frédéric Arnault. Inilah profil Frédéric Arnault seperti dilansir dari KBIZoom.
Profil Frédéric Arnault
Frédéric Arnault merupakan anak yang terlahir dengan sendok emas dan menjalani kehidupan yang diimpikan oleh banyak orang. Ia adalah putra keempat dari Bernard Arnault, orang terkaya kedua di dunia menurut Forbes, serta ketua LVMH, konglomerat barang mewah terbesar di dunia.
Frédéric Arnault lahir pada tahun 1995. Ia adalah anak dari Bernard Arnault dan istrinya saat ini, Hélène Mercier. Tak hanya membawa nama besar keluarga Arnault, ia juga merupakan pewaris dari kekayaan senilai 240 miliar dollar.
Meski terlahir dari keluarga kaya, Frédéric dan saudara-saudaranya jarang berbicara atau mengungkapkan apapun tentang kehidupan pribadi mereka. Frédéric Arnault diketahui fasih berbicara empat bahasa, yaitu Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia. Selain itu, ia juga pandai bermain piano dan tenis.
Frédéric belajar di bidang Matematika Terapan dan Ilmu Komputer di École Polytechnique, bidang yang sama sekali berbeda dengan bisnis keluarganya. Frédéric dan temannya menjalankan startup tentang mobile payment setelah ia lulus kuliah. Perusahaan startup tersebut kemudian dijualnya ke BNP, dan ia pun fokus bekerja di TAG Heuer.
Pada usia 25 tahun, Frédéric menjadi CEO TAG Heuer, lini jam tangan mewah penting LVMH, menjadikannya anggota Arnault termuda kedua yang mendapatkan posisi tersebut setelah kakak laki-lakinya, Alexandre.
Setelah mengambil alih TAG Heuer, dengan bakat dan kecerdasannya, Frédéric berhasil menjalin hubungan dengan merek dan selebritas terkenal, seperti Porsche dan Ryan Gosling.
Dengan latar belakang yang luar biasa, tak heran netizen sangat tertarik dengan rumor kencannya dengan Lisa BLACKPINK. Namun, hingga saat ini YG Entertainment belum merilis pernyataan resmi terkait kabar tersebut.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko
-
Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak
-
Cuan Tanpa Drama: Mudahnya Investasi Bersama New BIONS by BNI Sekuritas
-
Orang Miskin Dituntut Tahu Diri, Orang Kaya Bebas Mengejar Ambisi
-
The Spies Who Loved Me: Uniknya Kisah Cinta di Balik Operasi Intelijen
Artikel Terkait
-
Lisa BLACKPINK Dikabarkan Berkencan dengan CEO TAG Heuer Frederic Arnault
-
Buntut Rumor Lisa BLACKPINK Tak Perpanjang Kontrak, Saham YG Entertainment Anjlok
-
Datangi Restoran BBQ, Lim Young Woong dan Soyou Sistar Dikabarkan Berkencan
-
Masa Depan Kontraknya dengan YG Entertainment Belum Jelas, Lisa Bakal Tinggalkan BLACKPINK ?
-
Lisa Blackpink Keluar dari YG Entertainment karena Kontrak Tidak Diperpanjang? Ini Tanggapan Agensi
Entertainment
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween
-
Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki
-
Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien
-
Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV
Terkini
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?