Proses sidang perceraian antara Ari Wibowo dan Inge Anugrah berlangsung cukup alot. Keduanya juga baru saja menjelani sidang kedua dengan agenda duplik serta pembuktikan pada Senin (17/07/2023).
Pada persidangan kali ini, Inge Anugrah meminta hak asuh anak dan menuntut nafkah masa lampau ke Ari Wibowo.
Hal itu disampaikan oleh pengacara Inge Anugrah, Thomas Ola Ramlang. Ia menyebut apabila pihaknya menuntut nafkah masa lampau kurang lebih senilai Rp1,03 miliar ke Ari Wibowo.
"Tadi sudah kita sampaikan terkait nafkah masa lampau. Itu memang kita sudah hitung 206 bulan, ya minimum katakan lah Rp5 juta per bulan, ya mungkin Rp1,03 miliar hitungan kotornya," ujar Thomas dikutip dari unggahan kanal YouTube Intens Investigasi pada Selasa (18/7/2023).
Usut punya usut, Inge Anugrah menuntut nafkah masa lampau lantaran selama ini dirinya tak pernah dinafkahi selama menjadi istri Ari Wibowo. Oleh sebab itu, kini Inge Anugrah berharap mendapatkan haknya sebagai istri.
"Karena selama ini kan Pak Ari nggak pernah memberikan nafkah kepada Bu Inge sebagai istri, bukan sebagai ibu rumah tangga mengatur manajemen rumah tangga," jelas Thomas Ola Ramlang.
"Harusnya hak dia sebagai istri kan ada untuk hidup harian dia kan gitu. Jadi memang itu kita sampaikan juga dalam sidang," sambungnya.
Lebih lanjut, hak asuh anak ikut diminta lantaran Inge Anugrah selama menikah yang telah mengurus kedua putranya.
"Terkait hak asuh anak, kita sebagai tergugat dan juga sebagai ibu dari dua anak, kita tetap memohon untuk hak asuh kepada Bu Inge, walaupun kita juga membuka kesempatan dalam pengadilan bisa dimohonkan bahwa hak asuh itu bisa di penggugat dan tergugat," beber Thomas.
"Selama ini Bu Inge yang menjaga semua anaknya, baik dari pagi sampai malam Bu Inge terus, sampai ngantar sekolah tanggung jawab di sekolah semua Bu Inge," imbuhnya.
Baca Juga
-
Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran
-
Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?
-
Mati Suri Demokrasi Akar Rumput: Potret Pilu Suara Rakyat yang Dibeli Murah
-
Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?
-
Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982
Artikel Terkait
-
Makin Gaduh! Nathalie Holscher Minta Stop Uang Bulanan 25 Juta dari Sule, Netizen: Ini Mah Nyari Masalah Baru
-
Nathalie Holscher ingin Hidup dengan Tenang, Netizen Malah Hilang Respect
-
Jalani Sidang Mediasi, Rendy Kjaernett Tetap Ingin Rujuk dengan Lady Nayoan
-
Sidang Cerai Lanjut, Pihak Ari Wibowo Bantah Gunakan Mata-mata Buntuti Inge Anugrah
-
Mode Hemat Inge Anugerah Disorot Warganet, Beli Rice Cooker Model Biasa: Ari Wibowo Kehilangan Banget Tuh...
Entertainment
-
Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?
-
Son Suk Ku dan Park Bo Young Dipastikan Bintangi Film Kiss For Tomorrow
-
Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November
-
Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an
-
EXO Luncurkan Unit Terbaru, Kai dan Sehun Siap Debut Desember Mendatang
Terkini
-
Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran
-
Mati Suri Demokrasi Akar Rumput: Potret Pilu Suara Rakyat yang Dibeli Murah
-
Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?
-
Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982
-
Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental