Mayangsari belum lama ini mengungkapkan bahwa ia menilai sebuah handphone (HP) merupakan setan gepeng. Menurutnya, HP bukan hanya berisi hal baik saja, namun adapula keburukan di dalamnya.
"Ada apa sih dengan HP? Saya pikir HP itu setan gepeng, hal baik, hal buruk ada di sana semuanya," kata Mayangsari dikutip dari kanal YouTube Trans TV Official, Kamis (27/07/2023).
Alasan itu pula yang membuat Mayangsari tak pernah mau memeriksa HP milik sang suami, Bambang Trijatmodjo, selama menikah 23 tahun.
Usut punya usut, Mayangsari sendiri pernah memiliki pengalaman kurang menyenangkan ketika berhubungan dengan sang mantan kekasih.
Mayangsari menceritakan bahwa suatu saat ia sempat memeriksa ponsel sang mantan kekasih yang saat itu masih berpacaran. Sayangnya, isi HP sang mantan kekasih kala itu hanya membuat penyakit hati untuknya.
"Maaf ya, pada saat mulai dekat pun mungkin belajar dari pengalaman, enggak mungkin suami saya adalah cinta pertama," ujar Mayangsari.
"Sebelumnya saya pernah menjalankan pacaran dengan seseorang, ada fase itu, tapi pada saat dengan suami saya, saya tidak pernah melakukan itu. Karena saya tahu, ketika kita melakukan itu sebenarnya kita mencari penyakit sendiri," lanjutnya menambahkan.
Hal itu bukan tanpa sebab, Mayangsari menjelaskan bahwa pertengkaran akan terjadi saat dirinya mendapatkan hal kurang menyenangkan dari HP pasangannya.
"Begitu kita ada sesuatu yang enggak happy kita tanya, terus dijawab harus maksa apalagi cewek kan, harus memuaskan kita," beber Mayangsari.
Kendati demikian, Mayangsari mewajarkan apabila ada pasangan yang saling memeriksa HP satu sama lain.
"Kalaupun ada yang melakukan itu ya sah, sah saja, itu indahnya hubungan," ungkap Mayangsari.
Sejak mendapati kejadian kurang menyenangkan bersama sang mantan kekasih dulu, Mayangsari akhirnya mendapatkan pembelajaran untuk tak mengecek HP Bambang Trihatmodjo.
Bagi Mayangsari, masa lalu tak bisa dihindari dan justru tak boleh dilupakan.
"Menurut saya, masa lalu kita adalah bagian dari hidup kita, kita tidak boleh melupakan sejarah. Sekecil apapun peran seseorang itu sangat penting untuk kita ingat," ujar Mayangsari.
"Paling tidak dia membawa kita menjadi sosok yang seperti sekarang," tandasnya.
Baca Juga
-
Berlatar London Abad ke-19, Film ke-46 Doraemon Tayang Musim Semi 2027
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar
-
Saat Korban Pencurian Harus Mengingatkan Polisi Akan Tugasnya
-
Ternyata Fanatisme Film Samakdo Lebih Horor dari Teror Setan, Ngeri Banget!
Artikel Terkait
-
HP Lipat Samsung Galaxy Z Fold 5 Resmi di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya
-
Mayangsari Legawa Terus Terima Komentar Miring Usai Nikahi Bambang Trihatmodjo, Netizen: Sanksi Sosial
-
Sempat Dituduh Perusak Rumah Tangga Halimah, Mayangsari Anggap Pernikahannya dengan Bambang Trihatmodjo Takdir
-
23 Tahun Nikah dengan Bambang Trihatmodjo, Mayangsari Tak Pernah Buka Ponsel Suami: Cari Penyakit
-
Takut Cari Penyakit, Mayangsari Tak Berani Buka Hp Bambang Trihatmodjo Meski 23 Tahun Jadi Istri
Entertainment
-
Berlatar London Abad ke-19, Film ke-46 Doraemon Tayang Musim Semi 2027
-
9 Karakter Anime dengan Kisah Masa Lalu Paling Kelam, Ada Akaza hingga Guts
-
Minky Momo Rilis OVA Baru, Soroti Kekuatan Mimpi dan Harapan di Era Digital
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Anime Mii-chan and Yamada-san Picu Perdebatan, Tim Produksi Beri Tanggapan
Terkini
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar
-
Saat Korban Pencurian Harus Mengingatkan Polisi Akan Tugasnya
-
Ternyata Fanatisme Film Samakdo Lebih Horor dari Teror Setan, Ngeri Banget!
-
Kisah Kang Edai: Local Hero yang Mengubah Desa Kemiren Menjadi Inspirasi