Anak sulung Nikita Mirzani, Laura Meizani alias Lolly diketahui tengah menempuh pendidikannya di Inggris.
Lolly yang sempat berseteru dengan Nikita Mirzani itu mengaku tak berniat untuk pulang ke Indonesia. Bagi Lolly, menetap di luar negeri lebih baik dibandingkan pulang ke rumah Nikita Mirzani.
"Kenapa nggak ke Indo?" kata Lolly membacakan salah satu komentar netizen, dikutip Minggu (30/7/2023).
"Mau ngapain gue ke Indo. Coba deh, pengen nanya deh, kalau aku pulang ke Indo mau ngapain. Aku di sini itu sekolah, di sini itu aku sekolah, terus kalau aku pulang ke Indo mau ngapain... mau ngapain," jawab Lolly.
Lolly menyampaikan bahwa ia saat ini dirinya hendak bersekolah di Inggris demi meraih cita-citanya. Sebab, apabila ia pulang ke Indonesia hanya akan diminta Nikita Mirzani untuk live jualan.
"Aku juga ngebuat masa depan aku di sini. Terus kalau aku ke Indonesia mau ngapain? Nge-live lagi? Terus kalau ke Indonesia mau ngapain? Kan nggak ngapa-ngapain nggak jelas," beber Lolly.
Tak hanya itu, Lolly mengungkapkan apabila selama tinggal bersama Nikita Mirzani, dirinya merasa tersakiti.
"Mendingan di sini sekolah, punya masa depan, pintar. Daripada di Indonesia depresi, tersakiti," ungkapnya.
Oleh sebab itu, Lolly meminta warganet untuk berhenti memintanya pulang ke Indonesia. Ia mengatakan jika akan ada waktunya dirinya kembali ke rumah Nikita Mirzani.
"Please nggak usah suruh-suruh aku pulang ke Indonesia. Kalau aku pengen pulang ke Indonesia juga aku pulang. Tapi nggak waktunya sekarang. Sekarang itu waktunya aku untuk sekolah, pendidikan," jelas Lolly.
Pengakuan Lolly itu seketika mengundang beragam tanggapan di kolom komentar. Kebanyakan warganet justru gagal fokus dengan cara bicara Lolly yang mengulangi perkataannya.
"Ketemu keluarga lah," imbuh yang lain.
"Ayo udah berapa kali ngomong 'ngapain' dalam video ini wkwkwkw," tulis netizen lainnya lagi.
"Kenapa sih diulang-ulang. Kebiasaan live TikTok jualan anjir," timpal yang lain.
"Ngapainnya sampai ribuan kali," komentar netizen lainnya.
Baca Juga
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam
Artikel Terkait
-
Timnas Voli Putra Indonesia Juara SEA V League 2023 Putaran Kedua Usai Tundukkan Thailand
-
Terungkap! 2 Target Timnas Indonesia yang Diajukan Erick Thohir untuk Shin Tae-yong
-
Dikalahkan Viktor Axelsen di Final, Jonatan Christie Runner-up Japan Open 2023
-
Persib Bandung Promosikan Kiper 19 Tahun ke Tim Utama, Shin Tae-yong Gak Kepincut Bawa ke Timnas Indonesia?
-
Shin Tae-yong Tegaskan Belum Ada Rencana Tinggalkan Indonesia Dalam Waktu Dekat, Kode Buat PSSI Nih
Entertainment
-
SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027
-
Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance
-
Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027
-
Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam