MA anak Pinkan Mambo sempat bertemu dengan Ashanty dalam podcast untuk membahas kejadian kelam yang menimpanya selama ini.
Pada kesempatan itu, ada momen yang begitu mengharukan saat Ashanty memeluk MA hingga anak Pinkan Mambo itu menangis sesunggukan.
Tak sampai di situ saja, MA bahkan menyebut bahwa Ashanty adalah sosok ibu yang ia impikan selama ini.
"Buat aku bunda [Ashanty] seroang ibu yang aku impikan, so mungkin sebagai bukan melupakan mamiku juga, tapi aku suka banget," kata MA seperti yang dikutip dari kanal YouTube Cumicumi, Sabtu (12/08/2023).
MA mengaku bahwa dirinya membutuhkan pelukan dan perhatian dari sosok ibu seperti Ashanty.
"Dari aku aku sih cukup, aku masih ada seorang ibu bagaimana pun pas di podcast aku merasa kayak itu loh yang aku pingin dari seorang ibu, aku ingin pelukannya, aku pingin perhatiannya," tutur MA.
Perhatian yang diberikan oleh Ashanty pun tak hanya dilakukan di depan kamera saja. MA membeberkan bahwa Ashanty bahkan sampai mengirimkan pesan lewat Instagram setelah acara tersebut.
MA pun secara blak-blakan bahwa ia begitu menghormati Ashanty dan menyayangi istri Anang Hermansyah itu.
"Dia DM aku buat hubungin kalau membutuhkan sesuatu, terus dibilang nanti ketemu lagi," ujar MA.
"I respect her so much, ya i love her," tandasnya.
Oleh sebab itu, MA berharap Pinkan Mambo yang notabene ibu kandungnya bisa meniru cara Ashanty saat memperlakukan anak-anaknya.
"Bunda itu menggambaran ibu yang aku inginkan, dan kebetulan aku dapat sama Bunda Ashanty," ungkap MA.
"Dan i hope my mom can see it and learn from her (aku berharap mamiku bisa melihatnya dan belajar darinya), yang aku butuhkan tuh pelukan dari seroang ibu yang bisa mengerti keadaan aku gimana dan ada buat aku," tukasnya.
Baca Juga
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
Artikel Terkait
-
Pinkan Mambo Mewek Minta Anaknya MA Pulang ke Rumah, tapi Mendadak Ngaku Malah Ingin Nikah Lagi
-
Ngaku Sering Dibilang Mirip sama Barbie, Pingkan Mambo: Aku Menggemaskan Kayak Boneka
-
Ashanty Tetap Bertahan Meski Berkali-Kali Ingin Cerai Dari Anang Hermansyah, Kok Bisa Sih?
-
Heboh Pria Fetish dengan ASI, Pelaku Sampai Pura-Pura Istrinya Lagi Sakit
-
Teganya Anak Kandung Bunuh Ibu dan Lukai Ayah di Depok, Bermula dari Masalah Bisnis Keluarga
Entertainment
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
Sukses Besar! Tim Produksi Ungkap Keinginan Buat Sekuel The Breakfast Club
-
Anime Glasses with a Chance of Delinquent Siap Tayang Tahun 2027
-
Susul Jeongyeon, Chaeyoung TWICE Umumkan Hengkang dari JYP Entertainment
-
Our Sticky Love: Saat Gangster Berhati Lembut Selamatkan Cinta Pertamanya
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong