
Anak 2000-an pasti tidak asing dengan Spacetoon. Salah satu channel TV yang ditujukan untuk anak-anak ini memberikan memori mendalam tentang masa kecil bahagia kita.
Namun sayang sekali, channel ini kini sudah berhenti dari pertelevisian Indonesia. Jika kamu merasa kangen dengan tayangan-tayangan kartun di Spacetoon, yuk kita nostalgia dengan 4 animasi yang sering ditayangkan dulu!
1. Ninja Hattori

Ingatkah kamu tentang ninja cilik berjubah biru yang gemar bertualang. Animasi asal Jepang ini sebenarnya merupakan adaptasi dari series manga karya Fujiko Fujio. Fujiko sendiri adalah penulis yang sama dari kartun legendaris sepanjang masa, Doraemon.
Animasi ini mengisahkan persahabatan hangat antara Kenichi Mitsuba dan Ninja cilik bernama Hatorri Kanzo. Mirip dengan Doraemon, Ninja Hatori selalu menjaga dan melindungi sahabatnya tersebut. Seberapa sering kamu menonton animasi ini?
2. The Magic School Bus
Jika kamu dulu sering menonton kartun tentang bus ajaib yang bisa mengecil dan bahkan bisa masuk ke dalam tubuh manusia, maka kamu sedang menontong animasi ini.
Kartun bertemakan pendidikan ini menceritakan seorang guru bernama Ms. Frizzle yang sering mengajak murid-muridnya untuk belajar hal baru menggunakan bis ajaib.
Petualangan mereka dalam setiap pembelajarannya menjadi jembatan pengetahuan bagi para penonton juga. Mana nih, kelas Bu Frizzle yang menurutmu paling terfavorit ?
3. Hutch the Honeybee
Siapa sih yang tidak tahu kisah menyedihkan Hachi yang mencari ibunya. Pasti kalian sudah terbayang-bayang intro dari animasi ini yang menunjukan cuplikan perjalanan Hachi dalam mencari ibunya dengan diiringi lagu legend Hachi versi Indonesia. Hachi merupakan seekor lebah madu yang kehilangan ibunya.
Ibu Hachi adalah merupakan seekor ratu lebah di sebuah kerajaan lebah. Ia terpisah dengan ibunya akibat serangan dari sekelompok tawon yang menghancurkan kerajaan lebahnya. Jadi pengen nonton Hachi lagi kan pas siang-siang?
4. Miss Spider’s Sunny Patch Friends
Terakhir, adalah animasi yang menggambarkan kehidupan serangga. Ingatkah kamu tentang serangga-serangga yang memiliki kehidupan layaknya manusia. Sebagai serangga, mereka juga berkeluarga, berteman, dan melakukan aktivitas sehari-hari.
Berfokus pada kisah keseharian keluarga laba-laba yang tingal di lingkungan hijau dengan berbagai macam serangga. Mereka hidup berdampingan dengan rukun dan saling membantu satu sama lain. Wah, jadi kangen gak sih sama si laba-laba putih, Spiderus?
Gimana, sudahkan kamu bernostalgia dengan memori-memori berharga semasa kecil. Itu dia, beberapa animasi Spacetoon yang kalian tonton di siang hari pas masih kecil dan belum memiliki beban pikiran. Ketika sudah dewasa, apakah kalian merindukan masa kecilmu dulu?
Baca Juga
-
4 Rekomendasi Channel Youtube Indonesia Terkeren untuk Si Pecinta Hewan!
-
Kesepian di Kos? Ini Dia, Ikan Mini yang Mudah Dipelihara untuk Menemanimu!
-
Jelajahi Dunia Fantasimu Melalui 4 Film Korea Bertema Fantasi Ini!
-
Suka Cari Resep di TikTok? Kepoin Akun TikTok dengan Masakan Menarik Ini!
-
Sukses Melalui Gastrodiplomasi? Ini 4 Masakan Asal Thailand yang Mendunia!
Artikel Terkait
-
Ulasan Your Friendly Neighborhood Spider-Man: Fresh, Fun, dan Penuh Aksi!
-
Jumbo: Langkah Berani Animasi Lokal di Tengah Dominasi Horor
-
Review Jumbo: Cara Menghadapi Kehilangan dan Belajar Mendengarkan Orang Lain
-
5 Film Animasi Anak-Anak saat Libur Lebaran: Seru dan Menghibur!
-
Mengenal Hayao Miyazaki: Pendiri Studio Ghibli 'Anti' AI, Kini Animasi Buatannya Laris di ChatGPT
Entertainment
-
Lee Shin Young Akan Bergabung dalam Drama 'The Moon Flows Over the River'
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
Terkini
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana