Di tengah skandal bullying yang menerpa bintang "The Glory" Kim Hieora, almamater SMP Putri Sangji menunjukkan reaksi yang keras. Pada Kamis (7/9/2023), SMP Putri Sangji di Wonju, Gangwon-do merilis pernyataan di website sekolah mereka.
“Kami mengkonfirmasi bahwa aktris Kim Hieora bersekolah di sekolah kami 20 tahun yang lalu, pada tahun 2004,” tulis pihak sekolah seperti dikutip dari KBIZoom (8/9/2023).
Mereka menambahkan, “Karena artikel online, banyak orang tua dan siswa sepertinya salah paham dan mempunyai persepsi yang kurang baik terhadap sekolah kami yang merupakan tempat berkumpulnya iljin dan pelaku kekerasan di sekolah. Oleh karena itu, kami ingin mengoreksi informasi palsu.”
Pihak sekolah membantah isu yang disebutkan dalam artikel yang menyebutkan bahwa Kim Hieora adalah anggota Big Sangji.
SMP Putri Sangji menyatakan, “Sekolah kami tidak memiliki kasus kekerasan di sekolah tahun ini. Melalui program pendidikan kepribadian, kami secara aktif berkolaborasi dengan siswa, guru, dan orang tua untuk menyelesaikan konflik di antara siswa.”
Mereka melanjutkan, “Dengan menggunakan interaksi mentor-mentee, kami mengembangkan kegiatan yang dapat meningkatkan empati dan mendorong komunikasi antar siswa. Selain itu, kami memprioritaskan keselamatan siswa dalam kegiatan pendidikan kami yang berpusat pada pertumbuhan siswa.”
Secara khusus, perwakilan sekolah menekankan bahwa isi artikel yang menginformasikan Kim Hieora adalah anggota Big Sangji tidaklah benar, dan tidak sesuai dengan kegiatan pendidikan di sekolah mereka.
Pihak sekolah mengeluhkan ketidakadilan yang mereka alami dan menyayangkan bahwa nama sekolah dan logo sekolah yang disematkan di artikel tanpa sensor atau filter telah mencoreng nama baik dan merusak reputasi SMP Putri Sangji, termasuk para siswa, staf, dan orang tua siswa.
Sebelumnya pada tanggal 6 September, Dispatch melaporkan bahwa Kim Hieora adalah anggota geng iljin (kelompok perundung) Big Sangji selama masa sekolahnya di SMP Putri Sangji. Menurut laporan, geng tersebut memeras uang dan menindas teman-teman lainnya secara fisik dan verbal.
Sebagai tanggapan, Kim Hieora dan agensinya mengakui bahwa aktris tersebut memang anggota Big Sangji, tetapi tidak membenarkan klaim bahwa itu adalah geng iljin serta membantah tuduhan partisipasi Kim Hieora dalam tindakan bullying.
Akibat panasnya isu tersebut, penampilan Kim Hieora di “SNL Korea” dibatalkan. Sang aktris akan tetap berpartisipasi dalam penampilan musikal “FRIDA”, tetapi wawancaranya untuk musikal tersebut juga telah dibatalkan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Makin Meroket, Byeon Woo Seok Resmi Jadi Brand Ambassador BVLGARI
-
Intip Peran Lee Jun Young di Reborn Rookie, Mantan Atlet yang Bertukar Jiwa
-
Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge
-
Ada Park Ji Hoon, Ini 5 Pemeran Utama Drama The Legend of Kitchen Soldier
-
HYBE Luncurkan Label ABD, Siap Debutkan Girl Group Baru dengan Konsep Fresh
Artikel Terkait
-
Miris! Sekolah Mirip Kandang di Rokan Hilir, Tempat Belajar Puluhan Siswa
-
Jauh-jauh dari Malaysia, Sejumlah Mahasiswa Berbagi Ilmu Manajemen Keorganisasian di Kampus STT Warga
-
Kim Hieora Menyangkal Terlibat Bully Bersama Big Sanji
-
Buntut Rumor Bullying di Sekolah, Sederet Jadwal Aktris Drama "The Glory" Kim Hieora Dibatalkan
-
Aktris Drama "The Glory" Kim Hieora Terseret Kasus Bullying di Sekolah, Ini Kata Agensi
Entertainment
-
Lampaui 3 Juta Penonton, Salmokji jadi Film Horor Korea Terlaris Kedua
-
Studio Ghibli Resmi Menerima Penghargaan Bergengsi Setara Nobel di Spanyol
-
Sinopsis The Honest Realtor, Film Komedi Dibintangi Tomohisa Yamashita
-
Era Baru Dimulai, Anime The Ghost in the Shell Resmi Umumkan Tayang 7 Juli
-
Dari Gombalan SMA ke Realita Kampus, Dilan ITB 1997 Punya Vibe yang Berbeda
Terkini
-
Triangle of Sadness: Film yang Mengungkap Kerapuhan Struktur Sosial Manusia
-
Lebih Dekat dengan Sang Pencipta dalam Syahdu-nya Seni Merayu Tuhan
-
Jam Tangan Casio AQ-240 Resmi Meluncur: Desain Vintage, Harga Bersahabat
-
Dari Murah ke Flagship, Ini 8 Tablet Xiaomi Terbaik 2026
-
Istilah Guru Honorer Dihapus, Bisakah PPPK Paruh Waktu Menjadi Solusi?