Dalam dunia digital saat ini, platform media sosial telah berkembang menjadi lebih dari sekadar alat komunikasi.
Sejumlah platform, termasuk TikTok, telah menjadi tempat strategis bagi brand dan bisnis untuk memperkenalkan produk mereka.
Tidak hanya itu, keberadaan selebriti di platform ini memberikan dorongan tambahan bagi produk yang mereka promosikan, mengingat banyaknya pengikut mereka yang mencapai angka jutaan.
Sebagai salah satu artis populer di Indonesia, Baim Wong dengan tanggap memahami potensi ini.
Dalam siaran langsung platform tersebut, Baim Wong konsisten berjualan panci dan alat-alat masak sejenis, hingga akhirnya ia turun langsung dalam produksi panci dengan brand 'Jago'.
Rumor menyebut jika Baim Wong berkolaborasi dengan PT Supra Teratai Metal yang terletak di Kota Tangerang.
Melalui bisnis panci yang ia kembangkan, Baim berhasil menggabungkan keterampilan dan minatnya untuk menciptakan produk yang memenuhi kebutuhan pasar.
"Saya jualan panci hanya karena keingintahuan saya mengenai Tiktok. Kenapa panci? Karena saya ngertinya homeliving, saya ga ngerti skincare atau hp," kata Baim Wong, dikutip dari kanal YouTube YouTube Kiano & Kenzo Fanbase pada Selasa (26/9/2023).
"Yang akhirnya saya tergerak untuk bikin panci sendiri, yang dari awal saya ga pernah terpikir untuk membuat panci," ujarnya lebih lanjut.
BACA JUGA: Fisiknya Diduga Dihina Food Vlogger Farida Nurhan, Sosok Asli Codeblu Dipuji Warganet: Cakep Gemoy
Bak sudah merasakan asam garam dunia bisnis berkali-kali, Baim Wong ikhlas jika sewaktu-waktu bisnis pancinya tersebut berujung bangkrut.
"Tapi kalau penjualan panci ini saya gagal, ya gapapa. Yang penting saya sudah mencoba untuk membuka lapangan pekerjaan untuk orang banyak," tutur ayah dari dua orang anak ini.
Namun sayangnya, pemerintah telah mengeluarkan larangan terkait aktivitas jual-beli di platform social commerce seperti TikTok Shop dan sejenisnya.
Kebijakan ini akan diimplementasikan melalui penyempurnaan regulasi yang sudah ada.
Dalam waktu dekat, pemerintah akan mengadakan revisi terhadap Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 50 Tahun 2020 yang mengatur mengenai izin usaha, iklan, pengawasan, dan pembinaan pelaku usaha dalam perdagangan melalui platform elektronik.
Menurut pernyataan resmi Menteri Perdagangan Zulkifli Hassan, social commerce hanya akan diizinkan untuk memfasilitasi promosi barang atau jasa, sedangkan transaksi jual-beli secara langsung dan pembayaran langsung tidak diperbolehkan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Netflix Rilis Trailer The Gentlemen Season 2, Siap Tayang 3 September
-
Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027
-
Dituding Palsukan Kehamilan, Anne Hathaway Beri Balasan Menohok
-
3 Hari Tayang, Film The Last House Melesat Puncaki Top 10 Netflix Global
-
Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru
-
Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?
-
Son Suk Ku dan Park Bo Young Dipastikan Bintangi Film Kiss For Tomorrow
-
Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November
-
Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an
Terkini
-
Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari
-
Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat
-
Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa
-
Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?
-
Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial