Hay Tje atau Jihan merupakan teman Marissya Icha yang telah menyebarkan chat kasar Fuji ke media sosial. Setelah viral, ia mengakui apabila dirinya yang menyebarkan chat tersebut.
Hay Tje usai mengklarifikasi hal itu keciduk menangis. Momen itu terjadi ketika ia bertemu dengan Marrisya Icha.
BACA JUGA: Virgoun Ngamuk Ibunda Pacari Berondong, Langsung Beri Ultimatum Tahan Uang Bulanan Eva Manurung
Ia terlihat menangis saat berdiri di meja dapur. Selain itu, ia tampak termenung saat duduk lesehan di lantai.
Diketahui jika pertemuan Hay Tje dengan Marissya Icha untuk membicarakan chat kasar Fuji yang viral. Marissya Icha memutuskan agar sang teman ini menghapus unggahan tersebut.
"Alhamdulillah teman-teman Jihan (@hay_tje) sudah bertemu Kak Icha dan mengikuti apa yang Kak Icha minta untuk mensudahi semuanya. Dan dia sudah menuruti untuk me-take down videonya atas permintaan dari Kak Icha. Semoga setelah ini tidak ada lagi permasalah-permasalahan yang kurang baik," story Instagram @wandaslufia yang diunggah ulang oleh Hay Tje.
Hay Tje sendiri meminta maaf karena telah membuat kehebohan chat kasar Fuji. Ia mengaku tidak akan meneruskan masalah ini meski banyak yang mendukungnya.
"Huhu maaf ya udah bikin heboh. Aku take down ya yang bikin ramai, aku menghargai kak Icha bukan hal yang lain," balas Hay Tje.
"Padahal dari masalah ini banyak juga yang support di belakang layar lho dan kirim bukti-bukti yang lebih banyak lagi lho dan dasyat juga, tapi saya menghargai Kak Icha. Ya udah bersambung dulu ya gaes, bye thank you. #janganbangunkansiangtidur," sambungnya.
Menilik akun TikTok @babycu413 yang membagikan ulang story Instagram tersebut, netizen ramai mengomentari miring momen Hay Tje menangis setelah klarifikasi.
"Pas di wawancara sok keren (emoji tertawa), setelah di belakang kamera kayak ba** (emoji tertawa)" celetuk netizen.
"Panik gak, panik gak, ya paniklah," sahut yang lain.
"Muncul 2 hari kelar (emoji tertawa) belum ditemuai Pak Sandy pengacara udah tamat duluan," tanggapan netizen lain.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Al-Adzkar An-Nawawiyah: Kitab yang Mengajak Kita Mengingat Tuhandi Tengah Notifikasi dan Kecemasan
-
PATRIBERA 2026 Hadirkan AHY hingga Diskoria, Warnai Langkah Awal Mahasiswa Baru UPNVJ
-
Seribu Teman Kurang, Satu Musuh Kebanyakan: Buku Seni Menemukan Kawan dan Menumbuhkan Diri
-
Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan
-
Festival Literasi Purworejo 2026: Dari Buku hingga Karya Seniman Lokal
Artikel Terkait
Entertainment
-
Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Flirty dan Sensual! Katseye Jadi Pusat Perhatian di Lagu Hootie Frutti
-
Xdinary Heroes Batalkan Fan Meeting THE X-TOWN, Mengapa?
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
Terkini
-
Al-Adzkar An-Nawawiyah: Kitab yang Mengajak Kita Mengingat Tuhandi Tengah Notifikasi dan Kecemasan
-
PATRIBERA 2026 Hadirkan AHY hingga Diskoria, Warnai Langkah Awal Mahasiswa Baru UPNVJ
-
Seribu Teman Kurang, Satu Musuh Kebanyakan: Buku Seni Menemukan Kawan dan Menumbuhkan Diri
-
Festival Literasi Purworejo 2026: Dari Buku hingga Karya Seniman Lokal
-
Jangan Terlalu Cepat Menyalahkan Guru: Stop Saling Lempar Tanggung Jawab