Kesuksesan penyanyi dangdut Ayu Ting Ting ternyata tidak terjadi secara instan. Ada banyak hal yang ia lalui pada awalnya hingga bisa sukses seperti sekarang. Ibunda dari Bilqis ini menceritakan awal mula mengapa dirinya sampai memiliki nama panggung Ayu Ting Ting.
Hal ini ia ungkapkan dalam salah satu acara berbincang bersama Wendy Cagur. Potongan video ini pun diunggah ulang oleh akun TikTok @semenit.idn beberapa waktu yang lalu.
Ayu Ting Ting mengatakan bahwa nama awalnya adalah Ayu Debita, singkatan dari Depok Betawi Asli.
“Tadinya nama gue beneran Ayu Debita, itu beneran. Itu ayah Dadan yang ngasih nama, Depok Betawi Asli, Debita. Itu bukan bercandaan, bener,” ujar Ayu Ting Ting mengawali ceritanya.
Lebih lanjut, ia pun menceritakan momen ketika membuat video klip di mega mendung.
“Tapi pas lagi pembuatan video klip waktu itu gue inget banget pembuatan video klip di mega mendung, kan lu liat tuh kembang kembang mega mendung semua tuh, sama ayah Caca Handika juga sama kan satu label, dia juga bikin video klip juga, jadi kita barengan waktu itu di vilanya Ci Yuli, produser gue,” ujar Ayu Ting Ting kemudian.
Hingga akhirnya Ayu menceritakan momen ketika nama panggungnya ditetapkan menjadi Ayu Ting Ting ayahnya Ci Yuli, sang produsernya saat itu.
“Itu bapaknya ngomong lagi makan, ni kayaknya kalo nama Debita kayaknya nggak bagus, kan si Ayu masih ting-ting nih, kita kasih nama aja dia Ayu Ting Ting, bapaknya tuh lagi makan, sampai sekarang jadi namanya Ayu Ting Ting,” ungkap Ayu Ting Ting.
Wendy Cagur pun bertanya siapa sosok orang yang meyakinkan label rekaman untuk meluluskan Ayu Ting Ting sehingga akhirnya berhasil rekaman.
“Nah jadi bukan bapaknya yang ngambil, jadi anaknya yang ngambil nih, jadi anaknya yang produserin gue banget, ada tuh namanya Ci Yuli, makanya gue maksudnya sampe sekarang ya bener bener kalau bukan karena dia mungkin gue nggak bakal bisa berhasil lolos rekaman, dan bapaknya yang ngasih nama Ting Ting,” ungkap Ayu Ting Ting.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Skin Barrier Rusak? Perbaiki dengan 5 Pilihan Moisturizer Ini!
-
Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!
Artikel Terkait
-
Haji Faisal Pasrah Jika Fadly Faisal Masih Pacaran dengan Rebecca Klopper yang Tersandung Skandal Video Syur
-
Reza Artamevia Girang Didatangi Calon Menantu, Ekspresi Thariq Halilintar Jadi Sorotan: Senyumnya yang Lepas
-
Mama Fuji Tegaskan Marissya Icha Tak Pernah Minta Rumah Donasi Gala Sky Dikembalikan
Entertainment
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027
-
Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
Terkini
-
Suicide Awareness Month: 5 Novel yang Mengajarkan Pentingnya Support System
-
Menjaga Daya Kritis Gen Z, Suara.com dan Bulaksumur UGM Gelar Gen Z Impact
-
5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026