Chef Juna akhirnya muncul angkat suara setelah ramai kisruh soal penyelenggaraan acara MasterChef Indonesia yang dinilai melakukan kecurangan dalam menentukan pemenangnya.
Kiki yang dijagokan mayoritas pendukung harus rela tersingkir dengan Belinda yang skill memasaknya dinilai jauh di bawah Kiki. Menanggapi hal tersebut, Chef Juna baru-baru ini tampil dalam sebuah podcast dan memberikan klarifikasinya.
"Apakah MasterChef itu acara settingan? Tidak. Apakah kita selalu sudah menentukan pemenangnya? Tidak. Apakah kita didikte untuk menangin siapa atau pulangin siapa? Tidak," kata Chef Juna dikutip dari video yang diunggah ulang akun X @convomfs pada Rabu (6/12/2023).
BACA JUGA: Kini Senasib Jadi Mantan, Momen Fuji dan Chika Saling Curhat Soal Thariq Halilintar Diungkit Kembali
Chef Juna sendiri awalnya juga tidak menyadari jika pemenang MasterChef Indonesia mayoritas adalah Chindo. Sampai ada salah satu orang tim yang menyinggung terkait hal tersebut.
"Kejadian ini dimulai pada saat season ke-7 nih, tiba-tiba ada nih orang-orang kita mulai bercanda 'wah grand finalnya Chinese lagi nih, keturunan Chinese sama Chinese nih," kata Chef Juna.
Chef Juna lalu menampik jika pemilik acara tersebut turut campur tangan dalam mengatur pemenangnya sehingga yang menjadi pemenang rata-rata adalah Chindo.
"Yang punya gak ngurusin kali yang beginian," ungkap Chef Juna tegas.
"Saya gak disogok, dikasih saran pernah," aku Chef Juna.
Dikatakan Chef Juna bahwa pada saat interview ada salah satu kandidat peserta yang dinilai kurang ekspresif, sehingga mempengaruhi penilaian. Namun Chef Juna mengaku jika hal tersebut tidak mempengaruhi penilaiannya terhadap peserta manapun.
"Itu urusan kalian, kita kan nilai makanan (saya bilang)," ungkap Chef Juna lagi.
BACA JUGA: Tanggapi Kasus Pengungsi Rohingya yang Ngelunjak, Bunda Corla: Gak Tau Diri Kau
Klarifikasi Chef Juna tersebut nyatanya tidak cukup membuat netizen puas. Mayoritas penonton MasterChef Indonesia season 11 masih merasa acara tersebut settingan dan sepakat jika Kiki masih lebih layak menjadi pemenang dibanding Belinda.
"Bosen, mau ngelak/klarifikasi segimana pun pandangan netizen gabakal berubah. Settingan," tulis akun @kafe***
"Percuma galak, berani ngelepeh makanan, sampe ngelempar piring kalo ternyata masih bisa disetting," komen akun @EkaM***
Sebelumnya Chef Arnold sudah lebih dahulu bersuara mengenai kekisruhan MasterChef Indonesia, namun sayangnya komentarnya itu blunder hingga menjadi bulan-bulanan netizen.
Lalu apa tanggapanmu mengenai klarifikasi Chef Juna tersebut?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Cara Sederhana Ibu Rayakan Kemerdekaan, Lomba Hias Tumpeng di Sekolah Anak
-
Iko Uwais Terpilih Jadi Juri Jackie Chan International Action Film Week
-
From Zero to Hero, Kisah Kang Edai Bawa Budaya Osing Mendunia
-
Kecewa dengan 'The Last House'? Ini 6 Film Thriller Survival yang Jauh Lebih Mencekam!
-
4 Kuliner Hidden Gem Sekitaran Depok, Murah, Enak, dan Bikin Ketagihan
Artikel Terkait
-
Dava MasterChef Indonesia Meninggal Dunia, Pernah Jadi Koki Pribadi Ruben Onsu
-
Chef Arnold Poernomo Kuliah Dimana? Pendidikannya Disorot Imbas Kontroversi MasterChef Indonesia
-
Blak-blakan Takut Potong Daging, Belinda MCI 11 Salting Disentil Kiki Soal Sekolah
-
Kiki MCI Buka-bukaan Soal Watak Belinda Selama Kompetisi, Ternyata...
-
Akui Dibantu Kiki Potong Daging di Grand Final, Belinda MCI 11: Takut Jarinya Terpotong
Entertainment
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
Sukses Besar! Tim Produksi Ungkap Keinginan Buat Sekuel The Breakfast Club
-
Anime Glasses with a Chance of Delinquent Siap Tayang Tahun 2027
-
Susul Jeongyeon, Chaeyoung TWICE Umumkan Hengkang dari JYP Entertainment
-
Our Sticky Love: Saat Gangster Berhati Lembut Selamatkan Cinta Pertamanya
Terkini
-
Merayakan Kemerdekaan?
-
Bukan Sekadar Desa Wisata, Ini Rahasia Osing Kemiren Merawat Lingkungan Tetap Lestari
-
Cegah Penuaan! 4 Serum Anti-Aging Korea Kunci Wajah Awet Muda dan Kenyal
-
Cara Sederhana Ibu Rayakan Kemerdekaan, Lomba Hias Tumpeng di Sekolah Anak
-
Satu Porsi Sehari Bukan Solusi: Logika MBG di Tengah Beban Makan Keluarga