Aktris cantik nan berbakat asal Korea Selatan, Han So Hee, baru-baru ini duduk dalam sebuah sesi wawancara. Dalam kesempatan tersebut, ia membahas mengenai penampilannya di drama terbaru ‘Gyeongseong Creature’.
Sekaligus mengungkap alasan mengapa ia memilih tampil dalam drama tersebut. Meskipun, ia tahu drama ini mengambil latar belakang sejarah, yang berujung pada sejumlah protes dari para penggemar di Jepang.
Mengutip dari Allkpop pada Selasa (16/1/2024), Han So Hee secara khusus mengungkap bahwa ia menerima tawaran peran bermain di ‘Gyeongseong Creature’ tanpa ragu-ragu.
‘Gyeongseong Creature’ merupakan drama yang mengambil setting pada masa kolonial Jepang, dan menceritakan kisah perjuangan para aktivis kemerdekaan saat itu, dan aksi para tentara militer Jepang.
Han So Hee berperan sebagai Yoon Chae Ok, wanita muda yang menghabiskan waktu 10 tahun dalam pencarian sang ibu. Ia juga dikenal sebagai figur terkenal yang kerap menemukan orang-orang yang sudah meninggal.
Meskipun Han So Hee mengetahui kemungkinan bahwa drama ini akan menimbulkan kontroversi, terutama dengan para penggemar Jepang, karena cerita sejarah yang diangkat di dalamnya, Han So Hee tidak mundur dari tawaran peran tersebut.
“Aku mengatakan ‘OK’ sesaat setelah aku menerima tawaran bermain,” ungkap Han So Hee.
Sang aktris juga mengaku tidak merasa khawatir dengan popularitasnya di Jepang dan menjelaskan, “Kita sebelumnya juga pernah memproduksi drama serupa di negara kita. Malah karena Jepang, kita menjadi ragu untuk mengerjakan proyek semacam ini.”
Lebih lanjut Han So Hee menganggap ‘Gyeongseong Creature’ sebagai proyek yang memberikannya kesempatan untuk berkembang sebagai individu.
“Aku percaya aku telah menunjukkan sisi lain dari diriku melalui drama sejarah ini, drama ini juga menyorot kegigihanku dan tekadku yang kuat,” sambungnya.
Memerankan periode waktu di mana ia tidak tinggal di dalamnya, Han So Hee juga mengungkapkan bahwa ia menghormarti konteks sejarah dan orang-orang yang hidup pada masa itu.
Tidak hanya itu, ia juga mengajak para pemirsa untuk ikut bersimpati dengan karakter dan tantangan yang mereka hadapi, dan menekankan bahwa ini adalah hal yang serius.
“Ada perbedaan antara pengetahuan intelektual dan dampak emosional dari menyaksikannya secara langsung," tegasnya.
Bagaimana menurutmu?
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Ulasan Film 'Shoplifters,' Ketika Mencuri Mampu Membentuk Sebuah Keluarga
-
Pemain Jepang Peringatkan Timnas Indonesia, Gaya Bermain Vietnam Disebut Mirip Klub La Liga Spanyol
-
Digasak Jepang, Ternyata Ada Pelatih Vietnam yang Termakan oleh Omongannya Sendiri
-
Ranking FIFA Vietnam Turun usai Kena Comeback Jepang di Piala Asia 2023
-
Piala Asia 2023: Target Philippe Troussier Bukan Jepang, tapi Indonesia dan Irak
Entertainment
-
Sinopsis People We Meet on Vacation, Lika-liku Sahabat Jadi Cinta
-
Bosan dengan Drakor? Simak 5 Novel Mandarin Terjemahan dengan Plot Twist Luar Biasa
-
The Kampret Rilis "Sambatku": Anthem Baru bagi Pejuang 14 Jam Kerja
-
Ada Rio Dewanto, Sinopsis Kuyank: Petaka Cinta dan Teror di Kalimantan
-
4 Film yang Membuka Mata tentang Bahaya Child Grooming
Terkini
-
Menenangkan Diri Sejenak dari Dunia yang Riuh Lewat Novel Di Waktu Duha
-
5 Girly Outfit ala Eunchae LE SSERAFIM, Gemes & Easy Ditiru!
-
Menemukan Uang di Jalan dan Ujian Kejujuran di Tengah Kesepian
-
Anti Ribet! 4 Rekomendasi Sampo dan Conditioner 2 in 1 yang Praktis dan Hemat
-
Sinopsis Monolog Hanya Orang Gila: Refleksi Luka Bangsa di Gedung Militaire Societeit