Obliterated adalah salah satu series bergenre action yang diproduksi oleh Netflix. Berlatar di Kota Las Vegas, ceritanya menggambarkan penjahat yang ingin membeli dan meledakkan kota Las Vegas karena ingin membalas dendam kepada Amerika Serikat. Rilis pada tahun 2023, Obliterated disutradarai oleh 3 sutradara, yaitu Jon Hurwitz, Hayden Schlossberg, dan Josh Heald.
Tidak hanya itu, Series ini diramaikan oleh aktor dan aktris Hollywood profesional mulai dari Shelley Hennig, Nick Zano, Paula Lazaro dan masih banyak lagi. Obliterated menjadi series yang saya suka karena berhasil menunjukkan adegan action yang memukau tanpa bantuan banyak CGI. Tapi, tidak hanya itu, masih ada beberapa alasan yang perlu kamu tahu untuk menonton series ini. Penasaran ada apa saja? Mari simak pembahasannya!
1. Drama action yang menegangkan
Melihat misi tim elit utusan pemerintah AS, yaitu menghentikan bom nuklir yang dipegang oleh kriminal dari Rusia, mereka harus melewati banyak rintangan seperti harus bertempur dengan senjata api dan peralatan tempur lainnya.
Tak hanya itu, bahkan yang bikin tegang adalah mereka yang masih beroutfit party harus segera menemukan pemegang bomnya karena bomnya bisa saja meledak kapan saja. Jadi, setelah party dan mabuk-mabukan, mereka harus siap secara sadar untuk mengejar para kriminal.
2. Edukasi tentang kerjasama tim
Ava Winters sebagai kapten tim elit utusan Amerika Serikat sempat bertengkar karena salah satu anggotanya yang bernama Chad Mcknight tidak mengikuti rencana dari awal karena Chad lebih memilih menyelamatkan temannya yang sedang disandera. Karena pertengkaran itu, membuat tim menjadi kacau dan seolah-olah bubar sementara.
Namun, pertengkaran itu membuat kekompakan tim menjadi hilang dan juga mempertanyakan kekuatan dari tim elit tersebut. Hingga pada akhirnya ada momen yang memperlihatkan Ava dan Chad saling memaafkan serta memahami keinginan satu sama lain.
Mereka akhirnya sadar jika dilanjutkan seperti itu, misi mereka tidak akan beres-beres. Jadi, lebih baik mereka mengesampingkan ego terlebih dahulu demi kepentingan misi.
3. Menampilkan komedi di tengah ketegangan action
Supaya penonton tidak terlalu larut dengan ketegangan dari aksi mereka, sutradara pun juga kerap memasukkan beberapa momen lucu dari konyolnya perilaku para tokoh yang membuat saya bisa ketawa. Inilah yang melengkapi keseruan dari series action seperti ini.
Komedi menjadi satu-satunya pencair suasana ketika alur cerita sudah mencapai puncak ketegangan sehingga bisa mengarahkan psikis penonton.
Bagi yang belum series ini, saya sangat merekomendasikan series Netflix satu ini untuk kamu yang gemar series action. Tungga apa lagi? Segera nonton di Netflix!
Baca Juga
-
Selamat Datang di Era Attention Economy: Ketika Kebenaran Kalah Penting dari Sensasi Viral
-
Childfree hingga Kabur Aja Dulu: Pelarian Anak Muda atau Bentuk Protes terhadap Realitas?
-
Ancaman 'Inflasi Kepintaran' di Era AI: Masihkah Kita Belajar untuk Berpikir?
-
Kenaikan Dana Riset 2026: Mahasiswa Siap Disibukkan Dengan Inovasi Nyata?
-
Deepfake dan Manipulasi Emosi: Ketika AI Memegang Kendali Realita dan Ilusi
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
Gunil Keluar dari Xdinary Heroes, Agensi: Akan Lanjut dengan 5 Anggota
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
Sukses Besar! Tim Produksi Ungkap Keinginan Buat Sekuel The Breakfast Club
Terkini
-
Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik