Baru-baru ini, S.Coups SEVENTEEN dinyatakan bebas dari tugas wajib militer setelah mengalami cedera lutut. Mengutip dari KBIZoom, S.Coups menjalani rekonstruksi ligamen anterior karena pecahnya ligamen anterior sendi lutut kiri.
“Karena itu operasi besar, dia sudah menjalani perawatan pemulihan dalam jangka waktu yang lama dari tahun lalu hingga sekarang. Oleh karena itu, dia dinilai menerima pengecualian militer tingkat 5,” ujar PLEDIS Entertainment, dikutip pada Minggu (3/3/2024).
S.Coups merupakan idola kelahiran tahun 1995 dan berusia 29 tahun pada bulan Agustus mendatang, sehingga besar kemungkinan dia akan bergabung dengan militer pada tahun ini.
Namun, akibat cedera tersebut, dia dibebaskan dari kewajiban dinas militer selama masa damai, dan hanya diwajibkan untuk berpartisipasi jika negara dalam situasi perang.
S.Coups sempat hiatus dan tidak dapat bergabung dengan tur Jepang SEVENTEEN dan acara hiburan 'Nana Tour with SEVENTEEN', serta perilisan lagu baru 'God of Music'. Namun, PLEDIS Entertainment mengumumkan bahwa S.Coups akan kembali beraktivitas dengan SEVENTEEN mulai bulan Maret ini.
“Staf medis setuju bahwa S.Coups boleh saja menjalankan jadwal selama tidak terlalu bersifat fisik,” tutur PLEDIS Entertainment.
Meski banyak penggemar yang merasa senang dengan kembalinya S.Coups pasca hiatus, banyak juga netizen yang menyatakan protes atas keputusan agensi.
“Jika cederanya cukup serius sehingga dia bisa mendapat pengecualian dari militer, bagaimana dia bisa kembali beraktivitas dengan mudah?” tulis salah satu netizen.
“Dia akan mendapat reaksi negatif jika dia kembali bekerja segera setelah dia menerima pengecualian dari militer,” sahut netizen yang lain.
"Dia mendapatkan bebas wajib militer karena cedera, tapi apakah dia masih bisa menari di atas panggung? Ini sangat aneh," netizen lainnya menimpali.
Banyak pihak yang berpedapat bahwa pengecualian militer yang dilakukan S.Coups tidak masuk akal. Beberapa netizen bahkan menunjukkan bahwa cederanya tidak cukup serius untuk dikecualikan dari wajib militer dan menyebutkan selebriti lain, termasuk idola, aktor, dan atlet, yang menderita cedera yang lebih serius namun tetap menjalankan wajib militer sebagai pekerja sosial.
Untuk membuat argumen mereka lebih meyakinkan, netizen mengutip persyaratan pengecualian militer dari Menteri Militer. Orang yang dikecualikan dari wajib militer adalah mereka yang memiliki disabilitas fisik, mental, atau penyakit menular serta atlet yang berprestasi di Piala Dunia, ASIAD, atau Olimpiade.
Bagaimana menurutmu?
Baca Juga
-
Sebuah Ironi: Saat Akses Pendidikan Kalah Cepat dari Program Makan Siang
-
Stop Drama di Depan Kamera: Rakyat Butuh Hasil Kerja, Bukan Air Mata
-
Paradoks Usia di Indonesia: Masuk SD Harus Tua, Cari Kerja Harus Muda
-
Ulasan Drama A Virtuous Business: Angkat Isu Tabu dengan Cara yang Elegan
-
Ironi Efisiensi: APBN Dipakai Self Reward, Rakyat Dipaksa Self Control
Artikel Terkait
-
Alami Cedera Lutut, S.Coups SEVENTEEN Dinyatakan Bebas Wajib Militer
-
Song Kang Bersiap Jalani Wajib Militer Jadi Tentara Angkatan Darat
-
Wajib Militer pada 21 Maret, Hwang Min Hyun Beri Lagu Perpisahan untuk Penggemar
-
Song Kang Siap Wajib Milter pada 2 April, Tidak Ada Perpisahan dengan Fans
-
Debut Mingyu SEVENTEN di Paris Fashion Week Kenakan Busana Dior Disebut Terlalu Biasa, Begini Potretnya
Entertainment
-
Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance Mulai 2027
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa
-
Fokus Pemulihan Kesehatan, Moka ILLIT Kembali Hiatus dari Kegiatan Grup
-
Sinopsis Toy Story 5, Usaha Woody dan Mainan Hidup Lawan Kehadiran Gadget
-
Manga Remaja Bertema Gender Just Like Mona Lisa Resmi Diadaptasi Anime TV
Terkini
-
Boboiboy Galaxy Musim 1: Esensi Plot Geser, tapi Visual dan Skill Menggila
-
Hikayat Kadiroen: Mantri Polisi yang Memilih Antara Pangkat dan Rakyat
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Ulasan Flat Girls: Menenun Luka, Kelas Sosial, dan Cinta Remaja yang Rapuh
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan