Sekelompok penggemar Karina aespa dari China baru-baru ini menunjukkan penolakan mereka terhadap berita kencan Karina dengan aktor Lee Jae Wook.
Sebelumnya pada 27 Februari, outlet media Dispatch merilis beberapa foto dan melaporkan bahwa Karina dan Lee Jae Wook telah berkencan selama sebulan, sejak mereka menghadiri Milan Fashion Week pada bulan Januari lalu.
Kemudian pada hari yang sama, agensi mereka, SM Entertainment dan C-JeS Studios merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi bahwa keduanya memang memiliki hubungan romantis dan saat ini sedang berada di tahap pendekatan.
Meski kedua agensi meminta penggemar dan publik untuk memberikan dukungan hangat kepada pasangan tersebut, banyak penggemar Karina yang merasa kecewa dengan kabar kencan tersebut.
Mengutip dari Allkpop pada Selasa (05/03/2024), para penggemar Karina dari China telah mengirimkan truk protes ke depan gedung SM Entertainment.
Mereka mengungkapkan kemarahan atas hubungannya dengan Lee Jae Wook dan meminta Karina meminta maaf karena telah mengkhianati penggemar dengan berkencan di tengah masa keemasan kariernya.
Beberapa tulisan yang ada di badan truk tersebut berbunyi, “Karina, daripada merasa menyesal kepada penggemar, sebaiknya kamu meminta maaf pada dirimu sendiri atas semua usaha yang telah kamu lakukan selama 7 tahun terakhir” dan “Kamu telah menghancurkan kariermu sendiri. Kabar kencan telah merusak segala usaha yang telah kamu lakukan selama ini. Apakah kamu puas?”.
Lebih lanjut, penggemar menulis, “Karina, apakah cinta penggemar tidak cukup untukmu? Mengapa kamu memutuskan untuk mengkhianati penggemar? Minta maaflah. Jika tidak, kami akan membuatmu melihat penjualan album turun secara signifikan dan kursi kosong di konser.”
Menanggapi truk protes tersebut, netizen Korea menganggap hal itu tidak masuk akal. Mereka mengkritik para penggemar China yang terlalu membesar-besarkan masalah.
"Melihat tulisannya sungguh menyedihkan. Mereka melakukan itu dan mengirimkan truk protes hanya karena Karina berkencan? Itu hal yang sangat ekstrem. Itu sama saja mereka mengancamnya. Dia tidak melakukan kejahatan atau apa pun," tulis salah satu netizen.
"Aku tidak tahu mengapa mereka harus melakukan protes sejauh ini," sahut netizen yang lain.
"Ketika orang-orang melihat truk protes itu, mereka mungkin berpikir Karina melakukan sesuatu yang sangat salah dan mengkhianati fans atau semacamnya. Apa kesalahan Karina yang sebenarnya? Menurutku itu berlebihan mereka mengirimkan truk protes," netizen lainnya menimpali.
"Orang-orang bereaksi seolah-olah dia melakukan perzinahan hingga hamil atau semacamnya," tulis netizen yang lain.
Bagaimana menurutmu?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki
-
Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?
-
Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko
-
Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak
-
Cuan Tanpa Drama: Mudahnya Investasi Bersama New BIONS by BNI Sekuritas
Artikel Terkait
-
3 Referensi Style Kencan Simpel ala Lee Jae Wook, Anti Ribet!
-
4 Potret Mirror Selfie Lee Jae Wook, Idola Sejuta Umat yang Pacaran dengan Karina aespa!
-
4 Inspirasi OOTD ala Karina aespa, dari Feminim hingga Boyish yang Memikat!
-
Didukung Penggemar K-Pop, Perolehan Suara Anies-Muhaimin di Korea Selatan Jeblok
-
Tuntut Hal Ini ke SM, Fanbase Karina di China Ancam Boikot Album aespa
Entertainment
-
Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!
-
Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia
-
Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV
-
Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress
-
Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini
Terkini
-
5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten
-
Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei
-
Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru
-
Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z
-
Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua