Pengasuh yang menganiaya anak Aghnia Punjabi akhirnya ditangkap oleh pihak berwajib. Wajah pelaku yang menyebabkan mata anak Aghnia sampai lebam menjadi sorotan publik.
Melansir dari akun Instagram @lambe_turah, pelaku berinisial IPS terlihat duduk di bangku belakang mobil saat akan digelandang. Ekspresi wajah pelaku tampak tenang meskipun sudah melakukan penganiayaan brutal kepada anak di bawah umur.
BACA JUGA: Kocak! Netizen Salah Lapak Hujat Sandra Dewi di Instagram Dewi Sandra
Seolah tidak ada rasa bersalah dalam diri pelaku atas perbuatan kejinya.
"Biadab! Gak ngerasa bersalah ini orang (emoji marah)," tulis Qisty Basalamah, teman Aghnia Punjabi yang membagikan video tersebut.
Netizen ikutan murka melihat ekspresi pelaku penganiayaan anak Aghnia Punjabi ini. Mereka teringat dengan tindakan penganiayaan yang dilakukan pelaku kepada korban.
"Jangan cuma di amanin aja, kalau gak boleh main hakim sendiri, biar kita satu desa," komentar netizen.
"Harus dibacakan ayat kursi, ayatnya dibaca, kursinya dilempar!" ujar yang lain.
"Lah dikasih naik alphard aturan diseret pake truk tronton gak sih? Sambil dibanjur minyak kutu-kutus semuka," geram lainnya.
"Gak usah sok melas mbak kelakuan kek syetan wingi gak iling ta," murka netizen lain.
Pelaku kini ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan anak Aghnia Punjabi setelah dilakukan pemeriksaan.
"IPS usia 27 tahun sudah ditetapkan tersangka," ungkap Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto saat dihubungi awak media.
Sementara itu, akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku kondisi anak Aghnia Punjabi mengalami mata lebam. Sejumlah luka juga terlihat di telinga dan pipi dekat bibit korban.
Pada rekaman CCTV terlihat tindak kekerasan berupa pukulan bertubi-tubi di kepala, jambakan rambut, jeweran dan lainnya. Anak Aghnia terekam menangis ketikan mendapatkan penganiayaan tersebut.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Pertama! Film Korea Possible Love Bawa Pulang Piala Silver Lion di Venice
-
Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer
-
Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan
-
Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia