Son Suk Ku baru-baru ini mengungkapkan sudut pandangnya terhadap pembuatan film bukan sebagai aktor, melainkan sebagai pemilik perusahaan produksi.
Son Suk Ku telah mendirikan perusahaan produksi yang diberi nama Stannum Co.Ltd setelah hengkang dari SBD Entertainment, agensi lamanya.
“Dalam produksi film, keinginan semua orang yang ingin mengekspresikan sesuatu bertabrakan. Aktor utama dan pendukung, produser, investor, sutradara dan asisten sutradara, dan semua orang yang terlibat semuanya memiliki keinginannya masing-masing,” ungkap Son Suk Ku seperti dikutip dari Soompi, Rabu (15/5/2024).
“Ketika semua keinginan ini bersatu, muncullah sesuatu yang lebih besar dari visi seseorang. Namun sangat sulit untuk menyatukan semua elemen ini," lanjutnya.
Menurut aktor yang membintangi 'A Killer Paradox' ini, lokasi syuting adalah tempat persuasi. Di sana, semua keinginan yang berbeda tersebut bisa bersatu dengan mencoba meyakinkan satu sama lain.
Sementara itu, mengenai tujuan akhir hidupnya, Son Suk Ku memiliki pemikiran yang mendalam tentang makna kejujuran.
“Saya ingin mempengaruhi orang untuk jujur pada diri mereka sendiri. Jujur terhadap orang lain memerlukan keberanian, namun jujur pada diri sendiri tidaklah sesederhana itu. Dibutuhkan banyak introspeksi,” tuturnya.
Dalam lubuk hatinya, Son Suk Ku berharap orang-orang berpikir positif ketika melihatnya dan mendengarnya berbicara.
"Saya ingin mereka berpikir, ‘Wow, dia benar-benar mengenal dirinya sendiri. Dia benar-benar mencari ke dalam. Dan dari situlah dia mendapatkan keberaniannya, karena jujur pada dirinya sendiri’," ucap Son Suk Ku.
Selain itu, Son Suk Ku juga berharap orang-orang akan berpikir, bahwa bertindak jujur pada diri sendiri adalah hal yang baik. Ia ingin menunjukkan tindakan tersebut melalui karya-karyanya.
Sementara itu, Son Suk Ku dikenal melalui perannya dalam berbagai drama dan film, di antaranya 'D.P.', 'My Liberation Notes', 'Big Bet', 'Nothing Serious', 'The Roundup', dan 'Troll Factory'.
Membuktikan dirinya sebagai aktor serba bisa yang akan survive di industri hiburan, Son Suk Ku bersama direktur keuangan dari SBD Entertainment pun mendirikan perusahaan produksi sendiri, membuat penggemar semakin menunggu karya-karya terbarunya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Uncle Samsik: Potret Korea Selatan di Ambang Krisis Politik 1960
-
Paradoks Stockdale: Cara Jaga Kewarasan di Negara yang Penuh Kejutan
-
Prabowo Bangga Polri Kelola 1.000 SPPG: Ke Mana Arah Peran Kepolisian?
-
Ulasan CEO-dol Mart: Aksi Kocak Lima Mantan Idol Mengelola Supermarket
-
Segelas Es Kopi dan Stigma Boros yang Melekat pada Anak Muda
Artikel Terkait
-
Nicolas Cage Kembali Perankan Spider-Man Noir dalam Serial Live Action
-
Panen Kritik, Film Vina: Sebelum 7 Hari Malah Tembus 2 Juta Penonton sampai Tambah Layar
-
Debut Jadi Aktor di Film Dilan 1983: Wo Ai Ni, Ferdinand Dapat Pesan dari Sule
-
Sinopsis Film Saat Menghadap Tuhan Terinspirasi dari Kisah Gelap Dunia Remaja
-
5 Fakta Series Baby Reindeer, Trending Setelah Sebulan Tayang
Entertainment
-
Nami Jadi Model Sepatu? Intip Bocoran Cerita Unik di 'One Piece: Heroines' yang Tayang di Netflix
-
Publik Kecewa, Sutradara Tolak Mentay-Mentah Ide Garap Sekuel Ratatouille
-
The East Palace Rilis Trailer Resmi, Nam Joo Hyuk Hadapi Kutukan Istana
-
Sinopsis Madness Next Door, Drama Horor Jepang Dibintangi Rino Katase
-
Paling Rendah dalam Seri, Enola Holmes 3 Raih Rating 70% di Rotten Tomatoes
Terkini
-
Media Sosial vs Real Life: Hidup Sempurna di Feed, Berantakan di Dunia Nyata
-
Taruna Akmil Latih Sekolah Rakyat: Haruskah Militer Masuk Ranah Pendidikan?
-
Paspor Lebanon Gianni Infantino: Saat Politik Dilarang di Lapangan, Tapi Dihalalkan di Kursi VVIP
-
Lompatan Suporter Meksiko saat Lawan Ekuador Picu Getaran Mirip Gempa
-
Ketika Piala Dunia Bikin Patah Hati: Tips Bangkit Setelah Tim Favorit Gugur