Film Korea terbaru yang bertajuk 'Hijack 1971' baru-baru ini memulai awal yang baik di box office. Sejak dirilis pada 21 Juni, 'Hijacking' telah menorehkan kesuksesan selama sembilan hari berturut-turut tanpa henti sebagai film Korea yang paling banyak ditonton di box office.
Melansir dari Soompi pada Minggu (30/6/2024), Korean Film Council mengumumkan bahwa pada pukul 10 pagi waktu setempat, 'Hijack 1971' secara resmi telah menjangkau total 1.000.406 penonton di bioskop.
Dibintangi oleh Ha Jung Woo, Yeo Jin Goo, Sung Dong Il, dan Chae Soo Bin, 'Hijack 1971' adalah film bertema bencana yang didasarkan pada kisah nyarta upaya pembajakan pesawat pada tahun 1971.
Ha Jung Woo berperan sebagai Tae In, mantan pilot pesawat tempur Angkatan Udara Korea yang kini bekerja sebagai pilot di sebuah maskapai penerbangan komersial. Tak diduga, pesawat yang dikemudikannya mengalami pembajakan.
Situasi ekstrem pun menguar di udara ketika Yong Dae (diperankan oleh Yeo Jin Goo) melakukan pembajakan terhadap pesawat yang ditumpanginya.
Yong Dae merupakan pemuda asal Sokcho, Provinsi Gangwon, yang menghadapi diskriminasi karena saudaranya diduga menjadi anggota Tentara Rakyat Korea Utara selama Perang Korea.
Yong Dae menaiki pesawat penumpang dan nekat membajaknya demi mendapatkan keadilan bagi saudara laki-lakinya dan agar mereka bersatu kembali di Korea Utara.
Pilot Tae In berusaha menyelamatkan para penumpangnya dengan segala cara. Ia dibantu oleh Kapten Kyu Sik (diperankan oleh Sung Dong Il) dan pramugari Ok Soon (diperankan oleh Chae Soo Bin).
Yeo Jin Goo memberikan kedalaman pada karakter Yong Dae, menunjukkan bakatnya dalam peran villain dalam film tersebut. Menariknya, Yong Dae adalah peran penjahat pertama yang dimainkan Yeo Jin Goo sepanjang kariernya sebagai aktor.
Rilis di Korea Selatan pada 21 Juni 2024, 'Hijack 1971' sukses menempati posisi kedua box office di minggu kedua, dengan pendapatan sekitar 3,36 juta dolar (sekitar Rp55 miliar) dan mengambil 23% pangsa pasar.
Selamat kepada para pemain dan kru 'Hijack 1971' yang telah mencapai angka 1 juta!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mati Suri Demokrasi Akar Rumput: Potret Pilu Suara Rakyat yang Dibeli Murah
-
Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental
-
Budaya Tutup Mulut soal Gaji: Menjaga Privasi atau Celah Eksploitasi?
-
Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan
-
Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop
Artikel Terkait
-
3 Film Romantis Garapan Angga Sasongko, 'HeartBreak Motel' Teranyar
-
5 Film Indonesia Terbaru di Netflix, Cocok Ditonton saat Liburan
-
8 Film Indonesia Tayang Juli 2024, Jurnal Risa Hingga Romeo Ingkar Janji
-
Ulasan Film Padmaavat, Tentang Wanita Legendaris yang Masyhur di India
-
5 Film dan Series India Terbaik Dibintangi Jim Sarbh, Ada Made in Heaven
Entertainment
-
Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?
-
Son Suk Ku dan Park Bo Young Dipastikan Bintangi Film Kiss For Tomorrow
-
Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November
-
Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an
-
EXO Luncurkan Unit Terbaru, Kai dan Sehun Siap Debut Desember Mendatang
Terkini
-
Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial
-
Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran
-
Mati Suri Demokrasi Akar Rumput: Potret Pilu Suara Rakyat yang Dibeli Murah
-
Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?
-
Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982