Merupakan salah satu protagonis anime populer Kimetsu no Yaiba, Zenitsu Agatsuma pernah menjadi murid dari seorang mantan Hashira Petir bernama Jigoro Kuwajima. Dia juga merupakan seorang pembunuh iblis yang telah menemani Tanjiro Kamado dan Inosuke Hashibira dalam petualangan mereka setelah melewati Seleksi Akhir. Dia telah bertarung dalam beberapa misi penting untuk Korps Pembunuh Iblis.
Meskipun kurang pengalaman, Zenitsu terbukti telah banyak membantu di Korps Pembunuh Iblis. Dia pun tak berhenti berjuang untuk melawan beberapa masalah kepribadian dan keterampilan bertarungnya yang sering menghambatnya. Di masa depan, dia mungkin akan menjadi pengguna Pernapasan Petir (Thunder Breathing) terhebat. Untuk mencapainya, dia harus bisa mengatasi lima kelemahan berikut yang dia miliki.
1. Terbatasnya penguasaan jurus Pernapasan Petir
Sebelum mengikuti Seleksi Akhir, Zenitsu berlatih di bawah pengawasan Jigoro. Karena sifatnya yang pemalu dan tak disiplin, mantan Hashira Petir itu kesulitan dalam melatihnya secara fisik maupun psikologis. Namun, dia mendapati Jigoro yang tak pernah menyerah dalam menghadapinya dan terus mengabdikan diri sebagai mentornya.
Karena ketulusan Jigoro, Zenitsu mulai menghargai mentornya itu. Dia terus mengikuti arahan dan latihan tanpa henti dari Jigoro. Berkat kegigihannya, akhirnya dia mampu menguasai Jurus Pertama Pernapasan Petir: Thunderclap dan Flash. Dia juga berhasil menguasai Jurus Ketujuh: Honoikazuchi no Kami, yang merupakan jurus terberat Pernapasan Petir. Namun, dia belum menguasai lima jurus lain dari tujuh jurus yang ada. Terlebih lagi, gerakan pedangnya terlalu mudah untuk ditebak.
2. Tak mampu membangkitkan Demon Slayer Mark
Di awal perjalanan menjadi pembunuh iblis, Zenitsu bertemu dengan dua bersaudara, Tanjiro dan Nezuko. Sejak itu, dia berteman dengan mereka, lalu bersama-bersama memulai perjalanan panjang untuk membasmi iblis dari dunia. Meskipun melewati jalan yang sama, dia tak bisa membangkitkan Demon Slayer Mark sebagaimana yang dilakukan oleh Tanjiro saat melawan Hatengu di Swordsmith Village.
3. Merupakan pemikir strategis yang buruk
Zenitsu istimewa karena kemahirannya dalam menggunakan Jurus Pertama Pernapasan Petir: Thunderclap and Flash. Dia dikatakan istimewa karena kemampuan itu merupakan dasar bagi enam bentuk dasar lainnya dari Pernapasan Petir. Berkat kemahirannya menguasai Jurus Pertama, dia pun memiliki kekuatan ofensif yang serius sehingga dia bisa mengalahkan lawan-lawannya dalam duel.
Bisa dikatakan bahwa Zenitsu memang mengagumkan, tetapi kemahirannya juga menjadi kutukan baginya. Dia sering mengabaikan keuntungan taktis dalam pertarungan. Gaya bertarungnya selalu bergantung pada kekuatan semata, apalagi dia adalah pemikir strategis yang buruk. Hal itu pun membuatnya rentan jika terjebak dalam konfrontasi langsung dengan iblis yang lebih kuat darinya.
4. Tak sabar dalam menjalani pelatihan
Di Korps Pembunuh Iblis, para anggota sering kali menjalani pelatihan rehabilitasi usai menjalankan sebuah misi. mereka menganggap momen itu sebagai kesempatan untuk menambah pengetahuan dan pengalaman. Namun, anggapan mereka tentang berharganya pelatihan tak berlaku bagi Zenitsu, yang sering kali berusaha untuk menghindar dan melewatkan pelatihan.
5. Pengecut dan harga dirinya yang rendah
Meskipun bekerja sebagai pembunuh iblis, Zenitsu sebenarnya sangat pengecut. Dia sering merengek dan menangis saat diharuskan untuk menghadapi iblis. Padahal, dia memiliki potensi yang bisa dia kembangkan hingga akhirnya dia menjadi ancaman bagi sebagian besar iblis. Namun, sifatnya yang pengecut dan harga dirinya yang rendah sering kali menjadi penghalang bagi dirinya untuk mengeksplorasi potensinya secara penuh.
Jika ingin menjadi pembunuh iblis terkuat yang ditakuti oleh para iblis, Zenitsu harus mengatasi lima kelemahan di atas yang masih mengakar di hatinya. Dengan keahlian dan potensi yang dia miliki, dia memiliki peluang besar untuk menjadi yang terkuat. Hanya saja, dia benar-benar perlu menguasai lima kelemahannya agar dia bisa terus berkembang.
Baca Juga
-
Review Gundam Hathaway 2: Intrik Cinta Segitiga dan Bayang Trauma Masa Lalu
-
Ulasan The Detective Is Already Dead Vol 1-4: Dialog Menggigit, Eksekusi Plot Bikin Menjerit
-
5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap
-
JoJo STEEL BALL RUN 2nd STAGE Rilis Pratinjau Jelang Tayang di Netflix
-
5 Alasan The Ramparts of Ice Jadi Anime Romance yang Wajib Ditonton!
Artikel Terkait
-
5 Anime Terbaik Mirip Alya Sometimes Hides Her Feelings, Sudah Tonton?
-
Penggemar Anime Merapat! Gun Gale Online Season 2 Akan Rilis Bulan Oktober
-
Kisah Tragis Dua Shinazugawa 'Kimetsu no Yaiba', Lihat Ibu Bantai Keluarga!
-
Tragedi Dialami Kagaya Ubuyashiki dan Kutukan Keluarga di Kimetsu no Yaiba
-
Hadirkan 6 Episode, Kimi ni Todoke Season 3 Sudah Bisa Ditonton di Netflix
Entertainment
-
Tapas Resmi Tutup Akhir Maret 2027, Ini Dampaknya bagi Pembaca dan Kreator
-
Jeongyeon TWICE akan Debut Film di New Recruit: Haunted Military Hospital
-
Sinopsis To Defy the Stars, Dracin Ao Rui Peng dan Zhang Miao Yi di WeTV
-
Sinopsis The Lament of Autumn: Pertaruhan Nyawa 10 Hari Demi Keadilan
-
LIAR GAME Season 2 Resmi Diumumkan, Seiyuu Utama Bagikan Komentar Antusias
Terkini
-
4 Acne Serum Centella Asiatica, Kurangi Rasa Gatal pada Jerawat Meradang
-
Kancil dan Gerimis di Lembah Ranting Kering
-
Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia
-
Usai Hajar Bangladesh 9-2, John Herdman Girang Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
-
Tak Terima, Malaysia Pertanyakan Injury Time Timnas Indonesia, Mengapa?