Musik video Gala Bunga Matahari sukses mencuri perhatian hingga menjadi trending nomor 1 di YouTube. Selain musik video yang terbilang sukses, lirik lagu Gala Bunga Matahari karya Sal Priadi ini juga menjadi sorotan karena memiliki arti mendalam dan ternyata beberapa diambil dari kutipan ayat suci Al-Qur'an.
Dalam sebuah kesempatan, Ustaz Syam bahkan sempat membahas lirik lagu yang kini tengah viral tersebut. Ustaz Syam juga menyebutkan ayat-ayat Al-Qur'an yang diduga menjadi inspirasi dari lagu karya Sal Priadi tersebut.
Menurut Ustaz Syam, saat ia mendengarkan lagu Gala Bunga Matahari tersebut, ia merasa teringat dengan salah satu penggalan ayat yang ada di dalam Al-Qur'an.
"Kita ini sebagai konsumen kita cuma mendengarkan eh tiba-tiba teringat dengan ayat sesuatu, jangan-jangan ini lagu terinspirasi dari ayat Al-Qur'an," kata Ustaz Syam dikutip dari kanal YouTube Trans TV Official pada Jumat (09/08/2024).
Dalam lirik 'Adakah sungai-sungai itu benar-benar dilintasi dengan air susu?' Ustaz Syam menjelaskan bahwa lirik tersebut ada dalam Al-Qur'an.
"Al-Qur'an menceritakan tentang Surga yang dialiri daripada sungai-sungai yang air susu, ada yang madu, ada anggur, subhanallah sungai-sungai yang ada di Surga nanti Al-Qur'an menceritakannya," kata Ustaz Syam.
Adapun ayat tersebut tertuang dalam Surat Muhammad ayat 15 yang berbunyi:
"Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa (adalah bahwa) di dalamnya ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, sungai-sungai air susu yang rasanya tidak berubah, sungai-sungai khamar yang lezat bagi peminumnya, dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah dan ampunan dari Tuhan mereka" (QS.Muhammad:15).
Selanjutnya Ustaz Syam kembali menjelaskan bahwa dalam lirik yang berbunyi 'Juga badanmu tak sakit-sakit lagi, kau dan orang-orang di sana muda lagi' ternyata pernah dijelaskan Nabi Muhammad SAW yang mengatakan bahwa para penghuni Surga itu memiliki usia yang sama rata serta tidak merasakan sakit lagi.
"Memang di dalam A-Qur'an dan di dalam penjelasan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam orang masuk Surga itu disamaratakan usianya, enggak ada lagi sakit-sakit di sana," kata Ustaz Syam.
Hingga berita ini diturunkan, Gala Bunga Matahari masih menjadi berita trending di media sosial. Ustaz Syam bahkan turut mengapresiasi lagu yang diciptakan Sal Priadi tersebut, menurutnya lirik yang terkandung memiliki motivasi untuk orang-orang yang telah ditinggalkan oleh orang terkasih.
"Yang membuat kita merasa terenyuh dengan liriknya karena subhanallahu, ini sebagai motivasi kepada orang-orang yang ditinggalkan," katanya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Terungkap! Motif Armor Toreador Lakukan KDRT ke Cut Intan Nabila, Polisi Dalami Kasus
-
Video Detik-detik Penangkapan Armor Toreador Usai Viral Lakukan KDRT pada Cut Intan Nabila
-
Armor Toreador Terlilit Utang Miliaran Rupiah, Alvin Faiz Jadi Korban
-
Kartika Putri Murka Disebut Hijrah karena Takut Ketahuan Prostitusi: Fitnahan Terkejam!
-
Selebgram Cut Intan Nabila Alami KDRT, Unggahan Sebelumnya Diduga Jadi Kode
Artikel Terkait
-
Lirik Takbiran Idul Fitri Sesuai Sunnah, Versi Pendek dan Panjang Kumandangkan Malam Ini
-
Pendidikan Sohwa Halilintar: 'Pecah Rekor' Khatam Al-Quran di Bulan Ramadan
-
Ini Bacaan Takbir Idul Fitri yang Benar Sesuai Tuntunan, Jangan Sampai Salah!
-
Beribadah Sambil Beramal, Belasan Ribu Netizen Khatam Al-Quran Bareng
-
Lirik Lagu I Will Survive: Viral Dinyanyikan Azka Corbuzier dengan Penuh Energi
Entertainment
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?