Nikita Mirzani membantah jika dirinya telah melakukan jemput paksa terhadap putri sulungnya, Laura Meizani Mawardi alias Lolly dari apartemennya di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, pada Kamis (19/9/2024).
Sebelumnya, beredar video Lolly yang terlihat tengah digendong oleh beberapa orang laki-laki dan dibawa hingga masuk ke dalam mobil warna putih. Saat dijemput untuk dilakukan visum itu, Lolly kerapkali melawan sambil berteriak minta tolong.
Tidak lama berselang, Nikita Mirzani tampak menyusul dari belakang dan langsung memasuki mobil warna hitam. Oleh sebab itu, Nikita Mirzani disebut telah melakukan penjemputan paksa terhadap Lolly.
Baru-baru ini, Nikita Mirzani pun memberikan klarifikasi. Ia mengaku jika tindakannya kepada sang anak bukanlah penjemputan secara paksa.
"Ini juga harus diluruskan, tidak ada penjemputan paksa ya," ucap Nikita, dilansir dari akun Instagram @lambe__danu, Selasa (24/9/2024).
"Nggak ada penjemputan paksa. Semua sudah sesuai sama SOP-nya. Ada saya di situ, ada lawyer (Fahmi Bachmid), ada abang juga, gitu kan," sambung Nikita.
Lebih lanjut, Nikita Mirzani mengaku jika ia belum berbicara dari hati ke hati dengan Lolly. Menurutnya, keadaan emosi Lolly belum stabil dan butuh ditenangkan.
"Kalau ngomong dari hati ke hati, tentu belum, karena kan kemarin emosinya (Lolly) belum bisa dikontrol," ungkap Nikita.
"Belum (bicara dari hati ke hati), karena emosinya belum stabil. Masih butuh ditenangkan. Makanya kan setiap hari, psikolog semuanya dari Komnas Anak semua selalu datang," tambahnya.
Mantan pacar Antonio Dedola itu mengaku setiap hari selalu mengecek kondisi Lolly.
"Dan aku selalu mengecek keadaannya dia. Apakah hari ini sudah makan atau belum. Pokoknya selalu komunikasi dengan baik sama orang yang jagain dia sekarang," sambungnya.
Nikita Mirzani beberkan soal Lolly yang tidak dapat berbuat apa-apa selama proses pemeriksaan, termasuk menonton TV dan pegang handphone.
"Sekarang dia (Lolly) nggak bisa lihat TV, dia nggak pegang handphone, dia nggak bisa ngapa-ngapain," jelasnya.
Nikita menandaskan, ia secepat mungkin akan menemui putri sulungnya jika kondisinya sudah tenang dan dapat mengendalikan emosi.
"Dia harus tenang, harus mengendalikan emosinya dulu, baru nanti kalau kata orang dari rumah sudah aman, sudah oke, ya perlu nanti diadakan pertemuan lagi, gitu," tegasnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Temukan Potensi Diri dan Kekuatan Pikiran dalam Buku Mind Power Skills
-
Ulasan Buku Memaknai Jihad, Mengenal Pemikiran Prof. Dr. KH. Quraish Shihab
-
Cinta Datang dari Ranum Buah Mangga dalam Buku Kata-Kata Senyap
-
Proses Perubahan Ulat Menjadi Kupu-Kupu dalam Buku Metamorfosis Sempurna
-
Kritik Tajam tapi Santai dalam Buku Kumpulan Cerpen Jreng Karya Putu Wijaya
Artikel Terkait
-
Pengacara yang Baru Ingin Vadel Badjideh dan Nikita Mirzani Damai: Segala Kami Upayakan
-
Nikita Mirzani Sampaikan Permintaan Maaf ke Masyarakat dari Penjara
-
Kronologi Vadel Badjideh 'Pecat' Razman Arif Nasution, Berapa Tarifnya?
-
Keluarga Vadel Badjideh Nilai Razman Hanya Memperkeruh Suasana Dengan Nikita Mirzani
-
Kuasa Dicabut, Razman Arif Nasution Tak Lagi Jadi Pengacara Vadel Badjideh
Entertainment
-
Lee Shin Young Akan Bergabung dalam Drama 'The Moon Flows Over the River'
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
Terkini
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana