Toma Ikuta, aktor Jepang yang mengawali debutnya dengan berpran dalam drama Agri tahun 1997. Kini, aktor kelahiran 7 Oktober 1984 itu telah membintangi sejumlah drama dan film Jepang beragam genre.
Confession menjadi film terbarunya yang telah rilis pada 31 Mei 2024. Dalam film tersebut, Toma Ikuta berperan sebagai tokoh bernama Keisuke Asai. Dari Yudo hingga Confession, berikut tiga film Jepang yang dibintangi oleh Toma Ikuta.
1. Yudo (2023)
Yudo berkisah tentang Shiro Miura (Toma Ikuta) yang bekerja sebagai seorang arsitek. Lalu, ia kembali ke kota kelahirannya untuk menutup pemandian air panas Marukin yang ditinggalkan oleh mendiang ayahnya dan membangun apartemen di atas tanah tersebut. Namun, saudara laki-lakinya, Goro Miura (Gaku Hamada) tidak menyukai ide Shiro Miura. Goro Miura telah mengelola pemandian air panas Marukin sejak ayah mereka meninggal.
Suatu hari, Goro Miura terluka dalam sebuah insiden di pemandian dan dirawat di rumah sakit. Izumi (Kanna Hashimoto) yang merupakan karyawan di pemandian menyarakankan agar Shiro Miura menggantikan Goro Miura. Shiro Miura pun akhirnya mulai bekerja sementara di pemandian. Kemudian, ia bertemu dengan pengunjung tetap yang mengunjungi pemandian dan hal ini menyebabkan perubahan pada Shiro Miura.
2. The Dry Spell (2023)
The Dry Spell berkisah tentang Shunsaku Iwakiri (Toma Ikuta) yang bekerja di divisi air balai kota. Tugas utamanya adalah mengunjungi rumah-rumah dan bisnis yang menunggak tagihan serta menagih pembayaran atau memutus aliran air mereka. Shunsaku Iwakiri tidak senang dengan pekerjaannya.
Dalam kehidupan pribadinya, ia telah berpisah dengan istrinya, Kazumi Iwakiri (Machiko Ono) dan anak mereka. Pada suatu hari musim panas, Shunsaku bertemu dengan saudara perempuan muda, Keiko Koide (Nanami Yamazaki) dan Kumiko Koide (Yuzuho) yang ditelantarkan di rumah mereka.
3. Confession (2024)
Confession berkisah tentang Kesuke Asai (Toma Ikuta) dan Ryu Ji Yong (Yang Ik June), anggota klub pendakian gunung universitas yang sama. Setelah lulus, mereka berdua tetap berteman baik. Keduanya memutuskan untuk pergi mendaki gunung untuk memperingati kematian Sayuri Nishida (Nao) yang merupakan anggota klub mereka.
Selama pendakian, Keisuke Asai dan Ryu Ji Yong menghadapi badai salju dan tersesat dalam cuaca eksterm. Ryu Ji Yong terluka serta meyakini bahwa ia akan mati. Keisuke Asai menceoba menghiburnya agar tidak menyerah, namun Ryu Ji Yong tiba-tiba membuat pengakuan yang mengejutkan.
Itulah tiga rekomendasi film Jepang yang dibintangi Toma Ikuta. Selamat menyaksikan!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Sinopsis Mori Hanae: Butterfly Beyond, Drama Jepang Terbaru Yagi Rikako
-
Sinopsis Matori to Kyoken, Drama Jepang Terbaru Nishihata Daigo di Netflix
-
Sinopsis 102nd Marriage Proposal, Drama Jepang yang Dibintangi Karata Erika
-
Sinopsis Chatha Pacha, Film Arjun Ashokan dan Roshan Mathew di Netflix
-
Sinopsis Ladies on Top, Drama Romcom Jepang Dibintangi Shida Kohaku
Artikel Terkait
-
3 Film dan Drama Jepang yang Dibintangi Fuka Koshiba Ini Tayang 2024, Ada Go Home
-
3 Film Jepang yang Dibintangi Hikari Mitsushima, Terbaru Ada Last Mile
-
3 Drama dan Film Dibintangi Yuumi Kawai Tayang 2024, Ada A Girl Named Ann
-
Ada Kakushigoto, Ini 3 Rekomendasi Film Jepang Dibintangi Anne Watanabe
-
3 Rekomendasi Film Jepang yang Dibintangi Haru Kuroki, Terbaru Aimitagai
Entertainment
-
Review Diikutin Stalker 30 Menit: Nichkhun 2PM Terpaksa Pulang Diantar Mobil Patroli
-
Tuntut Kembalikan Heeseung ke ENHYPEN, Fans Kirim Truk Protes Kepada HYBE
-
Kokuho Dominasi Ajang Japan Academy Film Prize 2026 dengan Total 10 Piala
-
5 Film Terbaru Sambut Akhir Pekan, Ada Number One
-
Manga JM Dapat Adaptasi Anime: Kala Assassin dan Gadis Sekolah Tukar Tubuh
Terkini
-
Review Karier 12 Shio: Kamu Tikus yang Boros atau Naga yang Ambisius tapi Keras Kepala?
-
5 Deodoran Wanita yang Bikin Tetap Harum Sepanjang Silaturahmi Lebaran
-
Jika Kritik Tak Lagi Aman, Ke Mana Arah Demokrasi Indonesia?
-
Fenomena Shower Thoughts: Kenapa Ide Cemerlang Muncul Pas Lagi Sabunan?
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online