Movie Gekijouban Nintama Rantaro Dokutake Ninja-tai Saikyou no Gunshi (Nintama Rantarou the Movie: Ahli Strategi Terkuat dari Pasukan Ninja Dokutake) yang merupakan movie kedua karya Sobe Amaku dari komik Nintama Rantarou ini berhasil meraih pendapatan sebesar 1 miliar Yen (Rp 103 miliar).
Kabar gembira tersebut dibagikan oleh pihak staff anime Rantarou melalui akun media sosial X @nintama_eiga pada Kamis (08/01/2025), dicuitan status yang ditulis oleh staff di akun tersebut mengatakan, “Berkat dukungan antusias semua orang, pendapatan box office telah melampaui 1 miliar yen, Terima kasih. Film ini merupakan film terlaris sepanjang sejarah Nintama”
Jumlah 1 miliar Yen yang diperoleh oleh movie Rantarou ini didasarkan dari hasil total pendapatan kotor domestik kumulatif film per tanggal 8 Januari 2025 yang dikutip dari crunchyroll.com. Selain itu, movie Gekijouban Nintama Rantaro Dokutake Ninja-tai Saikyou no Gunshi yang dirilis pertama kalinya pada tanggal 20 Desember 2024 di Jepang ini, berhasil menghasilkan keuntungan sebesar 263 juta Yen (1,67 juta USD) dengan penjualan tiket sebanyak 184.000 tiket di minggu pertama, sehingga membuat movie ini berhasil menduduki peringkat pertama.
Selanjutnya, movie Nintama Rantarou ini juga bertahan di 10 besar selama tiga minggu berturut-turut, menempati peringkat keempat di minggu kedua dan minggu pertama, sedangkan di minggu keenam movie ini berada pada peringkat ketiga.
Dengan kesuksesan ini, movie Gekijouban Nintama Rantaro Dokutake Ninja-tai Saikyou no Gunshi menjadi salah satu movie tersukses sejak serial anime Rantarou dirilis di televisi Jepang. Untuk merayakan kesuksesan dari movie ini pihak studio akan merilis klip penuh aksi pertarungan antara Tenki, ahli strategi terkuat dari Dokutake Ninja Squad, dan siswa kelas enam dari Ninjutsu Academy.
Kesuksesan movie Rantarou ini tidak lepas dari cinta dan besarnya dukungan dari para penggemar anime Nintama Rantarou, hingga membuat movie ini berhasil mencetak prestasi.
Movie Gekijouban Nintama Rantaro Dokutake Ninja-tai Saikyou no Gunshi merupakan movie kedua yang dirilis dalam 13 tahun sejak movie pertamanya yang berjudul Ninjutsu Gakuen Zenin Shutsudou no Dan pada tahun 2011. Movie kedua Rantarou diproduksi berdasarkan pada novel spin-off dengan judul yang sama karya dari Kazuhisa Sakaguchi yang diterbitkan pada 2013.
Movie ini bercertia tentang Doi-sensei yang menghilang setelah ditantang berduel oleh Moroizumi Sonnamon, seorang ninja tasogaredoki. Saat Yamada-sensei dan siswa kelas 6 Akademi Ninjutsu mencari Doi-sensei, seorang pria berpakaian putih tiba-tiba muncul di Akademi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime
-
Anime Hirayasumi Umumkan 5 Seiyuu Baru Beserta Karakternya
-
Manga The Marshal King Resmi Akhiri Serialisasinya di Bab ke-34
-
Keigo Shinzo Umumkan Manga Hirayasumi Berakhir dalam 2 Bab Lagi
-
Novel Ascendance of a Bookworm Bagian 4 Diadaptasi Jadi Anime TV
Artikel Terkait
-
Rilis PV dan Key Visual, Anime Tougen Anki Akhirnya Ungkap Jadwal Tayang
-
Dr Stone Season 4 Kapan Rilis? Simak Jadwal dan Sinopsisnya
-
Anime Ghost of Tsushima: Legends Resmi Diproduksi, Tayang Tahun 2027
-
Sukses dengan Anime, Crunchyroll akan Hadirkan Platform Khusus untuk Manga
-
3 Drama Korea yang Hadir dengan Atmosfer Emosional dan Mendebarkan
Entertainment
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween
-
Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki
-
Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien
-
Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV
Terkini
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?