Yoo Yeon-seok masuk dalam daftar salah satu artis Korea Selatan yang tengah terjerat kasus sengketa pajak. Aktor dari When the Phone Rings itu menerima tagihan pajak sekitar 7 miliar won atau sekitar Rp79,1 miliar.
Angka tersebut disinyalir menjadi tagihan pajak terbesar yang pernah dibebankan kepada selebritas Korea Selatan.
KingKong by Starship Entertainment sebagai agensi dari sang aktor langsung merespons kabar itu dengan menyatakan tak ada penggelapan pajak yang dilakukan oleh aktor Hospital Playlist tersebut.
Agensi turut menjelaskan bahwa nilai pajak itu merupakan hasil dari perbedaan "dalam cara perwakilan pajak (Yoo Yeon-seok) dan otoritas pajak menafsirkan dan menerapkan hukum pajak."
"Penilaian pajak penghasilan ini belum disahkan atau diberitahukan secara resmi, dan kami tengah berencana secara aktif mengklarifikasi poin-poin pertentangan terkait penafsiran dan penerapan hukum melalui prosedur hukum yang sesuai."
Dilansir dari Korea Herald pada Selasa (18/3), tak hanya Yoo Yeon-seok yang tengah menghadapi pengawasan atas masalah pajak.
Pada Februari 2025, aktris Lee Honey yang terkenal berkat perannya melalui Knight Flower dan Extreme Job, turut dikenai denda pajak sebesar 6 miliar won.
Tahun lalu, aktor Park Hee-soon juga pernah menjalani pemeriksaan pajak oleh Kantor Pajak Daerah Seoul, yang membuat tagihan pajak tambahan sekitar 800 juta won.
Ketiga selebritas tersebut masing-masing mengelola perusahaan pribadi meski terhubung dengan agensi lain. Park Hee-soon, Lee Honey, dan Yoo Yeon-seok menjabat menjadi CEO Twopark Playground, Hanee, dan Forever Entertainment
Menurut hukum Korea, perusahaan biasanya dikenai pajak dengan tarif rendah dengan ambang batas yang lebih tinggi untuk pendapatan kena pajak, sehingga struktur perusahaan lebih menguntungkan untuk tujuan pajak.
Sementara itu, biaya yang berkaitan dengan pemeliharaan, perawatan kendaraan, serta operasi bisnis lainnya bisa dikurangkan menjadi biaya bisnis, yang secara efektif sekaligus mengurangi pendapatan kena pajak pemilik.
Para artis yang dilaporkan itu berpendapat bahwa perselisihan tersebut berawal dari perbedaan pandangan hukum pajak, bukan penghindaran pajak yang direncana.
Namun, publik menjadi makin kritis karena kecurigaan meningkat terhadap nama-nama terkenal yang diduga sengaja menghindari pajak miliaran dolar.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Sukses Besar! Sutradara Mengaku Sudah Siapkan Naskah Sekuel Film Hope
-
Review Insidious Out of the Further, Bumbu Baru yang Buat Penonton Bingung
-
Salip Moving, Made in Korea Jadi Drama Korea Termahal dengan Bujet Rp911 M
-
Sibuk World Tour, BTS Diincar Jadi Line-up Coachella 2027!
-
5 Pilihan Film Bioskop Pekan Ini, Temukan Tontonan Seru Akhir Pekanmu di Sini!
Artikel Terkait
-
Respons Kabar 40 Juta Piring China Diimpor untuk MBG, Kepala BGN Bilang Begini
-
Tangis Anak Mat Solar Pecah! Warisan Sengketa Rp3,3 Miliar Jadi Beban Berat
-
Pegawai Pajak Meninggal Dunia Diduga Gegara Beban Kerja, Begini Kronologinya
-
Sidang Sengketa Tanah Mat Solar Ditunda! Ahli Waris Jadi Penentu
-
Anak Mat Solar Nangis Kecewa Belum Bisa Perjuangkan Tanah Ayahnya Rp3,3 Miliar
Entertainment
-
Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan
-
Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice
-
Manga Even a Replica Can Fall in Love Siap Akhiri Kisah Nao di Volume 7
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu
Terkini
-
Dianggap Cacat, Jaksa di Bad Prosecutor Justru Melawan Penegak Hukum Korup
-
Ulasan Toy Story 5: Ketika Gadget Perlahan Mengambil Alih Masa Kecil Anak
-
Bukan Kisah Menyeramkan, Ini Keunikan Persahabatan di Buku The Skeleton and the Cat
-
Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat
-
Konten Mindfulness Maudy Ayunda Dikritik Tone Deaf, di Mana Letak Masalahnya?