Sistem kekuatan dalam anime kerap menjadi elemen kunci yang membedakan satu judul dengan judul lainnya. Tak jarang, justru aspek inilah yang membuat sebuah seri terasa lebih menonjol.
Di sejumlah anime, kekuatan spesial biasanya diperoleh lewat proses panjang, mulai dari latihan intens dan pengalaman bertarung secara terus menerus.
Namun, ada pula cerita yang menampilkan kekuatan luar biasa diberikan secara instan kepada karakter yang awalnya hanyalah orang biasa.
Tanpa banyak persiapan, mereka dipaksa untuk beradaptasi dan menggunakan kemampuan tersebut demi bertahan hidup atau menyelesaikan misi yang tak kalah besar.
Tak heran jika pendekatan ini kerap digunakan dan mampu menghasilkan cerita yang tak hanya seru, tetapi juga menghibur—seperti yang terlihat dalam 5 rekomendasi anime yang akan diulas dalam artikel berikut ini.
1. Zenshu
Zenshu mengikuti kisah Natsuko Hirose, seorang animator muda. Semua bermula ketika Natsuko dipercaya memimpin proyek animasi berskala besar dalam genre yang sama sekali asing baginya.
Tanggung jawab besar dan tekanan yang terus menerus akhirnya membuatnya kewalahan. Di puncak stres dan kelelahan, Natsuko meninggal dunia. Namun tak disangka, ia tiba-tiba terbangun di dunia film favoritnya.
Awalnya ia mengira dirinya telah kehilangan akal, namun kejadian-kejadian di sekitarnya berjalan sesuai dengan alur cerita yang ia kenal.
Natsuko mulai menyadari ada yang tak biasa. Ia mendapati bahwa lewat karya seninya, ia bisa mengubah jalan cerita dan bahkan menghidupkan karakter-karakter ciptaannya.
2. My Hero Academia
Izuku Midoriya lahir tanpa kekuatan super, tapi semangatnya untuk menjadi pahlawan tak pernah padam. Sejak kecil, ia mengidolakan All Might, sang pahlawan nomor satu.
Sayangnya, dunia tidak berpihak pada Izuku. Di tengah masyarakat yang mayoritas punya kekuatan super atau quirk, ia justru terlahir tanpa satu pun kemampuan.
Impiannya untuk menjadi pahlawan sempat nyaris pupus, sampai takdir mempertemukannya langsung dengan sang idola.
Pertemuan itu menjadi titik balik. All Might melihat sendiri keberanian Izuku yang rela mempertaruhkan nyawanya meski tanpa quirk.
Kagum dengan tekad anak muda itu, All Might akhirnya memilih Izuku sebagai pewaris One for All. One for All bukan sekadar quirk biasa.
Di dalamnya tersimpan gabungan kekuatan para pengguna sebelumnya dan menjadi salah satu quirk paling kuat dalam sejarah.
3. Takt Op. Destiny
Takt Op. Destiny mengisahkan dunia yang porak-poranda akibat serangan makhluk asing bernama D2.
Makhluk ini bereaksi terhadap rangsangan suara, hingga pada akhirnya musik dan segala bentuk melodi dilarang total demi keselamatan umat manusia.
Namun dari kehancuran itu, muncul harapan dalam bentuk Musicart—sosok perempuan dengan kekuatan tempur luar biasa yang lahir dari melodi dan emosi.
Mereka tak bisa bertarung sendiri. Dibutuhkan seorang Conductor yang memiliki kemampuan musikal tinggi.
Dalam anime ini, kita berjumpa dengan karakter Takt Asahina, mantan pianis jenius yang harus menghadapi situasi pelik ini bersama keluarga angkatnya.
Suatu ketika, kekuatan besar muncul secara tak terduga. Adik angkat Takt berubah menjadi Musicart, sementara Takt sendiri menjadi Conductor.
4. Inuyashiki: Last Hero
Di usia senjanya, hidup Ichirou Inuyashiki seolah makin tak berarti. Diabaikan keluarganya sendiri dan didiagnosis mengidap penyakit mematikan, ia merasa hidupnya tinggal menunggu waktu.
Namun sebuah peristiwa tak terduga membuat segalanya berbalik. Tubuh Ichirou mendadak berubah menjadi mesin berteknologi tinggi setelah terpapar objek misterius dari luar angkasa.
Kekuatan luar biasa pun kini ada di dalam dirinya, mulai dari kemampuan terbang, senjata canggih, hingga fisik yang hampir tak bisa dihancurkan.
Ichirou memilih menggunakan kemampuannya untuk menolong sesama dan menjelma menjadi sosok heorik di tengah masyarakat.
5. Fullmetal Alchemist: Brotherhood
Dalam dunia Fullmetal Alchemist: Brotherhood, alkimia bukanlah sekadar teori biasa. Ia adalah fondasi hidup yang memungkinkan manusia menciptakan sesuatu dari apapun yang ada, asalkan ada pertukaran setimpal (Equivalent Exchange).
Kisahnya dimulai dari dua kakak beradik, Edward dan Alphonse Elric, yang nekat melanggar aturan tertinggi dalam alkimia: menghidupkan kembali orang yang telah tiada.
Niat mereka membawa bencana. Tubuh Alphonse hilang sepenuhnya, dan Edward harus mengorbankan sebagian tubuhnya demi menyelamatkan sang adik.
Namun dari insiden itu, mereka justru melakukan transmutasi tanpa perlu lingkaran alkimia. Di dunia yang alkimia saja sudah sangat luar biasa, kekuatan ini jelas membuat mereka jadi sosok yang tak bisa diremehkan.
Baca Juga
-
Netflix Rilis Trailer The Gentlemen Season 2, Siap Tayang 3 September
-
Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027
-
Dituding Palsukan Kehamilan, Anne Hathaway Beri Balasan Menohok
-
3 Hari Tayang, Film The Last House Melesat Puncaki Top 10 Netflix Global
-
Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James
Artikel Terkait
-
3 Rekomendasi Novel Penulis Indonesia tentang Pendakian Gunung, Sudah Baca?
-
Suka Nonton The Life List? Ini 5 Film dengan Vibes Serupa yang Heartwarming
-
Bikin Hati Adem, Ini 3 Novel Jepang Berlatar Toko Buku dan Perpustakaan
-
5 Rekomendasi Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada Pabrik Gula hingga Jumbo
-
The Apothecary Diaries: 9 Kasus Paling Ikonik yang Pernah Dipecahkan Maomao
Entertainment
-
Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress
-
Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini
-
Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted
-
Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo
-
Sir Patrick Stewart, Pemeran Professor X, Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
Terkini
-
The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper
-
4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika
-
Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan
-
Birokrasi No Viral No Justice: Kenapa Pelayanan Publik Selalu Dipersulit?
-
Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian