- Keluhan Melly Goeslaw yang merasa ditinggal teman sejak jadi anggota DPR RI menuai kritik pedas dari psikolog Lita Gading.
- Lita Gading menilai pejabat publik tidak seharusnya mengeluh dan menyoroti latar belakang pendidikan Melly (lulusan SMA) yang dianggap memengaruhi kapasitasnya.
- Kasus ini kembali memicu perdebatan publik mengenai kompetensi dan kapabilitas selebriti yang terjun ke dunia politik.
Penyanyi sekaligus anggota DPR RI, Melly Goeslaw, tengah menjadi sorotan publik setelah membagikan curahan hati soal ditinggal teman sejak ia terjun ke dunia politik.
Melly mengaku merasakan perubahan hubungan sosial setelah resmi menjabat sebagai wakil rakyat. Namun, alih-alih menuai simpati, pernyataan tersebut justru berbalik menuai kritik dari kalangan profesional.
Salah satunya datang dari psikolog Lita Gading. Menurut Lita, seorang pejabat publik seperti Melly sebaiknya tidak mengumbar keluhan pribadi, apalagi di media sosial atau di hadapan awak media. Ia menilai tindakan tersebut bisa menimbulkan persepsi negatif dari masyarakat.
Tak berhenti di situ, latar belakang pendidikan Melly juga ikut disorot. Publik kembali mengaitkan dirinya dengan Mulan Jameela, sesama selebriti yang kini duduk di kursi DPR RI. Keduanya diketahui memiliki pendidikan terakhir di tingkat SMA, sesuatu yang dianggap sebagian pihak tidak sejalan dengan besarnya tanggung jawab sebagai wakil rakyat.
Lita Gading bahkan menyebut, pendidikan rendah bisa berdampak pada kapasitas dalam memahami persoalan masyarakat yang kompleks.
“Gimana mau mewakili rakyat kalau yang dilakukan oleh dia sendiri tidak benar, tidak becus, dan tidak paham. Duh apalagi sekelas SMA, mohon maaf ya,” ucap Lita, dikutip dari Instagramnya, Selasa (16/9/2025).
Fenomena selebriti yang masuk ke dunia politik memang bukan hal baru di Indonesia. Namun, hal ini selalu mengundang pro dan kontra, terutama soal kompetensi dan kapabilitas.
Kasus Melly Goeslaw menunjukkan bahwa menjadi figur publik sekaligus pejabat negara menuntut sikap yang lebih hati-hati, baik dalam bertutur maupun bertindak.
Sebab, setiap ucapan maupun keluhan yang diungkapkan, sekecil apa pun, bisa dengan mudah menjadi sorotan luas dan memengaruhi citra mereka di mata masyarakat.
Manfaat Kuliah Sebelum Terjun ke Dunia Politik
Kuliah memiliki banyak manfaat penting bagi mereka yang ingin terjun ke dunia politik. Melalui pendidikan tinggi, seseorang dapat mengasah kemampuan berpikir kritis dan rasional yang sangat dibutuhkan untuk mengambil keputusan tepat dalam menghadapi persoalan masyarakat.
Aktivitas kampus juga melatih keterampilan komunikasi serta negosiasi, yang berguna untuk membangun relasi dan kepercayaan publik.
Selain itu, lingkungan perkuliahan memberikan kesempatan memperluas jaringan dengan dosen, mahasiswa, maupun tokoh publik, sekaligus membuka peluang karier di bidang pemerintahan.
Bekal pengetahuan tentang isu sosial dan politik yang diperoleh dari kuliah juga menjadikan individu lebih siap dan kompeten sebagai wakil rakyat.
Baca Juga
-
Hangout Makin Kece dengan Sontek 4 Ide Daily OOTD ala Karina aespa Ini!
-
Ribuan Al-Qur'an Masih Utuh, Begini Kronologi Rumah Anisa Rahma Kebakaran
-
Alyssa Daguise Tempuh Prenatal Acupuncture Demi Persalinan Normal
-
Tampil Timeless dengan 4 Ide OOTD ala Ahn Hyo Seop dengan Nuansa Earthy
-
Ahmad Dhani Spill Rencana Dul Jaelani dan Tissa Biani, Siap ke Pelaminan?
Artikel Terkait
-
Driver Ojol Ancam Ramai-ramai Matikan Aplikasi saat Demo di DPR dan Istana Besok, Ini 7 Tuntutannya
-
Khawatir Gejolak Sosial, Komisi II DPR Minta Mendagri Setop Efisiensi Transfer Dana ke Daerah
-
'Jangan Selipkan Kepentingan Partai!' YLBHI Wanti-wanti DPR di Seleksi Hakim Agung
-
Nasib 16 Calon Hakim Agung Ditentukan Besok, Komisi III DPR Gelar Rapat Pleno
-
Masih Sebatas Usulan, Menteri HAM Ternyata Belum Sampaikan ke DPR soal Lapangan Demo
Entertainment
-
Sinopsis Lets Begin Again, Drama Thailand Dibintangi Namtarn Pichukkana
-
5 Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada Salmokji dan Devil Wears Prada 2
-
Diisi Para Aktor Ternama, Netflix Produksi Film Politik Baru The Generals
-
Sempat Ramai, Sekuel Film Clueless Batal Dibuat
-
Tiket Ludes Sekejap! Fanmeeting NCT JNJM 'Duality' di Jakarta Tambah Hari
Terkini
-
DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan