Nintendo merilis first look film live-action The Legend of Zelda. Dalam film ini, Bo Bragason memerankan sang putri tituler, sementara Benjamin Evan Ainsworth tampil sebagai sang ksatria pelindungnya, Link. Dichen Lachman turut bergabung sebagai Impa.
Film ini diadaptasi dari seri gim buatan Nintendo. Proyek ini diproduksi oleh Columbia Pictures bersama Nintendo dan akan didistribusikan oleh Sony Pictures Releasing.
Wes Ball duduk di kursi sutradara sekaligus produser, berdampingan dengan Shigeru Miyamoto, Avi Arad, dan Joe Hartwick Jr. Naskahnya ditulis oleh Derek Connolly dan T. S. Nowlin.
“Proses syuting film live-action The Legend of Zelda saat ini sedang berlangsung di lokasi bernuansa alam yang rimbun, dengan Bo Bragason yang berperan sebagai Zelda dan Benjamin Evan Ainsworth sebagai Link. Syuting berjalan sesuai jadwal menuju perilisan pada 7 Mei 2027. Masih akan butuh waktu sampai filmnya siap, jadi kami berharap kalian dapat menunggu dengan sabar dan menantikan kehadirannya," bunyi cuitan akun X @Nintendo, dikutip pada Selasa (18/11/2025).
Karakter Zelda dan Link telah mengalami berbagai desain ulang sepanjang hampir 40 tahun perjalanan seri The Legend of Zelda—mulai dari tampilan kartunis hingga nuansa yang lebih gelap dan serius.
Namun, foto-foto terbaru ini menunjukkan bahwa film The Legend of Zelda tampaknya mengambil inspirasi dari The Legend of Zelda: Breath of the Wild pada 2017. Hal itu terlihat jelas dari kostum atas berwarna biru yang dikenakan Bo Bragason.
Pilihan ini dirasa masuk akal mengingat Breath of the Wild merupakan game terlaris dalam sejarah seri The Legend of Zelda, sekaligus menjadikan desain tersebut sebagai salah satu yang paling mudah dikenali oleh publik.
Gagasan untuk mengangkat The Legend of Zelda ke layar lebar sebenarnya sudah lama menjadi bahan perbincangan di kalangan penggemar setianya. Bahkan, sempat beredar kabar bahwa proyek film ini pernah masuk tahap pengembangan di Netflix.
Momentum baru muncul setelah The Super Mario Bros. Movie meledak di pasaran pada 2023. Keberhasilan tersebut membuat Hollywood kembali melirik adaptasi gim sebagai IP yang potensial. Di tengah antusiasme itu, proyek film live-action The Legend of Zelda pun mendapat lampu hijau.
Alur cerita The Legend of Zelda versi film memang belum diungkap.dan cukup sulit diprediksi mengingat seri gimnya kerap mengalami reinventing dari satu judul ke judul lain.
Namun, pola dasarnya biasanya tetap sama: Ganondorf mengancam Zelda dan seluruh dunia Hyrule. Pada titik inilah Link terpanggil untuk memulai petualangan, menjalankan misi untuk menyelamatkan sang putri sekaligus memulihkan keseimbangan.
Film live-action The Legend of Zelda awalnya direncanakan tayang di bioskop pada 26 Maret 2027, namun jadwalnya diundur ke 7 Mei 2027 demi memberi lebih banyak waktu untuk proses pascaproduksi.
“Dengan mempertimbangkan kebutuhan produksi, kami mengubah tanggal rilis film live-action The Legend of Zelda,” kata Shigeru Miyamoto dalam pernyataannya saat itu.
“Tayangnya akan beberapa minggu lebih lambat dari yang kami umumkan sebelumnya dan kami akan memanfaatkan waktu tambahan ini untuk membuat filmnya sebaik mungkin,” tambahnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027
-
Dituding Palsukan Kehamilan, Anne Hathaway Beri Balasan Menohok
-
3 Hari Tayang, Film The Last House Melesat Puncaki Top 10 Netflix Global
-
Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James
-
Sang Putra Ikuti Jejaknya Berkarier Jadi Aktor, Begini Reaksi Mark Ruffalo
Artikel Terkait
-
Sony & Nintendo Rilis Cuplikan Perdana Film Live-Action Legend of Zelda
-
Donny Damara Kritik Gen Z, Anggap Mudah Mengadu dan Tersinggung
-
Film Live-Action The Legend of Zelda Tayang 2027, Begini Penampakan Pertamanya
-
Terima Penghargaan Honorary Oscar, Tom Cruise Sampaikan Pesan Haru
-
Sinopsis De De Pyaar De 2, Film Terbaru Ajay Devgan dan Rakul Preet Singh
Entertainment
-
Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026
-
Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Flirty dan Sensual! Katseye Jadi Pusat Perhatian di Lagu Hootie Frutti
-
Xdinary Heroes Batalkan Fan Meeting THE X-TOWN, Mengapa?
Terkini
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan