Sekar Anindyah Lamase | Anggia Khofifah P
Anime Gnosia (X/MangaMoguraRE)
Anggia Khofifah P

Anime sci-fi misteri Gnosia resmi melanjutkan ceritanya ke cour kedua yang diberi judul Truth Arc (Shinso-hen). Pengumuman ini disampaikan melalui trailer terbaru yang dirilis menjelang penayangan perdananya pada 10 Januari 2026 pukul 24.00 JST, atau secara efektif 11 Januari 2026 pukul 00.00 JST, sekaligus menandai bahwa adaptasi anime dari game social deduction populer ini masih jauh dari kata selesai.

Sebelumnya, cour pertama Gnosia telah tayang sejak 11 Oktober 2025 dan berakhir pada episode ke-12 yang ditayangkan pada 27 Desember 2025.

Meski alur cerita awalnya telah memperkenalkan dunia penuh kecurigaan di dalam pesawat luar angkasa, episode terakhir cour pertama justru membuka lebih banyak pertanyaan. Hal inilah yang membuat kelanjutan cerita di Truth Arc menjadi sangat dinantikan, terutama karena fokus narasi disebut akan mengarah pada pengungkapan kebenaran di balik siklus, identitas Gnosia, dan penyelidikan yang dilakukan oleh Yuri.

Gnosia sendiri merupakan adaptasi dari game sci-fi social deduction RPG karya Petit Depotto yang pertama kali dirilis pada 2019 untuk PlayStation Vita. Seiring waktu, game ini kemudian di-port ke berbagai platform lain seperti Nintendo Switch, Steam, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X/S, hingga Microsoft Store.

Menurut deskripsi resmi Nintendo Store yang dikutip Anime Trending, cerita Gnosia berpusat pada sekelompok kru pesawat luar angkasa yang terjebak bersama ancaman misterius bernama "Gnosia", makhluk yang menyamar sebagai manusia dan perlahan membunuh kru satu per satu.

Dalam situasi penuh paranoia tersebut, para kru harus berdiskusi, saling menuduh, dan mengambil keputusan sulit untuk menempatkan individu yang paling mencurigakan ke dalam "cold sleep" demi bertahan hidup.

Mekanisme ini membuat Gnosia kerap disamakan dengan permainan Werewolf atau Mafia, namun dibalut latar sci-fi dan sistem pengulangan waktu yang kompleks.

Seiring progres permainan, jumlah peran, kru, dan Gnosia meningkat, membuat kebenaran semakin sulit dibedakan dari kebohongan. Elemen inilah yang menjadi kekuatan utama cerita dan kini diterjemahkan ke dalam format anime.

Untuk adaptasi animenya, Gnosia digarap oleh studio domerica dengan Kazuya Ichikawa sebagai sutradara, yang sebelumnya dikenal lewat The World Ends with You: The Animation. Penulisan dan komposisi seri ditangani oleh Jukki Hanada, sosok berpengalaman yang juga terlibat dalam Love Live! dan Sound! Euphonium. Desain karakter dikerjakan oleh Arisa Matsuura, sementara musik digubah oleh Hideyuki Fukasawa.

Dari sisi musik, anime ini juga menghadirkan deretan lagu yang cukup mencuri perhatian. Lagu pembuka dibawakan oleh MAISONdes berjudul Bake no Kawa feat. Kobo Kanaeru, Kasane Teto, Giga & TeddyLoid. Untuk lagu penutup, sebelumnya Ling Tosite Sigure mengisi ending theme Loo% Who%, sementara pada cour kedua, ending theme baru berjudul Floor Killer akan dibawakan oleh grup hip-hop Umeda Cypher.

Jajaran pengisi suara (seiyuu) Gnosia turut menjadi daya tarik tersendiri. Anime ini menghadirkan banyak seiyuu papan atas, di antaranya Chika Anzai sebagai Yuri, Ikumi Hasegawa sebagai Setsu, Akari Kito sebagai SQ, Hiroki Nanami sebagai Rakio, Asami Seto sebagai Gina, Tomokazu Seki sebagai Shigemichi, Saori Hayami sebagai Stella, Aoi Yuki sebagai Yuriko, Ayane Sakura sebagai Comet, Yuichi Nakamura sebagai Chipie, Kenjiro Tsuda sebagai Jonas, Kana Hanazawa sebagai Otome, Takeo Otsuka sebagai Remnan, dan Takuya Eguchi sebagai Sha-Ming.

Dengan dimulainya Truth Arc, banyak penggemar berharap anime Gnosia akan semakin berani mengeksplorasi sisi filosofis dan psikologis ceritanya.

Anime News Network mencatat bahwa cour kedua ini digadang-gadang menjadi titik balik penting yang memperdalam misteri utama, sekaligus menyajikan jawaban yang telah lama ditunggu.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS