Kehidupan masa sekolah pastilah diisi dengan beragam kegiatan dan kenangan luar biasa. Entah ambisi meraih peringkat tertinggi, dibully, atau bertemu orang-orang keren. Yah pokoknya pasti ada saja warnanya. Nah, kalau kamu suka anime yang mengangkat kisah SMA minus cinta-cintaan, mungkin Sakamoto De Suga bisa jadi pilihan.
Minim Episode
Melansir IMDb, Sakamoto De Suga tadinya adalah serial manga karya Nami Sano yang tayang pada 14 April 2012 - 14 Desember 2015 di majalah Harta terbitan Enterbrain. Dengan mengusung genre seinen dan komedi, manga ini selesai dalam 4 volume saja.
Kemudian serial manganya diadaptasi menjadi anime yang tayang pada 8 April 2016 dengan total 13 episode. Melibatkan sutradara sekaligus penulis script Shinji Takamatsu, dan diproduksi oleh Studio Deen.
Dalam 13 episode ini saja, dijamin kamu bakal ngakak abis.
Keseharian Sakamoto di Sekolah
Sakamoto De Suga sendiri fokus pada keseharian Sakamoto di sekolah sebagai siswa SMA. Namun, tentunya bukan siswa biasa, melainkan siswa cerdas dan jenius yang selalu memiliki akal dan solusi nyeleneh untuk setiap masalah.
Sakamoto nggak hanya dikenal sebagai siswa pintar dengan peringkat atas saja, melainkan siswa paling keren. Visualnya menawan dengan style seragam rapi khas murid teladan, rambut hitam klimis, dan kacamata yang membuatnya lebih keren dan dikagumi oleh para siswi. Tipe cowok populer yang nggak red flag kataku mah.
Murid Keren, Paling Keren, dan Keren Abis!
Visual Sakamoto digambarkan dengan tubuh tinggi tegap yang senantiasa mengenakan seragam rapi. Berambut hitam klimis, dan menggunakan kacamata yang kian menambah pesonanya sebagai siswa pintar. Dia juga menguasai bidang akademik maupun non akademik, dan nilainya selalu tinggi.
Selain itu, dia dijuluki dengan slogan: cool, cooler, coolest. Pokoknya dia yang paling keren deh satu SMA!
Kemudian, Hikaru Midorikawa sebagai pengisi suaranya juga sukses membawakan karakter keren Sakamoto yang juga misterius. Nada bicaranya selalu datar, nyaris tanpa emosi kecuali senyum kecil yang bikin musuh makin tertekan.
Konflik Berbeda di Tiap Episode
Sakamoto De Suga sendiri memang memiliki total episode yang minim yakni berjumlah 13. Namun, eksekusinya cukup menarik karena menyajikan 13 konflik berbeda di setiap episodenya. Nggak seperti Yubisaki to Renren yang fokus pada satu konflik sepanjang alur anime.
Sehingga, anime ini worth it banget untuk ditonton tanpa harus diawali episode pertama.
Konfliknya sendiri masih seputar anak sekolah sih, cuman ada juga yang nyeleneh sampai nggak masuk logikaku. Seperti di episode pertama, saat Sakamoto dibully oleh tiga siswa dan mereka pun terjebak di laboratorium lantai dua. Ditambah lagi, ada cairan kimia yang nggak sengaja tersenggol hingga mengakibatkan kebakaran. Alih-alih memadamkan api, Sakamoto justru membuat suara bising sehingga para guru di lantai pertama bisa menyelamatkan mereka.
Dan sekian solusi unik ala Sakamoto, baik saat menolak cinta ibunya Kubota, melawan geng Hayabusa senpai, hingga menyelamatkan ayah Hayabusa dari perampok. Tentu saja dieksekusi dengan nyeleneh dan nggak bisa ditebak ya.
Ending yang Terkesan Aneh
Keseharian Sakamoto yang selalu unik nan aneh, kupikir bakal lebih seru lagi setelah momentum naik kelas. Sebab, di upacara perpisahan kakak kelas tiga, Sakamoto rela dipukuli oleh Acchan dan menjadikannya sebagai pertunjukan panggung. Hal itu selain mengundang kagum, juga membuat para siswa siswi semakin respect padanya, tak terkecuali Hayabusa senpai.
Namun, di akhir aku justru sedikit kecewa. Memang masih masuk logika, tapi rasanya terlalu dipaksakan. Dengan segala kekocakan murid paling keren, kemudian ditutup dengan dia yang ikut bergabung dengan NASA untuk proyek pergi ke Mars.
Like, what the?!
Namun, kembali lagi pada karakter Sakamoto yang keren dan selalu punya solusi nyeleneh yang nggak bisa ditebak. Mungkin ending aneh ini juga sebagai manifestasi karakternya ya. After all, aku memberikan nilai 8 dari 10 untuk Sakamoto De Suga. Baik untuk alur dan genre lucu, karakter keren, dan art garapan Studio Deen yang nyaman di mata.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tradisi Megengan Kediri: Kenduri Jawa Menyambut Bulan Ramadan
-
The Power of Gardening: Cara Ampuh Menghilangkan Stres dengan Berkebun
-
Pengantin Perempuan Misterius di Dekat Bangunan Gereja
-
Ekoterapi: Pentingnya Ruang Hijau Bagi Kesehatan Mental Masyarakat
-
The Power of Nature: Cara Sederhana Menghilangkan Stres dengan Kembali ke Alam
Artikel Terkait
Ulasan
-
Drama China Everyone Loves Me: Saat Nyata dan Maya, Hatinya Berbalik Arah
-
The Bitcoin Standard: Ketika Uang, Sejarah, dan Masa Depan Ekonomi
-
Mengapa The Raid Menjadi Film Aksi Terbaik Dekade Ini?
-
Sinopsis Asrama Putri: Horor Nyata Tentang Bullying dan Prostitusi Ilegal
-
Novel Her Own Hero, Perjuangan Perempuan Merebut Ruang Publik
Terkini
-
Sambut Ultah ke-20 BigBang, Program Good Day Bareng G-Dragon Garap Season 2
-
4 Series iPhone Ini Lagi Turun Harga! Cek Update Harga Terbarunya di Sini
-
Akhirnya Terungkap! Intip 4 Buah Iblis Terpenting dalam Sejarah One Piece
-
Samsung Luncurkan Laptop Galaxy Book6 Series, Usung Prosesor Baru Intel 18A
-
Ramadan dan Gaya Hidup Konsumtif: Mengapa Keuangan Jadi Kacau?