Asosiasi Japan Academy Film Prize telah mengumumkan daftar penerima Award of Excellence untuk kategori Best Animated Film menjelang malam puncak penghargaan ke-49 yang akan digelar pada 13 Maret 2026 di Grand Prince Hotel New Takanawa, Tokyo.
Penghargaan ini sering disebut sebagai "Oscar-nya Jepang" karena prestise dan pengaruhnya dalam industri film nasional.
Tahun ini, persaingan kategori film animasi dinilai sangat ketat. Lima judul resmi yang masuk daftar Award of Excellence sekaligus menjadi nominasi Best Animated Film adalah:
- Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc,
- Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle,
- 100 Meters,
- Peleliu: Guernica of Paradise, dan
- Detective Conan: One-eyed Flashback
Seluruh film tersebut memenuhi syarat karena dirilis di Jepang dalam rentang 1 Januari hingga 31 Desember 2025.
Sorotan terbesar tentu tertuju pada dua raksasa anime modern, yakni Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle dan Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc.
Infinity Castle melanjutkan dominasi komersial Demon Slayer sebagai fenomena global. Film ini bahkan disebut telah melampaui kesuksesan Mugen Train dari sisi pendapatan, memperkuat posisinya sebagai salah satu film anime terlaris sepanjang masa.
Di sisi lain, Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc menorehkan prestasi melalui jalur kritis dan apresiasi penonton. Film ini mendapat respons luar biasa di berbagai platform ulasan internasional.
Dikutip dari Crunchyroll, Reze Arc menjadi film dengan rating tertinggi di Letterboxd sepanjang 2025 dan menempati posisi sebagai salah satu anime dengan penilaian terbaik sepanjang sejarah di MyAnimeList.
Tiga nominasi lain juga memberi warna tersendiri. 100 Meters menuai pujian atas kualitas animasi dan penyutradaraan visualnya yang berani. Peleliu: Guernica of Paradise menawarkan pendekatan sejarah dan drama perang yang jarang diangkat dalam format animasi arus utama.
Sementara itu, Detective Conan: One-eyed Flashback kembali menegaskan status Detective Conan sebagai ikon budaya pop Jepang yang konsisten hadir di ajang penghargaan, meskipun hingga kini belum pernah membawa pulang gelar Best Animated Film.
Menariknya, peta persaingan tahun ini terasa semakin terbuka karena sejarah pemenang yang beragam. Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Movie: Mugen Train memenangkan kategori ini pada 2020, sementara tahun lalu giliran Look Back (adaptasi manga karya Tatsuki Fujimoto) yang meraih penghargaan utama sekaligus Creative Contribution Award. Hal ini menunjukkan bahwa Japan Academy Film Prize tidak terikat pada satu gaya atau genre tertentu.
Di luar kategori animasi, asosiasi juga mengumumkan bahwa sutradara legendaris Gisaburo Sugii akan menerima Award for Distinguished Service from the Chairman. Sugii dikenal luas melalui karyanya di serial Touch, keterlibatannya sebagai animator di Astro Boy versi awal, serta penyutradaraan film seperti Street Fighter II: The Animated Movie dan Cinnamoroll: The Movie. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasinya yang panjang dalam dunia animasi Jepang.
Japan Academy Film Prize sendiri baru menambahkan kategori film animasi pada 2006. Sejak saat itu, hanya segelintir judul yang berhasil menembus pengakuan ganda di Jepang dan Academy Awards Amerika Serikat. Hingga kini, film-film seperti Spirited Away dan The Boy and the Heron karya Hayao Miyazaki tercatat sebagai contoh langka yang memenangkan penghargaan animasi di kedua ajang tersebut.
Dengan nominasi tahun ini, Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc, Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle, dan 100 Meters juga dinilai berpeluang untuk masuk persaingan Oscar kategori Animated Feature. Meski sejarah menunjukkan bahwa anime non-Miyazaki jarang mendapat pengakuan di Oscar, dinamika industri global yang terus berubah membuat peluang tersebut tetap terbuka.
Kini, publik tinggal menunggu pengumuman pemenang Best Animated Film pada 13 Maret mendatang.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belum Berakhir, Waralaba The Conjuring Umumkan Film Baru First Communion
-
Dampak Hiatus Manga, Episode Anime Frieren Season 2 Dipastikan Lebih Sedikit
-
Berlatar Pasca Season 2, Anime Medalist Umumkan Proyek Film Tayang 2027
-
Lineup AnimeJapan 2026: Ada One Piece, Jujutsu Kaisen, hingga Frieren Musim 2
-
Manga Bocchi the Rock! Masuki Hiatus Panjang, Season 2 Anime Tetap Berjalan
Artikel Terkait
-
Hadiri Premier Film Penerbangan Terakhir, Bella Damaika Mantan Selingkuhan Pilot Tuai Hujatan
-
Belum Berakhir, Waralaba The Conjuring Umumkan Film Baru First Communion
-
Rilis Februari 2026, Psycho Killer Usung Horor Satanic dan Teror Mematikan
-
Berlatar Pasca Season 2, Anime Medalist Umumkan Proyek Film Tayang 2027
-
The Exorcist Siap Rilis Maret 2027, Scarlett Johansson Jadi Pemeran Utama
Entertainment
-
Rilis Februari 2026, Psycho Killer Usung Horor Satanic dan Teror Mematikan
-
Belum Berakhir, Waralaba The Conjuring Umumkan Film Baru First Communion
-
Dampak Hiatus Manga, Episode Anime Frieren Season 2 Dipastikan Lebih Sedikit
-
Berlatar Pasca Season 2, Anime Medalist Umumkan Proyek Film Tayang 2027
-
The Exorcist Siap Rilis Maret 2027, Scarlett Johansson Jadi Pemeran Utama
Terkini
-
Novel Cahaya Cinta di Manchester: Ketulusan Terbukti oleh Perjuangan
-
Hanya Dapatkan Tim-Tim Semenjana di FIFA Series, Masih Yakin Indonesia Anak Emas FIFA?
-
4 Rekomendasi Tablet Windows Pengganti Laptop Pilihan Terbaik untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
4 Micellar Water Mentimun untuk Mengembalikan Kesegaran pada Kulit Lelah
-
Berdamai dengan Keresahan, Cara Menerima Diri Tanpa Perlu Jadi Motivator Karbitan