Sekar Anindyah Lamase | Raysazahra A.M
Potret Sydney Sweeney (Instagram/sydney_sweeney)
Raysazahra A.M

Sydney Sweeney resmi membintangi sekaligus menjadi produser proyek film yang diadaptasi dari novel klasik The Custom of the Country karya Edith Wharton. Film ini akan mengangkat kisah ambisi, kelas sosial, dan perempuan yang menolak tunduk pada batasan zamannya.

Proyek tersebut didukung oleh Studiocanal bersama Rabbit’s Foot Films, rumah produksi milik Charles Finch. Josie Rourke ditunjuk menggarap film ini sebagai sutradara sekaligus penulis skenario. Proses produksi disebut akan dimulai dalam waktu dekat.

The Custom of the Country sendiri mengikuti perjalanan Undine Spragg, seorang perempuan yang menikah dan bercerai beberapa kali demi mengejar status sosial tertinggi di lingkar elite Fifth Avenue, New York. 

Kepada Deadline, Josie Rourke mengatakan bahwa karakter Undine terasa sangat modern, meski novel tersebut ditulis lebih dari satu abad lalu, tepatnya pada 1913. Bahkan, selama menulis naskah film ini, ia tak pernah membayangkan sosok lain selain Sydney Sweeney untuk peran utama.

Aku terus membayangkan Sydney saat menulis naskah ini. Seolah-olah Edith Wharton sudah memprediksi masa depan dan menulis karakter ini khusus untuknya,” kata Josie Rourke, dikutip pada Kamis (22/1/2026).

Ia menambakan, “Undine Spragg telah lama memikat, menggoda, sekaligus membuat pembaca frustrasi. The Custom of the Country adalah novel Amerika terbesar Wharton. Undine melaju cepat melintasi Amerika dan Eropa di tengah perubahan ekonomi dan sosial yang besar. Novel ini terasa sangat modern, dan selama menulis adaptasinya, Sydney Sweeney terus hadir di benakku sebagai karakter ikonik ini. Aku sangat antusias bekerja dengan aktor bercahaya ini, Charles Finch, Alison Owen, dan Studiocanal untuk membawa novel ini ke layar lebar.

Dalam film ini, Sydney Sweeney memerankan Undine Spragg, perempuan ambisius asal wilayah Midwest yang bertekad menembus lingkar elite sosial New York.

Dengan memanfaatkan pesona dan keberaniannya, Undine perlahan menyusup ke kalangan kelas atas demi mewujudkan ambisi pribadi serta impian hidup yang ia kejar tanpa kompromi.

Selain tampil sebagai pemeran utama, Sydney Sweeney juga terlibat di balik layar sebagai produser. Ia bergabung dengan Charles Finch, Alison Owen dari Monumental Pictures, serta Studiocanal dalam menggarap proyek adaptasi ini.

Proses pemilihan pemain pendukung saat ini tengah berlangsung. Sementara produksi film berada di bawah pengawasan jajaran eksekutif Studiocanal, yakni Ron Halpern selaku EVP of Global Production, Shana Eddy-Grouf sebagai US Chief Content Officer, serta Isobel Carter yang menjabat VP of Development and Production.

Di luar itu, Sydney Sweeney juga tengah menikmati momentum besar lewat film The Housemaid. Film produksi Lionsgate tersebut secara mengejutkan menjelma menjadi salah satu capaian box office terbesar sepanjang karier Sydney Sweeney.

Laporan terbaru menyebut pendapatan global The Housemaid kini telah melampaui 250 juta dolar AS. Angka ini melonjak signifikan hanya dalam waktu singkat, mengingat pekan sebelumnya film tersebut baru saja menembus 200 juta dolar AS.

Film ini diadaptasi dari novel karya Freida McFadden, dengan skenario ditulis Rebecca Sonnenshine dan disutradarai Paul Feig. Jajaran pemain lainnya diisi Amanda Seyfried, Brandon Sklenar, dan Michele Morrone

Kesuksesan besar tersebut mendorong Lionsgate untuk mengembangkan sekuelnya. Studio telah mengonfirmasi tengah menggarap kelanjutan cerita dengan judul sementara The Housemaid’s Secret.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS