Isu penggunaan aktor berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam industri film kembali jadi sorotan dan menuai reaksi keras dari publik. Namun di saat banyak pihak menyuarakan kekhawatiran, Chris Pratt justru blak-blakan berkata bahwa ia tak merasa keberadaan teknologi tersebut akan mengancam kariernya.
Berbicara kepada media Variety, Chris Pratt mengaku dirinya sama sekali tidak merasa terancam oleh kemunculan performer sintetis. Ia bahkan menyebut kegaduhan seputar figur AI bernama Tilly Norwood sebagai sesuatu yang berlebihan.
“Aku tidak merasa akan digantikan oleh AI. Aku dengar soal Tilly Norwood ini, dan menurutku itu semua omong kosong. Aku belum pernah melihat dia di film mana pun. Aku bahkan tidak tahu siapa dia. Semua ini masih palsu sampai benar-benar ada buktinya,” tutut Chris Pratt, dikutip pada Kamis (22/1/2026).
Chris Pratt tidak menutup mata terhadap perkembangan teknologi AI secara lebih luas. Menurutnya, ada banyak pemanfaatan AI yang tidak secara langsung mengancam pekerjaan manusia dan justru bisa menjadi alat yang sangat berguna jika berada di tangan yang tepat.
“Aku pikir AI bisa jadi alat yang luar biasa. Memang, teknologi ini pasti akan mengganggu industri. Tapi aku yakin para pembuat film hebat akan tetap membuat film-film hebat,” ungkapnya.
Baginya, aspek paling mendasar dalam seni tidak mungkin digantikan oleh mesin. Ia menilai esensi karya kreatif (baik dalam penyutradaraan, penulisan naskah, hingga akting) berakar pada pengalaman manusia yang tak bisa disintetis.
“Aku tidak percaya jiwa manusia dari seorang sutradara, penulis, aktor, atau penyanyi bisa digantikan. Semua itu membutuhkan hasrat, penderitaan, dan visi manusia dalam seni,” katanya.
Pernyataan Chris Pratt soal aktor AI disampaikan di tengah promosinya untuk film terbarunya, Mercy, proyek layar lebar yang juga menyinggung relasi manusia dengan teknologi di masa depan.
Ceritanya mengikuti Detektif Chris Raven yang mendapati dirinya dituduh membunuh istrinya sendiri. Ia hanya punya 90 menit untuk membuktikan kelayakan dirinya di hadapan hakim AI supercanggih bernama Judge Maddox sebelum sistem peradilan otomatis itu menjatuhkan hukuman.
Di sisi lain, bama Tilly Norwood menjadi sorotan setelah diperkenalkan sebagai performer AI oleh Eline Van der Velden. Karakter sintetis tersebut diperkenalkan ke publik pada ajang Zurich Film Festival tahun lalu, lengkap dengan klaim bahwa Tilly akan segera memiliki agen representasi layaknya aktris sungguhan.
Namun, kemunculan Tilly menuai penolakan dari industri hiburan. SAG-AFTRA bahkan menilai teknologi tersebut berpotensi menggunakan penampilan yang dicuri untuk menggusur aktor dari pekerjaannya, membahayakan mata pencaharian para performer, serta merendahkan nilai seni yang diciptakan manusia.
Pandangan soal AI di dunia film sendiri memang terus memicu perdebatan di Hollywood. Sebelumnya, Leonardo DiCaprio juga pernah menyinggung isu serupa dan menilai bahwa AI tak memiliki sisi kemanusiaan sehingga sulit disebut sebagai seni yang autentik.
“AI bisa menjadi alat pendukung bagi sineas muda untuk menciptakan sesuatu yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Tapi menurutku, sesuatu hanya bisa benar-benar disebut seni jika lahir dari manusia,” ujar Leonardo DiCaprio dalam sebuah wawancara pada Desember lalu.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Netflix Rilis Trailer The Gentlemen Season 2, Siap Tayang 3 September
-
Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027
-
Dituding Palsukan Kehamilan, Anne Hathaway Beri Balasan Menohok
-
3 Hari Tayang, Film The Last House Melesat Puncaki Top 10 Netflix Global
-
Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James
Artikel Terkait
-
Cukup Menantang, Pemain Film Horor Tolong Saya! Dowajuseyo Buka-bukaan Soal Syuting di Korea
-
Indonesia Hadapi Kesenjangan Adopsi AI: 93% Profesional Terpapar, Namun Organisasi Belum Siap
-
Beby Salsabila Ungkap Kisah Nyata di Balik Film Horor Tolong Saya! (Dowajuseyo)
-
Deepfake, AI, dan Ancaman Baru untuk Demokrasi Digital
-
Sinopsis Senin Harga Naik, Film Keluarga yang Tayang Lebaran 2026
Entertainment
-
Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me
-
Bosan Slasher? Ini 9 Film Folk Horror yang Cocok Ditonton saat Halloween
-
King's Proposal Diadaptasi Anime TV, Rie Takahashi Isi Suara Karakter Utama
-
Sinopsis Eugenia, Drama Misteri Jepang Terbaru Kishii Yukino dan Kiryu Mai
-
Hey, Somebody oleh Xiaojun WayV: Lagu Debut Solo Penuh Pesan Penyemangat
Terkini
-
Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta
-
Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!
-
Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah
-
Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi
-
Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar