Agnez Mo kembali menjadi perbincangan setelah menerima komentar bernada nyinyir dari seorang warganet.
Penyanyi yang telah meniti karier internasional ini menjadi sasaran cibiran terkait keberadaannya di Singapura, yang dianggap tak relevan dengan statusnya sebagai musisi global.
Komentar tersebut muncul melalui akun media sosial @adamsitorus88 dan kembali disorot lewat unggahan Threads akun @albertha_reo pada Minggu, 8 Februari 2026.
Dalam komentarnya, warganet itu menuliskan, "Di Singapura kirain mau tur dunia eh lupa GK terkenal sih alias Flop."
Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang perhatian publik.
Balasan Agnez Mo yang Menohok tapi Santai
Tak memilih diam, Agnez Mo merespons komentar tersebut dengan gaya khasnya yang lugas namun tetap berkelas.
Ia membuka balasan dengan menyinggung fakta bahwa akun yang mengomentarinya ternyata tidak memiliki satu pun pengikut.
"@adamsitorus88 eeeeh ada yang 0 followers yang ngikutin semua kegiatan gue," tulis Agnez Mo, menyiratkan keheranannya terhadap akun anonim yang begitu detail mengikuti aktivitasnya.
Balasan ini langsung menuai reaksi warganet lain yang menilai Agnez Mo berhasil membalikkan situasi tanpa harus terpancing emosi berlebihan.
Mengingatkan Prestasi yang Tak Bisa Diabaikan
Dalam lanjutan responsnya, Agnez Mo seolah mengajak sang pengomentar untuk mengingat kembali sejumlah pencapaian yang telah ia raih di Singapura.
Penyanyi kelahiran Jakarta, 1 Juli 1986 ini menegaskan bahwa kiprahnya di Negeri Singa bukan sekadar singgah tanpa makna.
"Dan lupa kalo ada wax figure gue di Singapura dan ada events sama Singapore tourism board," ungkap Agnez Mo, merujuk pada fakta bahwa dirinya memiliki patung lilin di Madame Tussauds Singapura serta keterlibatan dalam berbagai acara resmi bersama Singapore Tourism Board.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa eksistensinya di kancah internasional bukan sekadar klaim, melainkan didukung oleh pengakuan nyata.
Pesan Penutup untuk Para Hater
Sebagai penutup, Agnez Mo menyampaikan pesan yang terdengar ringan, namun sarat makna. Ia mengingatkan agar warganet lebih berhati-hati sebelum melontarkan komentar bernada kebencian, terutama tanpa dasar yang jelas.
"Haloooo min, kalau mau hate, mikir-mikir dulu. Ntar kalo orang or I start comparing my life with your life, kena mental loh," tulisnya.
Respons tersebut kembali menegaskan karakter Agnez Mo yang memilih menghadapi kritik dengan kepercayaan diri, tanpa kehilangan sentuhan humor dan sindiran halus yang justru membuat pesannya semakin kuat.
Tag
Baca Juga
-
4 Ide OOTD Outerwear ala Jeongyeon TWICE untuk Daily Look Lebih Modis!
-
Maia Estianty Open House Saat Lebaran, Sajian Ini Curi Perhatian!
-
4 Inspirasi Outfit Jaket ala Ian Hearts2Hearts, Youthful dan Trendy Abis!
-
4 Outfit Hangout ala Chaeryeong ITZY, Effortless tapi Tetap Standout!
-
Setelah Rich Man, aespa Targetkan Comeback Mei Mendatang!
Artikel Terkait
-
Disebut 'Flop' di Singapura, Agnez Mo Skakmat Hater: Ntar Kena Mental Loh
-
Tegas Lawan Pelecehan Daring, Agensi Hyeri Pastikan Proses Hukum Berjalan
-
Bukan Minta Royalti Dibayar, Ari Bias Tuntut Ganti Rugi ke Holywings
-
Selain Devano, 6 Artis Indonesia Ini Rela Ganti Nama Panggung Demi Hoki dan Citra Baru
-
Gokil! Fuji Masuk Daftar Wanita Tercantik di Dunia 2025, Kalahkan Syifa Hadju hingga Agnez Mo
Entertainment
-
Frieren Season 2 Hampir Tamat, Kenapa Semua Orang Menangis?
-
ADOR Gugat 43 Miliar Won, Danielle Tuduh Proses Sidang Rugikan Kariernya
-
Setelah Reply 1988, Drakor Goblin Juga Rayakan Reuni Anniversary 10 Tahun
-
Kim Nam Gil Debut Jadi Penyanyi, Rilis Single Rock Perdana Running To You
-
IVE Perluas Tur Dunia "SHOW WHAT I AM," Siap Guncang Amerika dan Asia
Terkini
-
Kisah Jessica dan Yusuf yang Awkward di Film Taaruf Enak Kali Ya?
-
Harga Emas Turun Lagi, Harus Panik atau Santai Saja?
-
Review Serial Rooster: Komedi Hangat Steve Carell di Kampus Liberal Arts
-
Standar Sosial dan Keterbatasan: Benarkah Uang Membatasi Cara Kita Bahagia?
-
Kebrutalan Era Dinasti Joseon 1506 di Novel A Crane Among Wolves