Hayuning Ratri Hapsari | Yas Julia
Poster Film Antara Mama, Cinta dan Surga (Instagram/amcs.bahasacintanommensen)
Yas Julia

Konflik antara impian pribadi dan harapan keluarga selalu jadi tema yang dekat dengan kehidupan banyak orang. Film Antara Mama, Cinta, dan Surga mengangkat pergulatan itu dengan latar budaya Batak yang kental, menghadirkan cerita tentang pilihan hidup, iman, dan cinta yang tidak selalu berjalan searah.

Sinopsis Antara Mama, Cinta, dan Surga

Film ini berfokus pada sosok Bernard, anak bungsu dari keluarga Batak yang sejak kecil sudah diarahkan untuk mengikuti jejak yang dianggap “paling aman” oleh keluarganya, menjadi Pegawai Negeri Sipil. Bagi keluarganya, terutama sang mama, masa depan cerah identik dengan pekerjaan tetap, status jelas, dan kehidupan yang stabil. Bernard pun tumbuh dengan ekspektasi besar yang seolah sudah digariskan untuknya.

Namun, setelah menyelesaikan pendidikan kuliahnya, hidup Bernard mulai berubah. Ia mengalami serangkaian mimpi tentang Nommensen yang mengguncang batinnya. Mimpi itu bukan sekadar bunga tidur, melainkan panggilan yang perlahan terasa nyata, sebuah dorongan kuat untuk menjadi pendeta dan mengabdikan hidupnya pada pelayanan.

Keinginan itu tentu saja tidak mudah diterima keluarga. Di tengah tradisi dan nilai yang dijunjung tinggi, keputusan Bernard dianggap sebagai langkah yang berisiko. Konflik paling besar datang dari sang Mamak, yang merasa segala rencana masa depan anaknya runtuh begitu saja. Baginya, menjadi PNS adalah simbol keberhasilan dan kebanggaan keluarga. Sementara pilihan Bernard untuk menjadi pendeta dianggap terlalu jauh dari harapan yang sudah lama dibangun.

Di sinilah film Antara Mama, Cinta, dan Surga mulai memperlihatkan kekuatannya. Cerita tidak hanya menampilkan pertentangan antara anak dan orang tua, tetapi juga memperlihatkan bagaimana cinta dalam keluarga bisa berubah menjadi tekanan ketika tidak diiringi dengan pemahaman.

Tak hanya soal keluarga, Bernard juga dihadapkan pada kisah cintanya dengan Anindita. Hubungan mereka diuji oleh ketidakpastian masa depan dan keputusan besar yang harus diambil Bernard. Anindita berada di posisi yang tidak mudah, mendukung pria yang dicintainya, tetapi juga harus realistis dengan konsekuensi dari pilihan hidup tersebut.

Bernard pun terjepit di antara tiga hal besar dalam hidupnya, iman, cinta, dan kewajiban terhadap keluarga. Ia harus memilih jalan yang bukan hanya menentukan masa depannya sendiri, tetapi juga memengaruhi orang-orang yang ia sayangi. Apakah ia akan mengikuti panggilan hatinya? Ataukah ia memilih jalan yang dianggap paling aman demi membahagiakan keluarganya?

Daftar Pemain Antara Mama, Cinta, dan Surga 

Deretan pemain dalam film Antara Mama, Cinta, dan Surga juga menjadi daya tarik tersendiri. 

  • Aldy Maldini sebagai Bernard
  • Anneth Delliecia sebagai Anindita
  • Dharty Manullang sebagai Mamak
  • Cok Simbara
  • Novia Situmeang
  • Joe Project
  •  Dorman Manik
  •  Rany Simbolon
  • Tabitha Napitupulu
  •  Dominique Sanda

Jadwal Tayang dan Jajaran Produksi

Film ini diproduksi oleh PIM Pictures dan digarap langsung oleh Agustinus Sitorus yang juga bertindak sebagai produser sekaligus sutradara. Naskahnya ditulis oleh Agustinus Sitorus bersama Endik Koeswoyo, menghadirkan cerita yang emosional sekaligus reflektif.

Dijadwalkan tayang mulai 19 Februari 2026, film ini berpotensi menjadi tontonan yang menyentuh hati, terutama bagi mereka yang pernah atau sedang berada di persimpangan antara harapan keluarga dan suara hati sendiri.