Pengadilan sudah resmi menerbitkan putusan yang memenangkan gugatan dari sembilan member boy band The Boyz mengenai penangguhan kontrak eksklusif mereka dengan agensi mereka, One Hundred Label.
Pengadilan resmi menerima permohonan penangguhan kontrak eksklusif tersebut, yang sekaligus menjadi tanda berakhirnya kerja sama profesional antara kedua belah pihak setelah konflik yang berkepanjangan.
"Pengadilan memberikan konfirmasi bahwa kontrak eksklusif antara artis dan One Hundred Label sudah diputus secara sah dan tidak lagi dapat berlaku," ungkap pengacara Kim Mun-hui dari firma hukum Yulchon seperti dilansir dari Korea JoongAng Daily pada Jumat (24/4/2026).
Sembilan dari 10 member The Boyz, Sangyeon, Jacob, Younghoon, Hyunjae, Juyeon, Kevin, Q, Sunwoo, dan Eric sebelumnya sempat terlibat dalam konflik dengan agensi tersebut.
Pemicu utamanya yakni sebuah klaim bahwa mereka belum mendapatkan pembayaran pendapatan (settlement) sejak Juli 2025.
Pihak One Hundred Label bahkan telah berusaha membela diri dengan memberikan argumen mereka bahwa biaya kontrak yang sudah dibayarkan kepada para artis adalah uang muka yang diperhitungkan dengan pendapatan di masa depan.
Namun, hakim langsung menolak argumen tersebut.
Hal itu dilandaskan pada kegagalan agensi untum memenuhi kewajiban, mulai dari pembayaran settlement, menyediakan data akuntansi yang transparan, serta kecerobohan dalam manajemen pendukung serta perlindungan artis.
Meski putusan sudah resmi keluar, para member tetap memberikan komitmen mereka untuk meneruskan jadwal yang sudah disepakati sebelumnya, termasuk konser Inter-Zection yang akan dilaksanakan tiga hari pada 24 hingga 25 April.
Posisi One Hundred Label kini kian terpojok. Selain kalah di pengadilan, agensi itu juga tengah menghadapi sengketa dengan perusahaan Knowmerce mengenai hak siar konser.
Pihak Knowmerce sudah melakukan pengembalian dana kepada pembeli tiket pekan lalu usai agensi tersebut secara sepihak mengalihkan penjualan tiket ke tempat lain.
The Boyz resmi di bawah One Hundred Label pada akhir 2024 setelah keluar dari IST Entertainment. Kasus ini menjadi kasus lainnya dari One Hundred Label, setelah kasus EXO-CBX (Chen, Baekhyun, dan Xiumin).
Mereka juga sudah menghentikan kontrak dengan anak perusahaan label itu, INB100, pada 10 April.
Baca Juga
-
Sukses Besar! Sutradara Mengaku Sudah Siapkan Naskah Sekuel Film Hope
-
Review Insidious Out of the Further, Bumbu Baru yang Buat Penonton Bingung
-
Salip Moving, Made in Korea Jadi Drama Korea Termahal dengan Bujet Rp911 M
-
Sibuk World Tour, BTS Diincar Jadi Line-up Coachella 2027!
-
5 Pilihan Film Bioskop Pekan Ini, Temukan Tontonan Seru Akhir Pekanmu di Sini!
Artikel Terkait
Entertainment
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027
-
Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
Terkini
-
Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial
-
Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu
-
5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan
-
Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?
-
Suicide Awareness Month: 5 Novel yang Mengajarkan Pentingnya Support System