Film biopik Michael Jackson bertajuk Michael langsung tancap gas di debut penayangannya. Film ini dengan cepat menguasai box office domestik Amerika Utara, menyingkirkan film-film lain dari puncak perolehan harian.
Mengutip dari Deadline pada Minggu (26/4/2026), film Michael telah meraup sekitar 39,5 juta dolar AS hanya dalam sehari, dan diproyeksikan bisa mencapai 95 hingga 100 juta dolar AS sepanjang akhir pekan pembuka.
Di luar Amerika Utara, pendapatan film ini juga tak kalah besar. Dari 82 negara, film ini meraih sekitar 111,4 juta dolar AS (belum termasuk Korea Selatan dan Jepang). Jika digabungkan, total pendapatan globalnya sudah mencapai sekitar 206,4 juta dolar AS di akhir pekan pembuka.
Jika proyeksi itu tercapai, Michael akan melampaui rekor pembukaan yang sebelumnya dipegang Bohemian Rhapsody (2018) dan Straight Outta Compton (2015). Ini menempatkan film tentang Michael Jackson tersebut sebagai salah satu debut terbesar dalam genre biopik musik.
Di balik performa impresif ini, ada taruhan besar yang dipasang studio. Michael diproduksi dengan anggaran mencapai sekitar 155 juta dolar AS. Besarnya biaya tersebut dipengaruhi oleh mahalnya lisensi lagu-lagu Michael Jackson, serta kebutuhan produksi untuk merekonstruksi panggung konser dengan skala megah.
Tak hanya itu, proses produksinya juga sempat menghadapi kendala di tahap akhir. Bagian ketiga film harus mengalami perubahan signifikan setelah materi yang sudah dibuat dinilai tidak bisa digunakan.
Awalnya, segmen tersebut menyinggung kasus hukum tahun 1993 yang pernah menjerat Michael Jackson terkait tuduhan pelecehan anak.
Namun setelah proses syuting selesai, tim produksi menemukan adanya klausul dalam kesepakatan hukum terdahulu yang melarang pihak tertentu untuk ditampilkan atau bahkan disebut dalam karya film maupun televisi.
Kondisi ini memaksa pembuat film melakukan penyesuaian ulang, yang kabarnya juga berdampak pada tambahan biaya produksi.
Cerita film ini sendiri difokuskan pada fase penting dalam hidup Jackson, dimulai dari masa awalnya bersama Jackson 5 hingga mencapai puncak popularitas pada era Bad Tour tahun 1988.
Bagian ini juga menyoroti momen ketika ia mulai melepaskan diri dari pengaruh kuat sang ayah dalam urusan manajemen karier. Dengan rentang waktu tersebut, film lebih menitikberatkan pada proses pembentukan identitas Michael sebagai musisi sekaligus performer kelas dunia.
Jaafar Jackson (keponakan kandungnya) dipercaya memerankan sang King of Pop itu. Pilihan casting ini jadi salah satu daya tarik utama, karena Jaafar dinilai mampu menghadirkan gestur, suara, hingga aura panggung yang mengingatkan pada sosok asli Michael Jackson.
Jajaran pemain film ini juga ada Colman Domingo (Rustin, Sing Sing) sebagai Joe Jackson, Nia Long (Love Jones, The Best Man) sebagai Katherine Jackson, Miles Teller (Top Gun: Maverick, Whiplash) sebagai John Branca, serta Laura Harrier (Spider-Man: Homecoming, BlacKkKlansman) sebagai Suzanne de Passe.
Selain itu, ada Larenz Tate (Menace II Society, Love Jones) memerankan Berry Gordy, Jessica Sula (Split, Skins) sebagai La Toya Jackson, Liv Symone (Power Book III: Raising Kanan, The Girls on the Bus) sebagai Gladys Knight, Kevin Shinick (Robot Chicken, MAD), dan masih banyak lagi.
Baca Juga
-
Netflix Rilis Trailer The Gentlemen Season 2, Siap Tayang 3 September
-
Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027
-
Dituding Palsukan Kehamilan, Anne Hathaway Beri Balasan Menohok
-
3 Hari Tayang, Film The Last House Melesat Puncaki Top 10 Netflix Global
-
Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James
Artikel Terkait
-
Review Film Michael: Potret Intim Perjuangan Sang Legenda Musik yang Memukau Dunia
-
Film Terbaru Doraemon Berhasil Kuasai Box Office Jepang 6 Pekan Berturut
-
Rekomendasi Film & Serial Catchplay+ Maret 2026, Dari Misteri Korea hingga Adaptasi Stephen King
-
Apresiasi The King's Warden: Film Sejarah Korea yang Sukses Memukau di Box Office
-
Transformasi Naya Anindita: Dulu Mengawal Mata Najwa, Kini Merajai Box Office
Entertainment
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober
Terkini
-
Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan
-
Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026
-
Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?
-
Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan