Ajang tahunan Kodansha Manga Awards kembali menjadi sorotan para penggemar manga di seluruh dunia. Memasuki penyelenggaraan ke-50, penghargaan bergengsi dari penerbit Jepang Kodansha ini resmi mengumumkan para pemenang terbaik tahun 2026.
Kodansha Manga Awards sendiri merupakan salah satu penghargaan manga paling prestisius di Jepang yang telah berlangsung sejak 1977. Setiap karya pemenang akan mendapatkan sertifikat, patung perunggu, serta hadiah uang tunai. Untuk kategori shonen dan shojo, pemenang menerima 2 juta yen, sedangkan kategori general memperoleh 1 juta yen.
Berikut daftar manga terbaik versi Kodansha Manga Awards 2026.
Best Shonen Manga – Gachiakuta
Kategori Best Shonen Manga tahun ini dimenangkan oleh Gachiakuta, karya Kei Urana dengan kontribusi graffiti art dari Hideyoshi Ando. Manga ini sebelumnya sempat masuk nominasi pada 2023 dan 2024 sebelum akhirnya berhasil membawa pulang penghargaan utama tahun ini.
Gachiakuta diterbitkan di Weekly Shonen Magazine milik Kodansha dan dikenal karena gaya visualnya yang unik serta atmosfer dystopian yang gelap. Ceritanya mengikuti Rudo, remaja dari kelompok masyarakat bawah bernama "Tribesfolk" yang hidup di daerah kumuh bernama The Sphere, sebuah kota melayang di atas awan.
Rudo dipandang rendah karena berasal dari kalangan miskin dan juga dicap sebagai anak seorang pembunuh. Hidupnya berubah drastis ketika ia dijebak atas pembunuhan ayah angkatnya, Regto. Akibat tuduhan tersebut, Rudo dibuang ke The Pit, tempat pembuangan sampah raksasa yang diyakini tidak memiliki jalan keluar.
Namun, di sanalah petualangan sebenarnya dimulai. Rudo harus bertahan hidup di dunia penuh monster sampah sambil mengungkap konspirasi besar yang terjadi di masyarakat atas.
Popularitas Gachiakuta semakin meningkat setelah adaptasi anime produksi Bones Film tayang pada Juli hingga Desember 2025. Season kedua anime tersebut juga sudah diumumkan.
Best Shojo Manga – Re-Living My Life with a Boyfriend Who Doesn't Remember Me
Untuk kategori Best Shojo Manga, penghargaan jatuh kepada Re-Living My Life with a Boyfriend Who Doesn't Remember Me karya Eiko Mutsuhana, Yugiri Aika, dan Gin Shirikawa.
Manga romantis fantasi ini mengangkat kisah Oriana, seorang gadis yang hidup bahagia di sekolah sihir bersama kekasihnya, Vincent. Namun, kehidupan mereka berubah tragis ketika keduanya meninggal secara misterius pada usia 17 tahun.
Tak lama setelah kematiannya, Oriana terbangun kembali dengan membawa seluruh ingatan masa depan. Ia pun bertekad menyelamatkan Vincent dan mengubah takdir mereka. Sepuluh tahun kemudian, Oriana kembali bertemu Vincent di sekolah sihir yang sama. Sayangnya, Vincent tidak mengingat dirinya sama sekali.
Situasi tersebut membuat hubungan mereka terasa canggung. Oriana terus mencoba mendekati Vincent meski sering dianggap aneh karena terlalu perhatian. Dari sinilah cerita berkembang menjadi drama romantis yang dipenuhi penyesalan, kesempatan kedua, dan perjuangan memperbaiki masa lalu.
Manga ini sebelumnya juga sempat masuk nominasi pada 2025.
Best General Manga – The Darwin Incident
Terakhir, kategori Best General Manga dimenangkan oleh The Darwin Incident karya Shun Umezawa. Manga ini sebelumnya juga sempat menjadi nominasi pada 2023 dan 2024 sebelum akhirnya berhasil menang tahun ini.
The Darwin Incident mengusung tema science fiction dan psychological drama yang cukup berat. Ceritanya dimulai ketika organisasi ekstrem pembela hak hewan bernama Animal Liberation Alliance menyerbu sebuah laboratorium penelitian dan menyelamatkan seekor simpanse hamil.
Dari simpanse tersebut lahirlah Charlie, makhluk langka hasil persilangan manusia dan simpanse yang disebut "humanzee". Charlie kemudian dibesarkan oleh keluarga manusia dan tumbuh dengan kemampuan fisik luar biasa.
Saat berusia 15 tahun, Charlie mulai menjalani kehidupan sebagai siswa SMA dan berteman dengan seorang gadis cerdas namun tertutup bernama Lucy Eldred. Namun, kehidupannya tidak pernah benar-benar tenang. Ia harus menghadapi diskriminasi, ketakutan masyarakat, hingga konflik moral terkait keberadaannya sebagai makhluk setengah manusia.
Di sisi lain, organisasi ekstremis dan berbagai institusi kuat berusaha memanfaatkan keberadaan Charlie demi kepentingan masing-masing.
Adaptasi anime The Darwin Incident produksi Bellnox Films juga telah tayang pada Januari hingga April 2026.
Baca Juga
-
ADOR Buka Suara soal Gugatan Plagiarisme Lagu How Sweet Milik NewJeans
-
Lampaui 3 Juta Penonton, Salmokji jadi Film Horor Korea Terlaris Kedua
-
Studio Ghibli Resmi Menerima Penghargaan Bergengsi Setara Nobel di Spanyol
-
Era Baru Dimulai, Anime The Ghost in the Shell Resmi Umumkan Tayang 7 Juli
-
Kyoto Animation Garap Film Anime The Credits Roll Into The Sea, Tayang 2027
Artikel Terkait
Entertainment
-
ADOR Buka Suara soal Gugatan Plagiarisme Lagu How Sweet Milik NewJeans
-
Lampaui 3 Juta Penonton, Salmokji jadi Film Horor Korea Terlaris Kedua
-
Studio Ghibli Resmi Menerima Penghargaan Bergengsi Setara Nobel di Spanyol
-
Sinopsis The Honest Realtor, Film Komedi Dibintangi Tomohisa Yamashita
-
Era Baru Dimulai, Anime The Ghost in the Shell Resmi Umumkan Tayang 7 Juli
Terkini
-
Triangle of Sadness: Film yang Mengungkap Kerapuhan Struktur Sosial Manusia
-
Lebih Dekat dengan Sang Pencipta dalam Syahdu-nya Seni Merayu Tuhan
-
Jam Tangan Casio AQ-240 Resmi Meluncur: Desain Vintage, Harga Bersahabat
-
Dari Murah ke Flagship, Ini 8 Tablet Xiaomi Terbaik 2026
-
Istilah Guru Honorer Dihapus, Bisakah PPPK Paruh Waktu Menjadi Solusi?