Manga GIGANT karya Hiroya Oku, kreator di balik serial populer GANTZ, resmi mendapatkan adaptasi film anime layar lebar. Pengumuman ini disampaikan oleh K2 Pictures dalam ajang Cannes International Film Festival dan langsung menarik perhatian penggemar anime di seluruh dunia.
Proyek ini akan menjadi film animasi pertama yang diproduksi oleh K2 Pictures. Studio tersebut sebelumnya juga dikenal tengah menggarap adaptasi live-action Look Back karya Tatsuki Fujimoto yang dijadwalkan rilis pada 2026. Meski detail seperti jadwal tayang, staf produksi, maupun pengisi suara masih dirahasiakan, pengumuman adaptasi GIGANT sudah cukup membuat antusiasme penggemar meningkat tajam.
GIGANT merupakan manga bergenre sci-fi action dengan sentuhan romansa dan elemen dewasa yang pertama kali terbit di majalah Big Comic Superior milik Shogakukan pada Desember 2017. Serial ini berakhir pada September 2021 dengan total 10 volume tankobon. Secara internasional, manga tersebut juga diterbitkan dalam bahasa Inggris oleh Seven Seas Entertainment.
Cerita GIGANT berfokus pada Rei Yokoyamada, seorang siswa SMA yang bercita-cita menjadi pembuat film. Rei hidup biasa saja hingga suatu hari ia bertemu dengan Papico atau Chiho Johansson, seorang aktris film dewasa yang tinggal di lingkungan tempat tinggalnya. Pertemuan mereka berubah menjadi awal dari kejadian supernatural aneh ketika Papico memperoleh kemampuan untuk berubah menjadi raksasa setelah mengalami insiden misterius.
Kemampuan Papico tidak hanya membuatnya menjadi sosok raksasa layaknya kaiju, tetapi juga menyeretnya ke dalam berbagai konflik berbahaya yang mengancam kota Tokyo. Bersama Rei, Papico kemudian berusaha melindungi orang-orang yang ia sayangi dari ancaman makhluk misterius dan fenomena aneh yang mulai bermunculan di seluruh dunia.
GIGANT dikenal sebagai karya yang memadukan konsep sci-fi liar khas Hiroya Oku dengan drama emosional dan kritik sosial. Dalam cerita, dunia mulai kacau setelah muncul program misterius yang mampu mengabulkan permintaan manusia secara acak. Permintaan tersebut sering kali berubah menjadi bencana absurd, mulai dari hujan benda aneh dari langit, skandal publik, hingga kehancuran besar yang mengancam umat manusia.
Papico yang memiliki kekuatan raksasa akhirnya menjadi salah satu harapan utama untuk menghentikan kekacauan tersebut. Hubungan emosional antara Papico dan Rei juga menjadi salah satu daya tarik utama manga ini, karena di balik aksi dan visual spektakuler, cerita mereka berkembang menjadi kisah cinta yang cukup menyentuh.
Bagi penggemar karya Hiroya Oku, pengumuman ini tentu terasa spesial. Nama Oku sudah lama dikenal sebagai kreator manga dengan ide unik dan pendekatan cerita yang berani. Selain GANTZ, ia juga sukses lewat manga Inuyashiki yang sebelumnya telah diadaptasi menjadi anime dan film live-action.
Popularitas GIGANT sendiri cukup besar selama masa serialisasinya. Pada Juli 2020, manga ini dilaporkan telah memiliki lebih dari satu juta kopi beredar, dan jumlah tersebut meningkat menjadi 1,2 juta kopi pada akhir tahun yang sama. Kesuksesan tersebut menjadi salah satu alasan kuat mengapa adaptasi anime akhirnya diwujudkan.
Penggemar juga menaruh harapan tinggi terhadap kualitas film ini karena K2 Pictures tampaknya ingin menjadikan GIGANT sebagai proyek ambisius pertamanya di dunia animasi.
Selain itu, pengumuman ini kembali menghidupkan pembicaraan mengenai adaptasi karya Hiroya Oku secara umum. Anime GANTZ yang tayang lebih dari 20 tahun lalu memang sempat menjadi fenomena karena kontennya yang brutal dan penuh kejutan, meski adaptasinya kala itu tidak sepenuhnya mengikuti manga asli. Waralaba tersebut kemudian melahirkan beberapa film live-action dan film CGI GANTZ:O pada 2016.
Kini, lewat GIGANT, penggemar berharap Hiroya Oku kembali menghadirkan pengalaman sci-fi yang unik sekaligus spektakuler di bioskop. Walaupun informasi lebih lanjut mengenai tanggal rilis masih belum diumumkan, proyek ini sudah menjadi salah satu adaptasi anime yang paling dinantikan.
Baca Juga
-
4 Light Novel Diadaptasi Anime, Ada Misteri Sains hingga Enemies-to-lovers
-
We Are Aliens Raih Grand Prize di OIAF, Kadowaki Jadi Sutradara Termuda
-
The Assassin(s) Batalkan Seluruh Agenda BIFF 2026 di Tengah Kontroversi
-
Netflix Pastikan KPop Demon Hunters 2 Akan Tayang Lebih Dulu di Bioskop
-
TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri
Artikel Terkait
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Film Witch on the Holy Night Ungkap Visual Karakter dan Pengisi Suara Utama
-
Anime Prekuel Gundam SEED FREEDOM ZERO Resmi Diumumkan Tayang di Bioskop
-
Studio Ghibli Resmi Tunjuk Kenichi Yoda sebagai Presiden Baru Mulai Juni
-
Live Action BLUE LOCK Rilis Visual 20 Karakter Utama Jelang Tayang Agustus
Entertainment
-
Sinopsis Sunshine through the Rain, Dracin Terbaru Yang Chao Yue dan Winwin
-
Sinopsis Drama One of a Kind Romance: Kisah Cinta Artis dan Asisten
-
Fakta SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Lagi Curi Perhatian
-
Sinopsis Tsuma wo Intai Shimasu, Drama Terbaru Asahi Nao dan Shinkawa Yua
-
4 Light Novel Diadaptasi Anime, Ada Misteri Sains hingga Enemies-to-lovers
Terkini
-
Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan
-
Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?
-
Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri
-
35 Tahun Puasa Gelar, Timnas Indonesia Selangkah Lagi Raih Trofi
-
Seni Menghargai Ketenangan Diri, Lebih Berani Berkata Tidak pada Banyak Hal