Sekar Anindyah Lamase | Raysazahra A.M
Film The Blair Witch Project (Haxan Films)
Raysazahra A.M

Lionsgate resmi mengumumkan bahwa franchise horor klasik The Blair Witch Project akan kembali ke layar lebar. Studio tersebut menjadwalkan perilisan film terbarunya pada 24 September 2027.

Proyek ini melibatkan para kreator film orisinal, yakni Eduardo Sánchez, Daniel Myrick, dan Gregg Hale. Dua pemeran dari film pertama, Joshua Leonard dan Michael C. Williams, bahkan juga ikut bergabung.

Namun, Heather Donahue, yang menjadi salah satu bintang utama film 1999 tersebut, tidak ambil bagian dalam proyek baru ini.

Terungkap ia sempat menerima tawaran kerja sama, tetapi merasa beberapa ketentuan yang diajukan menimbulkan pertanyaan terkait hak, penggunaan identitas dan suaranya di masa depan, kebebasan berbicara, serta kompensasi.

Film tersebut disutradarai Dylan Clark berdasarkan naskah karya Chris Thomas Devlin. Hingga kini, Lionsgate masih merahasiakan detail cerita dari film terbaru itu.

Sebelumnya, bos Lionsgate Adam Fogelson menyebut proyek tersebut sebagai "visi baru untuk Blair Witch" yang akan memperkenalkan kembali kisah horor klasik itu kepada generasi penonton baru.

Dirilis pada 1999, The Blair Witch Project menjadi salah satu film yang mempopulerkan subgenre found footage. Film garapan Eduardo Sánchez dan Daniel Myrick itu dibuat dengan budget yang relatif kecil, tetapi berhasil menjadi fenomena global dengan pendapatan mencapai US$248,6 juta di seluruh dunia.

The Blair Witch Project mengikuti tiga mahasiswa film bernama Heather, Mike, dan Josh yang pergi ke Burkittsville, Maryland, untuk membuat film dokumenter mengenai legenda lokal bernama Blair Witch.

Dalam upaya mereka menggali kisah tersebut, ketiganya mewawancarai sejumlah penduduk setempat dan mendengar berbagai cerita menyeramkan yang telah lama menyelimuti hutan di kawasan itu.

Perjalanan mereka kemudian membawa ketiganya semakin jauh ke dalam hutan. Berbagai tanda aneh mulai bermunculan, mulai dari suara-suara misterius pada malam hari hingga simbol-simbol ganjil yang membuat mereka perlahan menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres.

Situasi menjadi semakin mencekam ketika mereka kesulitan menemukan jalan keluar dan mulai mempertanyakan apa yang sebenarnya mengintai di sekitar mereka.

Film ini juga mendapat sambutan positif dari para kritikus dan kerap masuk dalam daftar film found footage terbaik. Penulis horor Stephen King bahkan pernah menyebut The Blair Witch Project sebagai salah satu film paling menyeramkan yang pernah ia tonton karena atmosfer mencekam yang dibangun secara perlahan hingga bagian akhirnya.

Popularitas film tersebut kemudian melahirkan sejumlah sekuel. Book of Shadows: Blair Witch 2 yang dirilis pada 2000 dan Blair Witch pada 2016 sama-sama mencatat keuntungan di box office, tetapi gagal menyamai kesuksesan yang diraih film pertamanya.